image

Ahmad Adib Mengaku Kecolongan di Putaran Kelima

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | 22 October 2018

uploads/news/2018/10/ahmad-adib-mengaku-dirinya-2875569fb642bb6.jpg

Ahmad Adib Mengaku Dirinya Kecolongan

kejurnas-slalom-malang-2018-4071420da2db070
kejurnas-slalom-malang-2018-82007e0f7a27230
kejurnas-slalom-malang-2018-15101bee0f114d1
SPORTKU.COM

Prediksi untuk bisa meraih hasil yang sudah ditargetkan dalam putaran kelima ini, rupanya harus pupus lantaran salah mengkalkulasi pergerakan lawan.

Menurut Ahmad Adib, peslalom CARfix Slalom Team, ia memang salah melakukan kalkulasi. Pasalnya, sebelum balapan ia telah memetakan persaingan yang akan terjadi di atas lintasan. Strategi bermain aman pun dipilih Adib untuk bisa menembus target di peringkat sepuluh besar dalam kejuaraan pemula. Namun, hal itu langsung buyar pasca heat pertama dilangsungkan Sabtu (20/10) pagi.

Terlebih dengan kondisi lintasan yang dibuat high speed, ia mengaku salah melakukan perhitungan. Berdasarkan soal yang diberikan, memang lay out sangat menguntungkan peslalom yang memiliki mobil berkapasitas mesin besar.

"Ini soalnya high speed, dengan lay out panjang. Cocok untuk mobil yang memiliki kapasitas mesin besar. Di kelas A4 Agya pemula, saya bermain di heat pertama terlalu aman, dan tidak sadar bahwa ada satu mobil peserta yang saya prediksi tidak ikut, ternyata ikut di seri kelima ini. Saya kecolongan di situ. Dia memimpin 0,6 detik di heat pertama," buka Adib peslalom yang turun di dua kelas, A1 dan A4.

Baca juga:
NEW AGYA GANTIKAN ETIOS

Melihat adanya perlawanan dari peserta lain di heat pertama di kelasnya, Adib pun langsung merubah strategi untuk bisa bermain lebih kuat. Ia mengerahkan seluruh kemampuannya untuk bisa mengalahkan pesaingnya tersebut. Namun, menurut Adib, hal tersebut juga tak kunjung terjadi lantaran torehan waktu yang dicatatkan, masih terpaut sangat tipis oleh rival terdekatnya.

"Di heat kedua saya balas dia lagi dengan 0,6 detik. Tapi beda catatan waktu di belakang. Saya dengan dia hanya selisih 0,007detik. Ya sudah, namanya balapan, kebetulan teman juga. Ya akhirnya ngobrol saja, tapi tidak apa-apa, namanya juga balapan supaya lebih ramai," sesal Adib yang di seri kelima ini belum beruntung untuk bisa menembus targetnya.

Sejatinya, Adib telah menemukan ritme permainan yang bisa membuat dirinya unggul. Salah satu cara yang ia temukan adalah dengan bermain aman di salah satu sektor lintasan.

"Nah itu memang soal ini kuncinya di chicane, kalau di situ saya bermain rapih, rata-rata waktunya bagus. Di heat satu kelas A1, saya masuk posisi 14 pemula. Dan heat dua, berusaha saya berusaha lebih maksimal, tapi hanya bisa naik dua peringkat di posisi 12. Sayang juga sih sebenarnya, targetnya bisa masuk 10 besar. Fenomena pebalap2 baru semakin bagus, dan sudah mulai jadi ancaman baru. Tidak ada yang bisa garansi kita bisa masuk 10 besar, karena setiap seri selalu ada yang baru pesertanya," pungkasnya.

Secara hasil, Adib berhasil memperoleh tiga piala di putaran kelima Kejurnas Slalom 2018, berikut hasilnya:

Juara 2 Kelas Pemula Agya
Juara 3 Kelas A4 1.000 cc
Juara 4 NonSeeded Jatim

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | 22 October 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company