image

Maradona: Mourinho Lebih Baik dari Guardiola

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : TN | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Fox Sports Asia | 14 November 2018

SPORTKU.COM

Diego Maradona mengatakan bahwa Jose Mourinho merupakan pelatih yang lebih baik ketimbang Pep Guardiola.

Pep Guardiola kembali mengukir prestasi. Kali ini, pelatih berusia 47 tahun tersebut berhasil memenangkan gelar individu berupa Manager of the Year di Northwest Football Awards (13/11).

Guardiola berhasil mengalahkan John Askey (Macclesfield Town), John Coleman (Accrington Stanley), Paul Cook (Wigan Athletic) dan Micky Mellon (Tranmere Rovers) yang masuk dalam nominasi penghargaan tersebut.

Tak heran, Guardiola meraih gelar individu tersebut lantaran kesuksesan dirinya mengantarkan Manchester City meraih dua gelar di musim lalu, yakni gelar Liga Primer Inggris dengan gelar Piala Liga Inggris.

Nama Guardiola memang tak pernah lepas dari prestasi. Sebelum sukses bersama Manchester City, ia juga mampu menyumbangkan rententan prestasi bersama tim yang ia tangani sebelumnya, yakni Barcelona dan Bayern Munchen. Bisa dibilang bahwa pelatih asal Spanyol itu merupakan pelatih terbaik di dunia saat ini.

Meski demikian, legenda sepakbola Argentina Diego Maradona memiliki opini yang berbeda. Menurutnya, Guardiola bukanlah pelatih terbaik di dunia, pria yang kini melatih kesebelasan asal Meksiko, Dorados itu mengatakan bahwa yang pantas menyematkan posisi tersebut adalah Jose Mourinho.

Baca juga
Goyang Gaya Romy Tahrizi

Jose Mourinho dan Pep Guardiola (Squawka)
diego-maradona-tn--3254071e2630845.jpg

"Bagi saya ya, Mou adalah yang terbaik,” kata Maradona seperti dikutip dari Fox Sports Asia, Selasa (14/11).

Bagi Maradona, Guardiola yang suskes meraih banyak prestasi saat ini lantaran mendapatkan keuntungan dari Johan Cruyff, sosok yang telah meninggalkan banyak warisan di Barcelona, salah satunya adalah taktik tiki-taka—yang menjadi andalan Guardiola.

Sebagaimana diketahui bahwa Guardiola merupakan pemain yang mendapatkan didikan langsung oleh Cruyff dan telah memainkan skema tiki-taka sejak menjalani akademi di Barcelona.

"Saya telah mengatakan pada lebih dari satu kesempatan bahwa tiki-taka tidak ditemukan oleh Guardiola. Itu adalah 'Flaco' Cruyff,” ungkap Maradona.

"Saat ini Pep bisa memilih pemain mana pun di dunia yang ia inginkan. Dengan begitu tiki-taka lebih mudah,” sambungnya.

Maradona sendiri mengaku bahwa suatu hari ingin melatih di Spanyol, namun sebelum itu dia ingin belajar taktik sepakbola dari Mourinho.

"Saya sendiri sebagai pelatih saya perlu belajar banyak dan untuk alasan itu saya pikir saya akan pergi ke Manchester dan Mourinho untuk menanyakan banyak hal kepadanya. Karena dia yang terbaik tanpa keraguan,” ujarnya.

Baca juga
5 Stadion Sepakbola Jadi Sirkuit Balap

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : TN | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Fox Sports Asia | 14 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company