New Agya Modifikasi Gantikan Peran Etios di Kelas F

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 22 October 2018

New Agya Gantikan Etios

SPORTKU.COM

Didapuk untuk menjadi penerus Toyota Etios Valco, New Agya 1.200 cc berhasil menunaikan tugas barunya di lintasan slalom Indonesia.

Setelah disuntik mati oleh Toyota Team Indonesia (TTI), karir Toyota Etios Valco memang harus berakhir. Sebagai gantinya, New Agya 1.200 cc modifikasi, menjadi tulang punggung Toyota Team Indonesia untuk merebut singgasana tertinggi di kelas F Kejurnas Slalom.

Meski harus tertatih menembus rivalitas di tengah kelas paling bergengsi, namun di putaran kelima Kejurnas Slalom akhir pekan kemarin (20/10), TTI, lewat Anjasara Wahyu, berhasil membuktikan amunisi baru tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata.

Disebutkan oleh Dimitri Fitra Ditama, Manager Operational Toyota Team Indonesia, meski secara de facto amunisi barunya berhasil merengkuh podium tertinggi di kelas F, namun pihaknya masih terus melakukan pengembangan.

"Kalau pengembangan tetap harus ada. Karena kalau menurut kita, si Agya ini di beberapa bagian lebih superior dibandingkan Etios. Seperti bobot yang ringan, dan power mesinnya juga lumayan jauh dibandingkan Etios yang sebelumnya. Kebetulan kemarin soalnya cocok," terang Dimitri.

Baca juga:
PESLALOM TTI KUASAI KELAS F

Lintasan Rampal, Malang, Jawa Timur, menambah porto folio baru bagi New Agya 1.200 cc. Sebelum perhelatan ini, dalam gelaran keempat yang dilangsungkan di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu, New Agya 1.200 cc juga sukses membawa Anjasara Wahyu sebagai juara pertama di kelas F.

Meskipun demikian, pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk pengembangan New Agya 1.200 cc ini juga tetap dilakukan, terlebih ada beberapa keluhan dari peslalom mereka yang merasa ada sesuatu yang kurang dari New Agya 1.200 cc.

"Cuma masih ada beberapa bagian yang menurut pebalap masih enakan Etios dibandingkan New Agya 1.200 cc. Peak up power bawahnya masih menjadi pekerjaan kita," tambah Dimitri.

Meski di kelas F Toyota Team Indonesia tidak terkalahkan, namun, di kelas A atau kelas standar, Toyota Team Indonesia harus berjuang lebih ekstra lagi. Hal ini disebabkan lawan mereka yang mayoritas menggunakan mesin dengan kapasitas 1.500 cc. Tentunya, dengan spesifikasi yang jauh berbeda tersebut, usaha yang dilakukan TTI untuk bisa bersaing harus lebih ekstra lagi.

"Ya memamg susah, itu kan treknya speed banget. Lawan kita 1.500 cc, kita sudah cukup maksimal. Menang di situ (kelas A), itu bonus," pungkas Dimitri.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 22 October 2018

  • facebook share

RELATED NEWS

Untold Story From Gerry Nasution

Untold Story From Gerry Nasution

TOURING
Zharfan dan Sirkuit Jalan Raya

Zharfan dan Sirkuit Jalan Raya

TOURING
Jawara Intersport World Stage 2018

Jawara Intersport World Stage 2018

DRIFT
Renault Siap Bertarung di 2019

Renault Siap Bertarung di 2019

FORMULA 1

QUICK NAVIGATION

Image

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Image

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company