image

Mengenal Ben ”Pele” Odeje, Pemain Kulit Hitam Pertama Timnas Inggris

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Bbc | Editor: Andi Wahyudi | 16 November 2018

SPORTKU.COM

Ben “Pele” Odeje merupakan pemain kulit hitam pertama Timnas Inggris, tepatnya di Timnas Pelajar pada tahun 1971.

Jika ditanya siapakah pelopor pemain kulit hitam di Timnas Inggris, jawaban yang paling banyak keluar adalah Viv Anderson. Tak heran, mantan pemain Nottingham Forest, Arsenal dan Manchester United itu sukses mencatatkan debut bersama Timnas Inggris pada November 1978 saat The Three Lions kontra Cekoslovakia.

Namun, sejatinya ada pemain kulit hitam yang lebih awal tercatat pernah memperkuat negeri Ratu Elizabeth tersebut. Adapun sosok tersebut adalah Ben Odeje.

Odeje mengawali debut bersama Timnas Inggris, tepatnya Timnas Pelajar Inggris pada tahun 1971. Saat itu usianya baru 15 tahun saat berhadapan dengan Irlandia Utara di hadapan 70 ribu penggemar. Pemain yang mendapatkan julukan Pele lantaran mampu mencetak 400 gol dalam tiga musim di liga sekolah itu sukses membantu Inggris menang dengan skor 1-0.

Tercatat Odeje bermain bermain bersama Timnas Pelajar Inggris dalam lima pertandingan—hal yang lebih dari cukup untuk mengalahkan rekor Anderson.

Benjamin Odeje saat diberitakan membela timnas inggris (The Mirror)

benjamin-odeje-bbc--873795b0664ddf4.jpg

Baca juga
Cantiknya Dokter Tim Timnas Thailand

"Saya pikir orang-orang melupakan saya karena Viv melakukan debutnya untuk tim senior. Aku mengerti itu. Tetapi saya bangga telah merusak rekornya," kata Obeje seperti dikutip dari The Mirror.

“Saya membaca tentang Viv bermain untuk Inggris saat itu di surat kabar. Saya tidak pernah berbicara dengannya tetapi saya senang untuknya. Saya harus mengakui bahwa saya merasa kecewa karena pencapaian saya belum disorot seperti yang lainnya. Sangat menyakitkan bahwa saya bisa melakukan apa yang telah saya lakukan, tetapi orang-orang tidak tahu siapa saya,” sambungnya.

Odeje yang merupakan warga Nigeria yang hijrah ke Inggris mengingat kembali saat anak-anaknya masih muda di mana orang-orang tak percaya bahwa dirinya menjadi pesepakbola kulit hitam pertama di Inggris lantaran minimnya infirmasi.

"Ketika anak-anak saya masih muda di sekolah - terutama selama Bulan Sejarah Hitam - mereka mengatakan: 'Ayah saya melakukan sesuatu yang sangat baik: dia adalah pemain sepak bola hitam pertama yang bermain untuk Inggris'," ungkap Odeje.

“Tetapi orang-orang akan menertawakan. dan mereka bertanya mengapa mereka berbohong seperti itu. “Karena tidak ada di Google. Kami mencoba menemukannya. Itu tidak ada di YouTube hingga lima tahun yang lalu,“ kenangnya.

Odeje sendiri sempat menjadi bintang saat bermain di akademi Charlton Athletic dan sempat bermain di Prancis serta mencetak gol untuk mengantarkan klub tersebut ke perempat final Piala FA musim 1972/1973. Sayang, ia tak pernah debut sebagai pemain profesional.

Sebagai gantinya, Odeje tetap melanjutkan karir sepakbola dengan bermain di liga amatir yang berada di daerah London seperti Hendon, Clapton dan Dulwich Hamlet. Setelah pensiun dirinya meneruskan karir sebagai guru olahraga di London Utara dan sempat melatih di Queens Park Rangers.

“Saya dinominasikan untuk uji coba di Bisham Abbey dan saya harus melakukannya dengan baik ketika saya menerima surat yang mengatakan bahwa saya telah dipanggil ke Timnas Pelajar Inggris - dan hanya itu saja,” ujar Odeje ketika mencoba mencari klub baru.

Baca juga
Cerita Lando Norris, Tinggalkan Pendidikan Demi Karir Balap

Benjamin Odeje penggemar Charlton Athletic (Foot Fair)

benjamin-odeje-bbc--98421c0b8795487.jpg

Korban Rasisme

Sebagai pemain kulit hitam, Odeje pun menjadi korban rasisme. Bahkan hal tersebut sudah ia rasakan sejak pertama kali menginjakan kaki di Inggris pada tahun 60-an.

“Orang tua saya datang ke London pada tahun 1960-an. Ketika mereka mencari tempat tinggal, mereka akan melihat iklan seperti: 'Kamar untuk Sewakan: Tidak ada Orang Irlandia, tidak ada anjing, tidak ada orang kulit hitam' - dalam urutan itu," ujar Odeje.

“Kami, orang kulit hitam, berada di dasar segalanya. Di sekolah anda akan dipanggil nama dengan kata-kata kasar. Istilah-istilah itu secara teratur digunakan," sambungya.

Meski demikian, saat masih aktif sebagai pesepakbola, Odeje diterima baik oleh rekan setimnya, bahkan di antara mereka banyak yang sopan terhadapnya, namun memang tak semuanya seperti itu.

“Di ruang ganti, suasananya tidak terlalu buruk. Itu adalah anak-anak sekolah yang akan mengajukan pertanyaan karena kagum. Terkadang mereka akan meminta maaf terlebih dahulu," ungkap Odeje.

“Tentu saja akan ada orang-orang yang mengajukan pertanyaan yang dirancang untuk menyinggung Anda dan pihak oposisi akan selalu membuat komentar untuk mengganggu Anda. Saya baru saja belajar untuk hidup dengannya,” sambungnya.

Untuk mengenang jasa Odeje, pihak Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) pada tahun 2013 telah mencatatkan namanya sebagai pemain kulit hitam pertama yang membela Timnas Inggris di semua level usia.

Benjamin Odeje saat masih muda (Getty Images)

benjamin-odeje-bbc--1642351277b1ea6.jpg


Baca juga

Bima: Pemain Indonesia Harus Disiplin

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Bbc | Editor: Andi Wahyudi | 16 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Presiden Jokowi Beri Apresiasi Timnas

Presiden Jokowi Beri Apresiasi Timnas

FOOTBALL
Sarri: Kepa Tetap Pilihan Utama

Sarri: Kepa Tetap Pilihan Utama

FOOTBALL
Solari: Kami Kalah Terhormat!

Solari: Kami Kalah Terhormat!

FOOTBALL
Hajar Madrid, Valverde Merasa Aneh

Hajar Madrid, Valverde Merasa Aneh

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company