image

Gondol Emas, Lifter Putri Indonesia Juga Pecahkan Rekor Dunia di Swedia

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 7 November 2018

SPORTKU.COM

Indonesia kembali menurunkan pemainnya di kejuaraan dunia angkat berat, World Open Powerlifting Championships 2018 di Halmstad, Swedia pada (4-10/11).

Usai lifter putra Indonesia, Eko Yuli Irawan yang berhasil merebut medali emas sekaligus memecahkan rekor pada kejuaraan angkat berat dunia, IWF World Championships 2018, di Ashgabat, Turkmenistan pada Sabtu (3/11), kemarin giliran lifter putri Indonesia yang menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional.

Bermula dari lifter putri Kalimantan Timur, Widari, yang menggondol dua medali emas di Halmstad, Swedia pada Selasa (6/11). Menurut Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Kaltim, Sugeng Mochdar, pada kejuaraan dunia tersebut Widari turun di kelas 47 kg putri.

"Widari meraih dua emas pada angkatan bench press dan angkatan dead lift, sedangkan pada angkatan clean & jerk hanya meraih medali perak," kata Sugeng seperti yang ditulis Republika. Pada angkatan bench press yang dimaksud, Widari mengangkat beban seberat 141 kg, atau dua kali lipat dari berat badannya.

Sugeng pun berharap Widari bisa lebih fokus menghadapi kejuaraan internasional lainnya. "Kurangnya waktu untuk istirahat cukup mengganggu persiapan Widari bertanding, semoga pada kejuaraan berikutnya bisa tampil lebih baik lagi," ungkapnya.

Baca Juga :
Lima Fakta Menarik Dari Kemenangan Eko Yuli Menjadi Juara Dunia Angkat Besi

Sementara di hari yang sama, lifter putri asal Lampung, Sri Hartati, juga membuat prestasi yang tak kalah gemilang dibanding rekan senegaranya. Selain sukses membawa pulang tiga medali emas dan satu perak, ia juga memecahkan dua rekor dunia di Swedia.

Dua rekor dunia tersebut dibobol oleh Sri di kelas 57kg untuk total angkatan dan di jenis angkatan squat. Pada total angkatan, ia mencetak rekor dunia baru 565kg sekaligus merebut emas. Kemudian di jenis angkatan squat, lifter putri berusia 34 tahun tersebut mencatat 225kg dan juga meraih emas.

Satu emas lagi dipersembahkannya dari angkatan dead lift, 190kg. Sedangkan di angkatan bench press, Sri membuat angkatan 150kg dan meraih perak. "Kita semua di PB PABBSI merasa bangga dengan hasil di angkat besi melalui Eko Yuli Irawan, dan angkat berat oleh Widari dan Sri Hartati," kata Rosan Roslani, Ketua Umum PABBSI.


Baca Juga :
Indonesia Tuan Rumah Asean Autism Games 2018

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 7 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company