image

Arie Aumos Raih Dua Juara Umum di Satu Musim

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Muhamad Dahroji, Sonny Hastara | Editor: Andi Wahyudi | 3 December 2018

uploads/news/2018/12/juara-umum-di-musim-574279321b22050.jpg

Juara Umum di Musim Kedua

bsd-gp-harsya-2018-9928774f5f6ba64
bsd-gp-harsya-2018-475837266415398
SPORTKU.COM

Perjuangan serta usaha yang dilakukan Arie Aumos di musim ini terbayar tuntas. Ia sukses mengawinkan dua gelar Juara Umum.

Saat ditemui usai penyerahan piala Juara Umum Mercedes-Benz Club Indonesia Race Championship (MBCIRC) (2/12), Arie, mengatakan lega bisa membawa pulang dua tropi tersebut. Dalam keikutsertaannya di Kejuaraan Oldskool dan MBCIRC, konsitensi Arie Aumos benar-benar diperhitungkan. Terlebih dalam balapan terakhir yang digelar akhir pekan kemarin di BSD.

"Juara umum pertama di musim kedua. Karena tahun pertama cuma tiga seri saja saya ikuti. Keberhasilan ini sudah sesuai target awal yang sudah saya tetapkan. Saya kan ikut dua kelas, yang di Oldskool juara umum, dan MBCIRC juga juara umum dengan mobil yang sama, Mercy Tiger," ujar Arie dengan nada bangga.

Baca Juga :
Kemenangan GT Radial Bersama Toyota Team Indonesia

Untuk bisa mengawinkan dua gelar tersebut, perjuangan yang dilakoni bukan tidak mudah. Baginya, tantangan terberat untuk meraih hasil tersebut adalah persaingan di dalam balapan. Mengingat dirinya terbilang pebalap baru dengan jam terbang yang masih terbilang sedikit, tapi ia mampu membuktikan bahwa anak bawang bisa menjadi ancaman untuk semuanya.

"Tantangan terberatnya adalah pebalap-pebalapnya. Pebalapnya jago-jago semua, kita kan pebalap baru dan juga ini baru musim kedua. Ya puas banget, sesuai harapan bisa juara umum," tambahnya menceritakan.

Untuk bisa menaklukan ketatnya persaingan, Arie, memiliki resep yang sukses menghantarkan ia melenggang menjadi juara umum. Salah satunya adalah durabiliti mesin yang mampu bertahan lebih lama dari lawan-lawannya. Ini merupakan celah lawan yang membuahkan hasil maksimal dalam keberhasilannya.

Baca Juga :
Alvin Bahar Menang dari Kepungan Pebalap TTI di Putaran Terakhir

"Poin pentingnya adalah ketahanan mesin yang kita utamakan. Jadi memang mesin ini tidak jauh berbeda dengan yang lainnya. tapi kita pertahankan durabiliti, sehingga dalam sepuluh lap balapan, performa mobil tidak ada masalah di segala aspek. Baik mesin dan rem, semua berjalan normal. Di seri terakhir ini, manfaat tersebut begitu terasa. Karena saya start dari posisi lima, dan finish di posisi kedua juga dipengaruhi oleh durabiliti mesin yang saya set up," beber Arie.

Meski sudah berhasil meraih double winner di tahun ini, bagi Arie hal tersebut masih belum puas. Untuk selanjutnya, pebalap yang menggunakan mobil Mercedes W123 ini, berencana untuk menambah slot kejuaraan tahun depan. Mengenai kejuaraan apa, Arie, masih belum bisa membocorkannya. Ia berdalih karena hal tersebut membutuhkan proses pembangunan mobil yang layak.

Penyerahan plakat Juara Umum Mercedes-Benz Club Indonesia Race Championship 2018

bsd-gp-harsya-2018-475837266415398.jpg

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Muhamad Dahroji, Sonny Hastara | Editor: Andi Wahyudi | 3 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company