image Aksi Zarfan di sirkuit Sentul Aksi Zarfan di sirkuit Sentul

Pendapat Zharfan Tentang Sirkuit Jalan Raya BSD

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Sonny Hastara | Editor: Andi Wahyudi | 19 November 2018

uploads/news/2018/11/zharfan-dan-sirkuit-jalan-861391ba902f62d.JPG

Zharfan dan Sirkuit Jalan Raya

zarfan-rahcmadi-issom-seri-67843ce0dc70435
zarfan-rahcmadi-issom-seri-409267f4f15125c
SPORTKU.COM

Sebelum balapan di mulai, Zharfan, membagi ceritanya tentang sirkuit nonpermanen di BSD, Tangerang.

Desember mendatang, ajang balap resmi di atas lintasan sirkuit jalan raya kembali digelar. Balapan dengan tajuk 'BSD Grand Prix', menjadi salah satu hal yang ditunggu oleh pebalap touring Tanah Air. Salah satunya Zharfan Rahmadi, pebalap yang turun di dua kelas, Honda Jazz Speed Challenge dan Kejurnas ITCC.

Dalam obrolannya bersama SPORTKU, Zharfan, membagi sedikit ceritanya. Mengenai karakter lintasan yang lebih sempit dibandingkan sirkuit Sentul, pebalap yang menggunakan nomor balap 45 ini telah memetakan sektor yang cukup berbahaya. Selain dimensi lintasan, faktor lainnya adalah karakter masing-masing pebalap yang juga harus diantisipasi.

Baca juga:
MENGULAS SIRKUIT JALAN RAYA BSD

"Tikungan pertama karena sempit banget, kadang-kadang banyak orang nekat di situ. Banyak yang nekat untuk menyalip di situ. Sebenarnya bisa banget di situ untuk menyusul, cuma harus benar-benar hati-hati. Itu bahayanya kalau lagi fight. Cuma kalau sendiri, kadang-kadang kita masuknya suka overshoot. Jadi pas keluar tikungannya ada ban di kiri, terus pas masuk ke kanannya, kerbsnya agak tinggi, (sehingga) mobil kadang-kadang suka understeer dan mengarah ke tire guard," jelas Zharfan.

Meski dimensi lintasan tidak begitu lebar, namun pebalap yang tahun lalu juga sudah mencicipi lintasan ini, mengungkapkan mengenai sektor mana yang pas untuk melakukan overtake. Setidaknya, ada dua sektor yang bisa dimanfaatkan untuk menyusul lawannya.

"Yang memungkinkan menurut saya untuk melakukan overtake adalah, hairpin dan tikungan ke kanan pas mau ke lurusan belakang. Setelah hairpin pertama kan (belok) kanan, di situ (menurut saya) yang enak buat menyusul," tambahnya.

Untuk menunjang performanya di atas lintasan balap nanti, Zharfan, tengah disibukan dengan mereview aksinya melalui video on board tahun lalu. Hal ini berguna agar bisa mengulang kembali memori saat balapan tahun lalu. Paling tidak, ia dapat mengingat lagi mengenai bagaimana caranya mengantisipasi karakter lintasan sirkuit jalan raya tersebut.

"Persiapan saya sih kalau mobil, pasti baru akan set up di sana. Kalau untuk saya sendiri, saya dari kemarin nonton lagi on board saya di tahun lalu. Buat menghafal lagi, dan mengingat patokan racing linenya," bebernya.

Baca juga:
LAYOUT BSD GRAND PRIX 2018

Zarfan (45) saat membalap di sirkuit Sentul

zarfan-rahcmadi-issom-seri-67843ce0dc70435.JPG

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Sonny Hastara | Editor: Andi Wahyudi | 19 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company