image

Marquez Samai Rekor Mick Doohan

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 22 October 2018

SPORTKU.COM

Lima gelar Juara Dunia MotoGP diraih dalam waktu enam tahun oleh Marquez. Dia bergabung dengan kelompok pebalap elit di kelas premier.

Marc Marquez baru saja merebut gelar Juara Dunia MotoGP 2018 di Sirkuit Motegi, Jepang pada Minggu (21/10). Di kelas premier MotoGP, pebalap Repsol Honda ini telah meraih 5 gelar juara dunia. Marquez meraih gelar tersebut di tahun 2013, 2014, 2016, 2017, dan 2018. Menyamai rekor Mick Doohan yang juga 5 kali meraih gelar juara dunia di kelas premier GP500 tahun 1994, 1995, 1996, 1997, dan 1998.

Dalam hal ini, Marquez bisa saja menyemai atau melewati raihan gelar juara dunia milik Valentino Rossi yang sudah mencapai 7 kali di kelas premier (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009) dan Giacomo Agostini dengan 8 kali gelar juara dunia (1966, 1967, 1968, 1969, 1970, 1971, 1972, 1975).

"Saya tidak pernah memikirkan catatan karena setiap musim berbeda, tetapi saya memiliki kontrak dua tahun dengan Honda dan dua tahun ini, saya akan berusaha memperjuangkan gelar juara. Di pramusim, saya akan bekerja untuk gelar lain dan ini adalah caranya," ungkap Maquez.

"Saya tahu bahwa saya akan mendapat tekanan, seperti semua pebalap top, tetapi semua pebalap top bekerja untuk memenangkan kejuaraan. Jika Anda menyelesaikan di posisi kedua, itu adalah musim yang baik, tetapi tujuannya tidak tercapai. Selama saya tinggal di sini, saya akan mencoba untuk meningkatkan gelar ini," tambahnya.

Baca Juga
Gadis-gadis Seksi ARRC Sentul 2018 (Galeri Foto)

Marquez pertama kali mengendarai sepeda motor ketika dia baru berusia empat tahun. Tetapi dirinya mengakui bahwa dia tidak pernah membayangkan keberhasilan yang bisa tercapai saat ini. Marquez membuat debutnya di balapan Grand Prix (GP) pada tanggal 13 April 2008 di kelas 125cc, di GP Portugal 2008 pada usia 15 tahun 56 hari.

“Tidak mungkin untuk membayangkan dan saya katakan setiap musim itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan, tetapi saya hidup dalam mimpi. Tentu saja, (menjadi) seorang pebalap MotoGP adalah satu hal, tetapi setiap tahun untuk memperjuangkan gelar, berada di posisi teratas dan memenangkan gelar, adalah sesuatu yang tidak dapat dibayangkan oleh siapa pun," jelas Marquez.

"Bahkan jika Anda adalah pebalap yang sangat berbakat dan Anda memenangkan segalanya dalam kategori terkecil, Anda tidak dapat membayangkan karena di MotoGP adalah pebalap terbaik di dunia dan ada 19 balapan dalam setahun, sehingga sangat sulit untuk menemukan yang terbaik."

Mengunci gelar Juara Dunia MotoGP 2018 di Jepang menjadi yang ketiga kalinya bagi pebalap asal Spanyol ini. Pada musim sebelumnya, Marquez juga pernah melakukan hal sama. Di mana dia kunci gelar Juara Dunia MotoGP 2014 dan 2016 di kandang Honda.

Baca Juga
Dari Mana Malaysia Biayai Pebalapnya di MotoGP?
Kompak, Para Pebalap Lelang Helm Untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 22 October 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company