image Sirkuit Sentul dicoret dari kalender ARRC 2019

Teguran Keras ARRC Untuk Sirkuit Sentul

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | 29 November 2018

uploads/news/2018/11/teguran-keras-arrc-untuk-81645363283dc8e.JPG

Teguran Keras ARRC Untuk Sentul

galeri-foto-arrc-seri-44720adb63d3709
SPORTKU.COM

Asia Road Racing Championship (ARRC) merupakan balapan paling bergengsi di kawasak Asia.

Ajang balap untuk para pebalap dari negara-negara di Asia dengan label ARRC cukup familiar di Indonesia. Prestasi para pebalap Indonesia pun cukup bersinar di balapan ARRC. Tak sedikit pebalap Indonesia yang sudah berhasil menjadi juara umum di event balap tersebut.

Sejarah Indonesia menjadi tuan rumah ARRC pun sudah berlangsung sejak lama. Tercatat pertama kali Indonesia menggelar ARRC yaitu pada tahun 1996 silam di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat. Sejak saat itu, Indonesia tak pernah lepas sebagai tuan rumah ARRC.

Namun kabar mengejutkan disiarkan oleh Two Wheel Motor Racing (TWMR) yang merupakan promotor ARRC. Mulai tahun 2019 mendatang, Indonesia dan Sirkuit Sentul dicoret dari kalender ARRC. Kabar ini pun mengakhiri hubungan panjang antara Sirkuit Sentul dengan ARRC yang sudah terjali selama 22 tahun.

Salah satu yang menjadi alasan TWMR mencoret Sirkuit Sentul dari kalender ARRC 2019 adalah masalah safety. Di mana menurutnya, sirkuit dengan panjang 3.965meter itu kurang safety untuk menjadi trek balap motor-motor berkapasitas 1.000cc.

Seperti kita ketahui, mulai ARRC 2019 mendatang TWMR akan membuka kelas baru Asia Superbike 1000 (ASB1000). Kelas tersebut diproyeksikan bagi para pebalp di Kelas Supersport 600cc (SS600) untuk bisa naik kelas. Pebalap yang sudah 3 musim balapan di SS600 pun wajib naik ke ASB1000.

Baca Juga
Statistik Prestasi Rossi vs Lorenzo di Ducati

"Sirkuit Sentul perlu ditingkatkan untuk menjadi tuan rumah kelas ASB1000," singkat Paulynne Cheng, Head of Communications TWMR saat dikonfirmasi langsung oleh tim SPORTKU.com.

Tak masuknya Indonesia sebagai salah satu penyelenggara ARRC 2019 pun sangat disayangkan oleh para pebalap. Banyak pebalap yang sedih ARRC tak lagi masuk ke Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki basis penggemar yang tak sedikit untuk ARRC.

"Kalau buat saya mungkin Two Wheel -promotor ARRC- punya alasan tersendiri kenapa dia gak lagi menggelar ARRC di Indonesia. Two Wheel punya alasan mungkin kurang safety atau apa dan mungkin menurut dia kurang aman makanya ARRC gak ada di Indonesia. Kalau bagi saya, sebagai pebalap di mana saja oke," ungkap Rey Ratukore, pebalap Onexox TKKR Racing Team.

"Yang saya rasakan sih sedih karena antusias penonton di Indonesia sangat banyak. Dan kita kalau balapan di Indonesia itu jadi lebih semangat karena banyak penonton. Jadi ya sangat disayangkan kalau sampai ARRC gak ada lagi di Indonesia," ujar Wahyu Aji, pebalap Yamaha Racing Indonesia (YRI).

"Menurut saya sayang banget kalau sampai Sirkuit Sentul gak masuk dalam kalender ARRC 2019 karena pebalap Indonesia akan dirugikan, karena tidak adanya lagi home race,” tutup Yudhistira.

Baca Juga
Kontes Modifikasi Suryanation Motorland Makin Eksis di Luar Negeri
FDR Uji Coba Ban Prototype Radial di KMHE 2018

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | 29 November 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company