image

Pebalap Indonesia Didiskualifikasi dari ATC Jepang

Text : Suhartono | 21 October 2018

SPORTKU.COM

Pebalap Indonesia tampil buruk di Seri 5 Asia Talent Cup (ATC) 2018 yang berlangsung di Sirkuit Motegi, Jepang, 20-21 Oktober.

Selain menjadi tuan rumah MotoGP, Sirkuit Motegi juga sekaligus menggelar balapan ATC. Para pebalap muda binaan Astra Honda Motor (AHM) tampil buruk. Afridza Syach Munandar, Mario Suryo Aji, M Adenanta Putra, Muhammad Agung Fachrul, dan Lucky Hendriansya belum mampu memberikan hasil memuaskan.

Berusaha untuk tampil maksimal di sirkuit yang memiliki panjang lintasan 4,8 kilometer ini, keempat pebalap muda Indonesia tersebut justru menemukan berbagai tantangan yang sulit. Perjuangan mereka selama balapan di dua race yang disajikan tidak mampu menghasilkan raihan podium.

Pada Race 1 yang digelar Jumat (19/10), Lucky Hendriansya yang memiliki pengalaman balapan di Sirkuit Motegi pada ATC tahun lalu, menyelesaikan balapan pada posisi ke-5. Sementara itu, Mario Suryo Aji yang memulai jalannya balapan dari posisi pertama, tidak dapat menyelesaikan jalannya balapan karena mengalami low side saat balapan berjalan 6 lap.

Memasuki Race 2 yang diselenggarakan pada Sabtu (20/10), jalannya balapan semakin ketat. Dua pebalap AHM dapat finish di posisi 10 besar. Di mana pebalap M. Adenanta Putra finish di posisi keenam diikuti M. Agung Fachrul yang finish di posisi kedelapan.

Baca Juga
Baksos MBI Ride to Care, Ajak Ratusan Anak Yatim Sambangi Ocean Dream Samudra Ancol

Sejak dimulainya Race 2, pebalap Indonesia dapat melakukan start dengan baik. Tunggangi Honda NSF250R, keempat rider dapat masuk posisi 10 besar. Namun saat memasuki lap kedua, terjadi crash di tikungan akhir. Afridza mengalami high side dan tiga rider di belakangnya pun tidak dapat menghindar, salah satunya Mario Suryo Aji. Mario sudah melakukan pengereman, namun dirinya tetap tidak bisa menghindar.

“Sungguh minggu yang mengecewakan bagi saya. Saya akan ambil seluruh pelajaran yang saya dapatkan di seri ini dan kembali dengan lebih kuat di seri Sepang,” ujar Mario.

Sementara Lucky Hendriansya yang sejak awal jalannya balapan berada di rombongan depan, harus terkena bendera hitam alias didiskualifikasi di lap ketujuh ketika dirinya sedang memimpin jalannya balap. Di tengah perjuangannya dalam mempertahankan posisi utama, Lucky tidak menyadari saat panitia balap memberi peringatan rider through di papan pit karena dirinya telah melakukan jump start.

“Mohon maaf saya melakukan kesalahan yang cukup fatal pada Race 2. Tidak menyadari adanya jump start karena tengah fokus untuk tampil terbaik di persaingan top group. Saya akan menjadikan hal ini sebagai pelajaran yang sangat berharga buat saya," ujar Lucky.

Baca Juga
Grand Final Kejurnas Powertrack 2018 Sambangi Bali
Kompak, Para Pebalap Lelang Helm Untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu

Text : Suhartono | 21 October 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Indoclub Kembali ke Gery Mang

Indoclub Kembali ke Gery Mang

ROAD RACE
Daytona Fokus di Indoclub Championship

Daytona Fokus di Indoclub Championship

ROAD RACE
Busi Brisk Konsisten Dukung Indoclub

Busi Brisk Konsisten Dukung Indoclub

ROAD RACE
Dovizioso Juara MotoGP Qatar

Dovizioso Juara MotoGP Qatar

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company