image

Rahasia Kesuksesan Timnas Inggris di Tangan Gareth Southgate

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : The Week | Editor: Andi Wahyudi | 23 November 2018

SPORTKU.COM

Inilah rahasia yang membuat Timnas Inggris tampil luar biasa di sepanjang tahun 2018 bersama Gareth Southgate.

Timnas Inggris dipastikan mengamankan satu tiket ke babak semifinal UEFA Nations League. Kepastian tersebut diraih usai tim berjuluk The Three Lions itu mengalahkan finalis Piala Dunia 2018, Kroasia di laga pamungkas League A Grup 4 dengan skor 2-1.

Tambahan tiga poin tersebut membuat Inggris keluar sebagai pemuncak grup dengan mengumpulkan total tujuh poin hasil dari dua kemenangan, sekali imbang.

Kesuksesan Inggris melaju ke babak semifinal UEFA Nations League pun seperti melanjutkan trend positif mereka di ajang Piala Dunia 2018 beberapa waktu lalu di mana mereka juga mampu menembus partai semifinal dan mengakhiri turnamen tersebut di posisi keempat.

Sama halnya dengan Piala Dunia beberapa waktu lalu, Inggris yang berada satu grup dengan Kroasia dan Spanyol di ajang UEFA Natuions League sejatinya tak diunggulkan. Namun, sebaliknya Harry Kane dkk sanggup membalikkan ekspektasi publik dengan lolos ke semifinal di turnamen yang digelar untuk pertama kalinya itu.

Keberhasilan Timnas Inggris di ajang internasional di sepanjang tahun 2018 kali ini mau tak mau menyeret nama Gareth Southgate, pria yang ditunjuk untuk menangani tim tersebut sejak tahun 2016 silam itu.

Southgate yang tercatat sempat melatih Timnas Inggris U-21 selama tiga tahun itu dianggap sebagai sosok yang telah lama dicari oleh publik Inggris untuk bisa membawa negaranya kembali disegani tak hanya di Eropa, tetapi di dunia.

Adapun hal yang membedakan antaran Southgate dengan pelatih-pelatih Inggris sebelumnya bahwa dirinya tak silau dengan nama besar, bahkan sebaliknya pelatih berusia 48 tahun itu justru lebih senang menggandalkan pemain muda.

Sejak dipercaya menggantikan Sam Allardyce, tercatat sudah sebanyak 22 pemain yang ia berikan kesempatan untuk tampil bersama Timnas Inggris. Bahkan di ajang UEFA Nations League, ia memanggil pemain seperti Joe Gomez, Ben Chilwell, dan Jadon Sancho di mana ketiganya masih berusia di bawah 22 tahun, bahkan Sancho sejatinya baru berusia 18 tahun.

Ini merupakan kelanjutan dari apa yang dilakukan oleh Southgate di Piala Dunia 2018 dengan mengandalkan pemain seperti Raheem Sterling, Dele Alli, dan Harry Kane. Nama terakhir bahkan ditunjuk sebagai kapten Timnas Inggris dan keluar sebagai pemain dengan raihan gol terbanyak di turnamen empat tahunan tersebut.

Baca juga
Fashion Rompi Gareth Southgate Jadi Panutan

Skuat Timnas Inggris Rayakan Kemenangan (THe Independent)
gareth-southgate-the-week--746752f7f773afc.jpg

Southgate sendiri mengatakan bahwa ia memang sengaja untuk memberikan warna baru bagi Timnas Inggris dengan memunculkan pemain muda berbakat yang ke depannya di harapkan bisa menjadi tulang punggung negara di masa depan.

“Setiap kali saya melihat tim yang memenangkan liga, satu-satunya cara mereka benar-benar dapat menghadapi tantangan adalah dengan menambahkan beberapa pemain baru,” kata Southgate seperti dikutip dari Four-four Two.

“Salah satu hal terpenting yang dapat kami lakukan adalah benar-benar mengetahui setiap pemain yang tampil, bagaimana mereka maju dan di mana mereka mungkin cocok dengan apa yang kami lakukan. Kami mengamati mereka semua. Mereka semua berusaha untuk berkembang.”

“Setiap kali kami mendatangkan pemain baru, pemain itu senang, tetapi pemain lain juga ingin membuktikan diri kepada pemain itu. Mereka tahu ada persaingan dan dengan empat pemain terakhir [yang dipanggil], semuanya bermain bagus. Saya juga memberikan kredit kepada semua pemain yang ada di tim ini,” sambungnya.

Selain banyak memanggil pemain muda, Southgate dikenal sebagai pelatih yang berani berinovasi dalam meracik strategi. Biasanya, Inggris kerap menggunakan formasi 4-3-3 menyerang, namun pria berusia 48 tahun itu tak ragu untuk menggunakan formasi ain macam 3-5-2 dan 3-1-4-2.

Southgate berani mengubah formasi paten Timnas Inggris yang sebelumnya 4-4-2 menjadi 4-3-3. Selain itu penggunaan tiga bek dalam formasi 3-5-2 atau 3-1-4-2 sendiri merupakan upaya dirinya untuk mencoba fleksibilitas dengan keadaan modern yang kembali populer penerapan taktik tersebut.

Lantaran itulah, Eric Dier, bek andalan Timnas Inggris pun memuji apa yang dilakukan oleh Southgate yang dianggapnya sebagai pelatih cerdas.

"Pemusatan latihan berikutnya begitu cepat setelah Piala Dunia 2018, dan manajer (Gareth Southgate) menjelaskan bahwa kami bisa melangkah ke dua arah," ungkap Dier seperti dikutip dari Daily Mail.

"Ia mengatakan bahwa kami bisa meneruskan apa yang kami lakukan pada Piala Dunia atau melanjutkan membangun hal istimewa, yang kini telah kami pilih," sambungnya.

Berbeda dengan Dier Southgate sendiri menganggap bahwa semua hal tersebut tak ada artinya bila Inggris tak memiliki motivasi untuk bisa tampil lebih baik dalam pertandingan selanjutnya. Menurutnya, itulah kunci dari pencapaiannya Timnas Inggris sejauh ini.

"Ada pertandingan-pertandingan yang harus kami mainkan. Semakin banyak kami bermain di pertandingan-pertandingan ini, kami memiliki kesempatan untuk menguji diri kami melawan pemain-pemain terbaik di dunia,” ujar Southgate

"Seluruh pemain kami menguji diri mereka selama bertahun-tahun dan menunjukkan apa yang mereka bisa. Jadi mereka mulai percaya terhadap kemampuan mereka sendiri." tandasnya.

Baca juga
Robert Kubica Dipinang Williams Racing

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : The Week | Editor: Andi Wahyudi | 23 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company