image

Sadio Mane: Saya Dijuluki Ronaldinho di Kampung Saya

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Fox Sports Asia | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Soccer Bible | 29 November 2018

SPORTKU.COM

Sadio Mane mengatakan bahwa saat masih di kampungnya di Senegal. Orang-orang memanggilnya Ronaldinho.

Penyerang Liverpool, Sadio Mane menceritakan pengalaman uniknya saat dirinya masih berada di kampung halamannya di Senegal. Ia mengatakan bahwa dirinya memiliki julukan Ronaldinho saat ia masih muda.

Bahkan, pemain yang baru-baru ini memperpanjang masa baktinya bersama klub berjuluk The Reds tersebut mengaku bahwa ia sudah memiliki penggemar ketika dirinya masih bermain sepakbola di kampung lantaran orang-orang rela menempuh jarak jauh hanya untuk menyaksikan dirinya.

"Saya terkenal di desa saya karena semua orang biasa mengatakan bahwa saya bermain sangat baik dan menyukai Ronaldinho, dan mereka bahkan memanggil saya Ronaldinho di desa saya!" ungkap Mane seperti dikutip dari Soccer Bible, Rabu (28/11).

"Orang-orang datang menemui saya dari desa dan kota terdekat karena mereka telah mendengar nama saya dan mereka terkejut tentang bagaimana orang-orang membicarakan saya."

“Juga, orang-orang datang dari Dakar, ibu kota. Akhirnya saya harus pergi ke ibu kota dan saya mendengar bagaimana orang-orang berbicara tentang saya, dan mereka datang untuk melihat saya untuk mencoba mengenal saya dan tentu saja, saya terkenal,” sambungnya.

Baca juga
Mane Tunjukan Kesetiaannya Bersama Liverpool

 Sadio Mane (The Independent)sadio-mane-fox-sports-4797996ba5b9d99.jpg

Meski demikian, Mane sendiri mendapatkan pertentangan dari orangtuanya yang tak ingin dirinya menjadi pesepakbola lantaran banyak orang-orang di kampungnya yang gagal.

"Sejujurnya, mereka tidak pernah berpikir saya akan menjadi pemain sepakbola. Saya mengerti mereka karena di depan saya desa memiliki beberapa pemain hebat dan tidak ada yang punya kesempatan untuk menjadi pemain sepakbola,” kata Mane.

"Orang-orang yang sangat pandai dalam sepak bola akhirnya kehilangan segalanya karena mereka memberikan segalanya untuk sepak bola dan pada akhirnya mereka kehilangan kesempatan untuk melakukan hal-hal lain. Jadi, dalam hal ini, itu sebabnya keluarga saya tidak ingin saya mengikuti di jalan yang sama," ungkapnya.

"Mereka ingin saya melakukan sesuatu yang lain. Itu sebabnya mereka berpikir saya gila karena mengatakan saya ingin menjadi pemain sepakbola. Mereka memberi saya contoh para pemain yang lebih baik dari saya dan hari ini mereka tidak memiliki apa-apa karena mereka mengikuti sepak bola, sepak bola, sepak bola sampai mereka menjadi tua."

“Tetapi saya sangat senang bahwa pada akhirnya saya dapat membuatnya dan keluarga saya dapat melihat bahwa bagi saya itu adalah keputusan yang tepat untuk mengikuti impian saya,” tutupnya.

Baca juga
Helm Specialized Baru Miliki Fitur 'Minta Tolong'

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Fox Sports Asia | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Soccer Bible | 29 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company