image miralem pjanic (juventus official)

Arti Coretan Lipstik Merah di Pipi Pemain Serie A.

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Inter Official | Editor: Andi Wahyudi | 1 December 2018

uploads/news/2018/12/arti-coretan-lipstik-di-35727ed581f1834.jpg

Arti Coretan Lipstik di Pipi

radja-nainggolan-inter-official--6257594bbbcc4e4
SPORTKU.COM

Para pemain di Serie A kompak mencoret pipi mereka dengan lipstik sebagai kampanye melawan kekerasan terhadap perempuan.

Ada pemandangan menarik dalam Serie A Giornata 13 di musim 2018/2019 di mana semua yang hadir di lapangan, mulai dari pemain, pelatih, staff sampai wasit yang memimpin laga kompak mencoret pipi mereka dengan lipstik warna merah.

Dilansir dari Sport Bible, apa yang dilakukan oleh para pelaku sepakbola di Italia itu adalah bagian dari kampanye yang dilakukan oleh pihak Serie A untuk meningkatkan kesadaran untuk melawan kekerasan kepada perempuan.

Kampanye ini merupakan hasil kerja sama antara pihak Serie A dengan organisasi peduli wanita dan anak Italia, WeWorld Onlus yang sudah bergerak selama 20 tahun untuk melawan kekerasan terhadap wanita di seluruh dunia.

Inilah tahun kedua kerja sama mereka dalam rangka untuk memerangi tingginya tingkat kekerasan kepada wanita di Eropa, khususnya di Italia.

Dukungan kampanye melawan kekerasan terhadap perempuan tak berhenti di lapangan. Para pemain Serie A pun turut mengkampanyekan dukungan mereka lewat media sosial pribadinya dengan tagar #unrossoallaviolenza atau yang berarti Kartu merah untuk kekerasan perempuan.

Pemain andalan Spal, Pasquale Schiattarella dan istrinya, pun turut berswafoto dalam rangka mendukung kampanye ini.

Baca juga
Sengit, NSH Bekuk Prawira Bandung

Yang unik dalam perayaan tahun ini di mana Cristiano Ronaldo, pemain yang baru didatangkan oleh Juventus di awal musim untuk pertama kalinya ikut dalam kampanye ini. Padahal beberapa waktu lalu dirinya sempat tersandung skandal dugaan pemerkosaan dirinya kepada wanita asal Amerika Serikat.

Dukungan pun dilakukan oleh mantan pesepakbola yang kini sudah pensiun. Salah satunya datang dari mantan penjaga gawang Timnas Italia dan Inter Milan, Francesco Toldo. Ia mengaku bahwa budaya kekerasan harus segera dihentikan.

"Kekerasan adalah permasalahan budaya. Untuk mengatasi masalah ini, anak-anak kita perlu diajarkan nilai yang benar untuk menunjukkan rasa hormat," ujarnya.

Baca juga
Komentar Guardiola tentang Copa Libertadores

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Inter Official | Editor: Andi Wahyudi | 1 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company