image

Sepenggal Kisah Kekalahan Toyota Team Indonesia

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 5 November 2018

uploads/news/2018/11/sepenggal-cerita-kekalahan-tti-3677457e38620e3.jpg

Sepenggal Cerita Kekalahan TTI

issom-seri-6-2018-9585092b453b72a
issom-seri-6-2018-58599d9bbce8c68
issom-seri-6-2018-58617d0db672028
SPORTKU.COM

Bukan hanya di Agustus lalu Toyota Team Indonesia menelan kekalahan, tetapi, akhir pekan kemarin (4/11), TTI kembali kalah dari Alvin Bahar.

Euforia keberhasilan Demas Agil dalam meraih superpole di Kejurnas ITCC 1.600 Max memang cukup fenomenal. Sebagai anak bawang di antara Haridarma Manoppo (Toyota Team Indonesia) dan Alvin Bahar (Honda Racing Indonesia), Demas Agil, berhasil melakukan balapan di depan dua macan sentul tersebut. Harapan Toyota Team Indonesia untuk tampil dominan pun berada di pundak Demas Agil.

Di atas kertas, Demas Agil memiliki posisi yang bisa dikatakan menguntungkan. Pasalnya, ia berada di ujung garis, baru kemudian diikuti oleh Alvin Bahar dan Haridarma Manoppo. Beban di pundak Demas Agil mungkin terlalu berat, atau mungkin Demas belum terbiasa dengan kondisi untuk memulai balapan dari baris terdepan. Ada rasa grogi yang harus ia kalahkan.

Sebaliknya, Alvin Bahar, menganggap berada di posisi kedua adalah sebuah momen yang menguntungkan. Karena permukaan aspal sirkuit Sentul telah rata, Alvin langsung melesat dengan jurus kaki seribu untuk menjauhi Demas dan Haridarma. Berhasil! Alvin langsung menyodok masuk saat tikungan pertama dan langsung membuat gap terhadap duo pebalap Toyota Team Indonesia.

Baca juga:
DI BALIK KEBERHASILAN FADLI ANANDA

Kerja keras Demas Agil dan Haridarma terasa sia-sia jika melihat performa mobil Alvin Bahar begitu perkasa. Demas yang tadinya terus membuntuti Alvin Bahar, harus pasrah secara lambat laun Alvin terus menjauh. Begitu pun dengan Haridarma Manoppo, pebalap yang kini bertengger di puncak klasemen ITCC 1.600 Max, memiliki tugas yang begitu berat. Melewati Demas Agil, dan menyusul Alvin Bahar yang tengah melenggang bebas di depan seorang diri.

Sejurus kemudian, ayah dari Malka ini berhasil melakukan overtake terhadap rekan satu timnya tersebut. Misi pertama selesai, tinggal menyusul Alvin Bahar yang berada di depannya dengan jarak yang lumayan jauh. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Meski safety car datang bak peri penolong, namun tetap tidak mengubah jarak antara Haridarma dan Alvin Bahar.

Masuknya safety car ke lintasan seharusnya menjadi momen yang tepat untuk menyusul Alvin Bahar. Akan tetapi, performa All New Yaris yang sudah berhasil mencetak hattrick podium pertama di musim ini, terlihat tidak berdaya. Memang, saat itu balapan menyisakan kurang lebih empat putaran. Alvin Bahar boleh merasa sedikit jengkel, namun kondisi tersebut membuat harapan besar bagi seorang Haridarma untuk kembali menempel atau bahkan melampaui Alvin Bahar.

Apes bagi seorang Demas Agil yang sudah merelakan absen di Kejurnas Slalom Banjarbaru, Kalimantan, demi Kejurnas ITCC 1600 Max. Ia harus menuntaskan balapan lebih awal dari yang lainnya. "Masalah elektrikal. Mobil kehilangan power. Sudah di ignition off tetap tidak bisa. Sudah diapa-apain pun tidak bisa," sesal Demas.

Baca juga:
ALVIN BAHAR LEGA BISA MEMBAYAR HUTANG DENGAN KALAHKAN DUO TTI

Perihal penyebab hal yang melanda mobil Demas, kurang lebih sama seperti yang dialami oleh Haridarma di putaran pertama beberapa waktu lalu. Hanya saja, saat itu, pasukan Toyota Team Indonesia tampil lebih full squad dengan hadirnya Demas Agil dan Alinka Hardianti. Namun sekarang, kondisinya satu sama, Alvin Bahar versus Haridarma Manoppo.

Sebagai pebalap senior dengan segudang prestasi, Haridarma mengaku seri ini mobil Alvin Bahar memang cukup baik. "Mobil Alvin kencang banget seri ini," ungkapnya singkat ketika dikonfirmasi SPORTKU usai balapan. Hingga lap terakhir, Haridarma yang menargetkan bisa naik podium pertama harus berbesar hati dengan kemenangan Alvin Bahar.

Toyota Team Indonesia harus segera berbenah, mengingat masalah yang menimpa Demas Agil dengan dalih kelistrikan sudah dua kali menerpa tim yang dinahkodai oleh Memet Djumhana. Meski di klasemen posisi Haridarma sudah terbilang aman, namun jika melihat performa Alvin Bahar yang begitu beringas kemarin, sudah sepatutnya menjadi bahan evaluasi bagi Toyota Team Indonesia.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | Editor: Andi Wahyudi | 5 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Pencapaian MBCIRC di Tahun 2018

Pencapaian MBCIRC di Tahun 2018

TOURING
Rinaldo Pertahankan Singgasananya Sebagai Juara

Rinaldo Pertahankan Singgasananya Sebagai Juara

GYMKHANA
Rudi SL Tuntaskan Puasa Gelar

Rudi SL Tuntaskan Puasa Gelar

ETCC
Perjalanan Panjang untuk Juara Nasional

Perjalanan Panjang untuk Juara Nasional

GYMKHANA

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company