image

Timnas Belanda Era Koeman, Muda dan Berbahaya

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 29 November 2018

SPORTKU.COM

Kedatangan Ronald Koeman ke kursi pelatih timnas Belanda membuat armada De Oranje kini dipenuhi skuat muda dan berbahaya.

Jika melihat peta persaingan di kancah sepak bola internasional, Belanda merupakan satu diantara sekian banyak tim yang selalu diunggulkan dalam setiap turnamen. Lihat saja nama-nama seperti Johan Cruyff, Marco van Basten, sampai yang kekinian, Robin van Persie. 

Semuanya menjadi deretan pemain yang sangat ditakuti. Namun, jika melihat dalam lima tahun terakhir, Belanda seolah menjadi tim pesakitan. Usai Piala Dunia 2014, prestasi mereka merosot tajam.

Tidak lolos Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018 menjadi bukti nyata betapa mirisnya melihat timnas Belanda yang pernah dipenuhi pemain bertabur bintang. Masalah regenerasi pemain memang menjadi akar permasalahan, di mana mereka terlalu mengandalkan Arjen Robben, Wesley Sneijder, dan Van Persie. 

Ketika semuanya absen, bisa dibilang Belanda tak memiliki pelapis yang sepadan. Kemudian, masalah sudah usangnya orang-orang di Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) menjadi salah satu faktor lain yang menyebabkan mundurnya prestasi jawara Piala Eropa 1988 itu.

Sampai pada akhirnya perubahan dilakukan oleh KNVB dan ditunjuknya Ronald Koeman sebagai pelatih. Awalnya ada sedikit pertanyaan karena sebelum didapuk sebagai pelatih anyar De Oranje, Koeman dianggap gagal kala membesut Everton.

Koeman mampu kembalikan gairah sepak bola Belanda

timnas-belanda-893815e71302624.jpg

Baca Juga:
5 Skandal Pengaturan Skor Dalam Sepak Bola

Namun, di tengah krisis pelatih yang berkualitas yang dialami Belanda, pemilihan Koeman termasuk tepat karena dia jadi sedikit pelatih berkualitas yang tersisa. Pemberian kontrak pun tak main-main karena Koeman diikat selama empat setengah tahun, atau hingga berakhirnya Piala Dunia 2022. 

Akan tetapi, di sinilah era baru muncul. Bersama Koeman, Belanda mencoba melakukan revolusi besar-besaran seperti memanggil pemain muda minim pengalaman macam, Matthujs de Light, Donny van de Beek. Justin Kluivert, Marco Bizot, dan Guus Til.

Tentu Anda merasa asing jika melihat nama-nama yang disebut tadi karena memang semuanya minim pengalaman di kancah internasional. Praktis, sosok pemain senior yang hadir adalah Ryan Babel, Jaspen Cillessem. Memphis Depay, dan Stefan de Vrij. 

Dengan modal itulah, Koeman secara perlahan berupaya membenahi kesalahan yang ada di tubuh Belanda. Pada laga uji coba pertamanya, Belanda memang menelan kekalahan tipis 0-1 dari Inggris. 

Tapi, setelah itu mereka bisa melalui empat laga berturut-turut tanpa menelan kekalahan. Catatannya, empat kemenangan dan dua hasil imbang. Rentetan hasil tak terkalahkan mereka baru terhenti di tangan Prancis (Kalah 1-2) pada pertandingan UEFA Nation League.

Kemudian, mereka seolah tidak terhentikan karena sukses menghajar Jerman 3-0, kemudian balik mempermalukan juara dunia 2018, Prancis dengan skor 2-0. Yang terbaru, mereka bisa menahan Jerman dengan skor 2-2 ketika laga berlangsung di markas Die Mannschaft, sebuah hasil yang membawa mereka ke semifinal UEFA Nations League. 

Berbekal pemain muda, Belanda di tangah Koeman sukses menjelma menjadi tim yang sangat menakutkan. Tentunya ini menjadi modal apik bagi Belanda menatap dua kompetisi besar di depan, yakni Piala Eropa 2020 dan Piala Dunia 2022 mendatang. 

Dengan banyaknya momen pahit yang menghampiri mereka, maka menemukan obat sesegera mungkin merupakan hal utama. Bisa dipastikan publik Belanda tidak mau melihat timnasnya terus terperangkap dalam jurang yang curam. Sekarang kita harus menanti, teror apa yang akan diberikan oleh Koeman bersama pasukan muda De Oranje di masa depan.

Momen saat Belanda hancurkan Jerman 3-0, Oktober 2018

timnas-belanda-761223dda2f4292.jpg

Baca Juga:
Menanti Masa Depan Timnas Indonesia Setelah Piala AFF

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 29 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company