image

Anjasara Wahyu Siap Taklukan Tantangan New Agya FFA

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | 20 October 2018

SPORTKU.COM

Setelah resmi tidak lagi menggunakan Etios Valco sebagai pacuan di kelas F Kejurnas Slalom. Anjasara angkat bicara terkait hal tersebut.

Menurut peslalom yang tahun lalu meraih predikat Juara Nasional Kelas A Slalom, dengan bergantinya mobil yang ia gunakan, merupakan sebuah tantangan yang harus ia taklukan. Terlebih, model tersebut memang tengah dalam pengembangan yang terus dilakukan agar mencapai progres yang sempurna. Meskipun baru diturunkan dalam dua seri, namun Anjasara tidak gentar untuk menjinakan New Agya.

"Jadi ini tantangan. Setelah Etios Valco dipensiunkan, ada New Agya 1.200 yang baru kita turunkan di seri keempat di Cianjur. Ya namanya bikin mobil dari nol, kita ada kendala di sektor ECU yang menurut saya ini kan mobil standar dan kita upgrade, di mana computer standar harus kita upgrade juga agar bisa loss limiter, dan kemarin juga ada beberapa kendala seperti mesin mati saat kondisi idle," buka Anjas kepada SPORTKU.

Selain sistem ECU yang masih terus diperhatikan, sektor suspensi juga menurut peslalom berkacamata ini masih belum maksimal. Meskipun berhasil menghantarkan dirinya meraih podium pertama di kelas F saat putaran keempat lalu, tapi menurut Anjas, hal tersebut masih belum membuat dirinya puas dengan performa suspensi tersebut.

"Kemudian juga suspensi. Suspensi kemarin juga sebenarnya belum maksimal. Di mana grip di depan masih belum mendapat grip yang maksimal. Itu juga sudah kita setting ulang saat latihan di Jakarta dan di Karawang beberapa waktu lalu. Semoga pas balapan, hasilnya lebih bagus dari kemarin," tambah Anjas.

Meskipun pengembangan sebelum balap terus dilakukan, namun bagi peslalom yang tengah sibuk dengan motor RX King ini, settingan yang terbaik baru akan terjadi saat mobil tersebut di turunkan di atas lintasan balap. Ini dikarenakan komparasi yang dilakukan, tidak sesama rekan satu tim, melainkan terhadap rival-rival yang memang sudah siap bertarung di arena balap.

"Ini sudah bisa dibilang 80 persen, tinggal 20 persennya kita cari di balapan. Kalau misalkan kita latihan, itu kita melakukan komparasinya terhadap kita-kita saja (antar peslalom Toyota Team Indonesia), cuma kan 20 persennya kita studi di balapan. Karena tantangannya adalah dengan mesin 1.200 cc, kita harus bisa sekompetitif mungkin dengan lawan yang menggunakan mobil bermesin 1.500 cc," bebernya.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | 20 October 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Harapan Mahindra Racing di Meksiko

Harapan Mahindra Racing di Meksiko

FORMULA E
Felipe Nasr Gantikan Maximilian Gunther

Felipe Nasr Gantikan Maximilian Gunther

FORMULA E
Target HWA di Eprix Meksiko

Target HWA di Eprix Meksiko

FORMULA E
Prediksi Charles Leclerc di 2019

Prediksi Charles Leclerc di 2019

FORMULA 1

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company