image  Faisal Rasyidin Ririn Rezky Amelia

Kota Tangerang dan Cilegon Raih Medali Emas dari Nomor XCE

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Sonny Hastara | Editor: Andi Wahyudi | 9 November 2018

uploads/news/2018/11/tangerang-cilegon-raih-emas-xce-479089c7dfe0aea.jpg

Tangerang-Cilegon Raih Emas XCE

porprov-v-banten-xce-62215e62a020bf4
porprov-v-banten-xce-571564efe1c2f39
SPORTKU.COM

Kota Tangerang dan Cilegon sukses meraih medali emas di ajang Porprov V Banten, nomor Cross- country Eliminator.

Medali emas diraih kota Tangerang diraih oleh Ririn Rezky Amelia yang berlomba di nomor putri. Sementara Faisal Rasyidin memepersembahkan medali emas untuk Cilegon dari kategori putra, (7/11).

Di nomor putri, Ririn unggul secara meyakinkan dari atlet Kota Cilegon, Neli Bariqoh, dan Winda Windiyani (Kabupaten Lebak) yang harus puas dengan medali perak dan perunggu.

Laga babak final kategori putri sangat menegangkan. Beberapa saat setelah start, ketika semua rider mengerahkan segenap kemampuannya, terjadi crash yang melibatkan dua rider, Winda Windiyani dan Romadhoni Febi Indriani (Kabupaten Tangerang).

Akibatnya, kedua rider tersebut sempat tertahan beberapa saat di lintasan. Crash kemudian memaksa Febi harus keluar dari balapan karena sepedanya mengalami masalah mekanik. Sementara, Winda berhasil melanjutkan race, dan berusaha mengejar dua pebalap di depannya.

Di sisi lain, Ririn dan Neli, yang lolos dari insiden tersebut, terus melaju di lintasan.

Hujan yang sempat mengguyur BSD Xtreme Park menyebabkan lintasan menjadi licin, khususnya di bagian offroad. Alhasil, para rider harus berjuang lebih keras saat melewati tanjakan curam. Tak sedikit yang harus mendorong sepedanya.

Saat di bagian offroad, Ririn telah menjadi rider terdepan. Meski sempat tertahan di tanjakan curam lantaran kondisi lintasan yang sangat licin, dia berhasil mempertahankaan posisinya sampai ke finish. Dibelakangnya, terdapat Neli, yang berada terpaut 20detik lebih.

Meski menjadi rider terakhir di lintasan, Winda tetap berusaha untuk mencapai finish. Kondisinya diperparah pada beberapa puluh meter dari finish, karena tunggangannya mengalami masalah mekanik. Dia pun akhirnya harus berlari sambil mendorong sepedanya sampai ke garis finish.

Menurut Ririn, momen yang paling menentukan di final adalah beberapa saat setelah start. “Pas start, saya hampir kena dengan (rider di) posisi 3 dan 4 (yang terjatuh),” ungkapnya saat ditemui SPORTKU. Tapi dia berhasil mengambil posisi aman. 

Dengan adanya 2 rider yang terjatuh membuat Ririn makin semangat. “Karena yang belakang jatuh, jadinya (saya) makin semangat lagi,” jelasnya.

Baca juga:
DUO TANGERANG BERBAGI MEDALI EMAS DI ITT

Baca juga:
ALVIN BAHAR KEMBALI UNGGULI HARIDARMA MANOPPO

Sementara itu, di kelas putra, suasana race berlangsung ketat. Babak ini, bisa dikatakan, sebagai pertarungan antara kota Cilegon dan kab. Tangerang, yang masing-masing menempatkan 2 rider.

Setelah start, semua rider berusaha mengayuh sepedanya dengan sekuat tenaga. Posisi antar-rider pun sangat rapat satu sama lain, dengan Deny Ari Yulianto sebagai pemimpin.

Saat di tanjakan curam, dua rider Cilegon berhasil justru berhasil memimpin race dengan menempati posisi terdepan dan meninggalkan dua rider Kabupaten Tangerang.

Kondisi tersebut tidak berubah sampai finish, yang akhirnya menempatkan Faisal sebagai juara di nomor ini, diikuti oleh rekan setimnya, Deny. Sementara, rider andalan kabupaten Tangerang M. Vicky Ramadhan harus puas dengan medali perunggu.

Faisal sendiri tidak menyangka bahwa dirinya bisa masuk ke babak final karena hal itu tidak menjadi targetnya di nomor ini.

“Saya sih gak menyangka bisa masuk final karena ini kan bukan target saya. Yang penting saya bisa memberi yang terbaik,” kata Faisal usai race. Bagi Faisal, babak final juga berlangsung seru. Sebab, selain bertemu lagi dengan rekan setimnya, dia juga bisa mengalahkan rider unggulan, mengingat statusnya yang masih junior.

“Kondisi final juga seru karena saya bisa ketemu satu tim lagi di final. Saya bangga, bisa ngalahin unggulan. Saya kan masih junior,” pungkasnya.

Nomor XCE menempuh lintasan sepanjang 800meter. Kondisi lintasan yang digunakan berupa campuran, beraspal dan offroad. Sebelum mencapai final, para rider melalui babak penyisihan.

Ririn Rezky Amelia

porprov-v-banten-xce-571564efe1c2f39.jpg

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Sonny Hastara | Editor: Andi Wahyudi | 9 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company