image Ban Maxxis yang dilengkapi dengan teknologi baru anti bocor (Pinkbike) Shock yang dilengkapi fitur eletronik (Pinkbike) MTB dengan desain pivot yang tinggi (Pinkbike) Dropper post hidrolik Reverb yang mungkin akan dilengkapi fitur eletronik (Pinkbike)

Rangkaian Tren MTB pada Tahun 2019

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Adi Supriyatna, Pink Bike | Editor: Andi Wahyudi | 21 November 2018

uploads/news/2018/11/tren-mtb-di-tahun-39761c3a10fa899.jpg

Tren MTB di Tahun 2019

tren-mtb-2019-29918a209a4427e
tren-mtb-2019-7757022c9cff012
tren-mtb-2019-77327b57f211ad2
tren-mtb-2019-4367241e1042a7f
SPORTKU.COM

Industri MTB terus mengalami perkembangan. Sejumlah pabrikan sepeda maupun komponen pun setali tiga uang.

Menjelang berakhirnya tahun 2018, terdapat sejumlah hal yang tampaknya akan menjadi tren di dunia MTB pada tahun depan. Tapi secara umum, tren yang muncul memang tidak akan terlalu jauh berbeda dengan apa yang telah ada di tahun ini atau bahkan sebelumnya.

Lebih Banyak Elektronik
Meski sepeda gunung indentik dengan berbagai hal yang berbau manual, namun suka atau tidak suka, dunia elektronik akan makin banyak terdapat di dunia MTB, khsususnya di dunia kompetisi. Pasalnya, tim, rider bahkan sponsor pendukung lainnya terus berupaya untuk mencari formula terbaik bagi rider untuk bisa naik podium.

Untuk itu dibutuhkan data yang akurat untuk menganalisa hasil dari setiap race, lewat data yang bersifat elektronik.

Dalam konteks ini, salah satu pabrikan komponen terkemuka, SRAM telah melakukan riset tentang hal ini sejak lama, dan pada tahun 2019, pabrikan tersebut tampaknya bakal melepaskan drivetrain MTB elektronik nirkabel mereka ke pasar, meskipun belum ada waktu pasti.

Pada tahun ini, rider yang didukung SRAM, Nino Schurter dan Malene Degn, telah menggunakan versi prototipe di sirkuit Piala Dunia, yang biasanya, versi finalnya tidak terlalu jauh dirilis ke pasar.

Bisa jadi, SRAM bakal mengumumkan drivetrain nirkabel-nya di ajang Piala Dunia MTB pertama musim 2019, yang akan berlangsung di Albstadt, Jerman pada 18 Mei mendatang.

Demikian juga dengan raksasa komponen asal Jepang, Shimano. Pabrikan tersebut memang telah meluncurkan drivetrain elektronik DI2 ke pasaran sejak tahun 2014 lalu. Tapi komponen tersebut belum bersifat nirkabel dan proses instalasi pun tidak mudah, khususnya bila dibandingkan dengan versi kabel yang benar-benar telah teruji.

Untuk itu Shimano diyakini banyak kalangan telah bekerja keras untuk merilis DI2 generasi berikutnya pada tahun ini. Faktanya, XTR baru pun belum tersedia.

Selain drivetrain, urusan elektronik juga telah merambah komponen dropper post (seat post hidrolik). Magura Vyron misalnya, telah memulai debutnya beberapa tahun yang lalu dengan fitur barunya.

Sayangnya, komponen tersebut masih jarang dijumpai dan kecepatan dan ergonomi membuatnya masih sulit untuk bersaing dengan dropper post versi kabel yang lebih sederhana dan murah.

Pabrikan komponen lainnya adalah RockShox. Nirkabel mungkin salah satu cara untuk menyingkirkan remote hidrolik milik shock Reverb. Tetapi upaya itu masih terkendala dengan baterai.

Baca juga:
TAMBAH 2 WAJAH BARU, TIM PUTRI MITCHELTON-SCOTT DIPERKUAT 10 PEBALAP

  • INTRO
  • 1

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Adi Supriyatna, Pink Bike | Editor: Andi Wahyudi | 21 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company