image Rachel McKinnon (tengah), Juara Dunia Track Master wanita 2018 (Foto: Twitter/rachelvmckinnon)

Atlet Transgender Mendapat Ancaman Pembunuhan Pasca Raih Kemenangan Bersejarah

Text : Adi Supriyatna | Media Source: Cyclingweekly | 13 November 2018

uploads/news/2018/11/atlet-transgender-mendapat-ancaman-2202884f2e79e3c.jpg

Atlet Transgender Mendapat Ancaman Pembunuhan

wanita-transgender-juara-dunia-55179f3ccdd27d2
SPORTKU.COM

Pasca memenangkan gelar juara dunia Track Masters wanita, atlet transgender Rachel McKinnon mendapat ancaman pembunuhan dan pesan yang kasar.

McKinnon, juara dunia di nomor sprint 35-44 tahun, di California, bulan lalu, mengatakan kepada sebuah stasiun TV Kanada CTV News bahwa dia mengalami kondisi yang berat termasuk mendapatkan ancaman pembunuhan.

“Sangat berat rasanya mendapatkan ancaman pembunuhan dan tidak membacanya sebagai tindakan yang menyakitkan. Berat rasanya untuk membaca puluhan ribu, mungkin ratusan ribu, komentar sebagai wanita dan seseorang yang memanggil Anda seorang pria.” katanya.

Sebelumnya, juara ketiga di nomor tersebut, Jennifer Wagner, menganggap bahwa kemenangan McKinnon adalah sesuatu yang tidak adil.

Baca juga:
LAMPAUI TARGET, MANAJER TIM KOTA TANGERANG BANGGA KEPADA PARA ATLETNYA

Baca juga:
JAGUAR PERMAK MODEL F-TYPE JADI MOBIL RALLY

Tapi, hal itu telah direspon oleh bahwa kemenangan yang diraihnya di Kejuaraan Dunia, bukan sesuatu yang tiba-tiba. Sebelumnya, McKinnon mengaku pernah kalah sebanyak 11 kali dari Wagner.

“Juara ketiga (Jennifer Wagner) mengeklaim bahwa itu adalah kemenangan yang tidak adil. Namun di Masters Worlds, dia mengalahkan saya di TT 500m. Dia mengalakan saya 6 kali dari 7 balapan pada Intelligentsia Cup 2017. Pada 2016, dia mengalahkan saya di semua nomor di Speed Week. Dia memenangkan 11 dari 13 balapan kami. ...Dan itu tidak adil? Benar demikian?,” tulis rider asal Kanada itu.

Menanggapi “serangan balik” atas kemenangan McKinnon, UCI sendiri telah merilis pernyataan tentang kelayakan balapan untuk wanita transgender. Pernyataan itu mengatakan bahwa Komite Olimpiade Internasional (IOC) harus mengumumkan panduan tentang wanita transgender dalam perlombaan dan UCI akan mengikuti panduan itu.

Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut, yang dipublikasikan oleh IOC.

 

Text : Adi Supriyatna | Media Source : Cyclingweekly | 13 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company