image

Kapan Sebuah Klub Pensiunkan Nomor Punggung Pemain?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Youtube | Editor: Andi Wahyudi | 25 November 2018

SPORTKU.COM

Sejatinya, keputusan mempensiunkan nomor punggung pemain itu merupakan otoritas manajemen klub.

Dalam sejarah sepakbola, beberapa klub memutuskan untuk mempensiunkan beberapa nomor punggung yang dipakai oleh pemainnya tersebut. Banyak alasan di belakang keputusan untuk tidak mengizinkan pemain lain menggunakan nomor yang telah menjadi bagian identik dari pemain yang dimaksud.

Sejatinya, trend mempensiunkan nomor punggung sendiri dalam sepak bola terjadi di era 90-an, saat di mana klub-klub sepakbola mulai memperkenalkan nama punggung dan juga nomor punggung dengan lebih banyak varian.

Pasalnya, sepakbola di masa lalu hanya mengenal nomor punggung 1-11 di mana hanya dipakai oleh pemain yang bermain di starting line up. Misalnya, pemain utama cedera akan memberikan nomor yang ia kenakan kepada pemain cadangan yang menggantikannya.

Banyak alasan klub akhirnya memilih untuk mempensiunkan nomor punggung. Misalnya untuk menghormati pemain yang telah dianggap sebagai legenda klub lantaran kontribusinya yang luar biasa ketika bermain di klub tersebut.

Diego Maradona mungkin menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kehormatan tersebut. Sosoknya di Napoli sudah kadung menjadi legenda. Kehadirannya di klub tersebut dari 1984-1991 masih dianggap sebagai puncak dari prestasi klub dengan memenangkan dua gelar Serie A, satu gelar Coppa Italia, dan satu gelar UEFA Cup (Kini Liga Europa).

Baca juga
Raih Pole, Hamilton Justru emosi

Diego Maradona mencium nomor punggung 10 miliknya di Napoli (kissedthebadge)
nomor-punggung-youtube--61692010080a64c.jpg

Tak heran, untuk mengenang jasa Maradona. Manajemen Napoli mempensiunkan nomor punggung 10 sejak tahun 2002. Sementara Maradona sendiri mengaku bahwa bisa saja pemain Napoli di masa depan menggunakan nomor tersebut bila ada yang sukses melewati rekor gol 115 miliknya di klub tersebut.

Marek Hamsik sendiri sudah sukses melewati rekor tersebut. Namun pria asal Slovakia itu tak mau menggunakan nomor tersebut untuk menghormati legenda sepak bola dunia tersebut. Sementara itu, Lorenzo Insigne, pemain asli Naples yang kini menjadi tulang punggung Napoli pun tak diizinkan oleh suporter Napoli untuk menggunakan nomor 10 sehingga nomor tersebut tetap mutlak hanya milik Maradona.

Namun ada pula nomor punggung yang dipensiunkan sementara. Contohnya adalah nomor punggung tiga milik Paolo Maldini di Milan. Manajemen Rossoneri sebelumya memutuskan untuk untuk mempensiunkan nomor punggung 3 sebagai bentuk penghormatan atas jasanya selama bermain bagi klub.

Namun, Maldini menolak untuk mempensiunkan nomor tersebut lantaran ia ingin agar nomor tersebut nantinya bisa dikenakan oleh salah satu anaknya, antaran Christian Maldini atau Daniel Maldini.

Selain itu, ada pula nomor punggung yang memang dipensiunkan sebagai upaya untuk mengenang pemain yang meninggal. Contoh kasusnya adalah nomor punggung 13 milik Davide Astori di Fiorentina dan Nomor punggung 1 milik Choirul Huda di Persela Lamongan.

Di antara contoh di atas, ada juga klub yang memang mempensiunkan nomor tertentu yang tidak memiliki keterikatan dengan pemain. Adapun nomor punggung tersebut adalah nomor 12.

Nomor 12 sendiri diidentikan dengan pemain ke-12 alias suporter. Dengan dipensiunkan nomor punggung tersebut sebagai bentuk penghormatan klub kepada suporter mereka yang telah mendukung klub.

Adapun contoh klub yang mempensiunkan nomor tersebut adalah antara lain Bristol Rovers, Exeter City, Gillingham, Oxford United, Oldham Athletic, Peterborough, Plymouth Argyle, Portsmouth, Bayern Munich, Lazio, PSV Eindhoven, dan Persija Jakarta.

Baca juga
Yamaha Dominasi Podium Sport 150

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Youtube | Editor: Andi Wahyudi | 25 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company