image

Tim Satelit Yamaha Cetak Prestasi, Tim Pabrik Loyo

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 5 December 2018

Tim satelit di Kelas Asia Production 250cc (AP250) tak kalah spesial

Pencapaian yang luar biasa juga dipersembahkan oleh tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery. Mengandalkan petarung Rafid Topan Sucipto dan Anggi setiawan, tim yang dikomandoi oleh Ade Taruna sebagai Team Manager dan Rudy Wijaya sebagai Team Owner tampil mumpuni di pentas Asia.

Meski bukan tim pabrikan, namun hasil yang ditorehkan justru bisa melebihi dari Yamaha Racing Indonesia (YRI), khususnya untuk Rafid Topan. Mantan pebalap Moto2 itu 4 kali meraih podium -2 diantaranya raihan kemenangan- termasuk di Race 1 ARRC Thailand.

Hingga akhir musim ARRC 2018, Rafid Topan yang membesut Yamaha YZF-R25 sukses berada di deretan ke-3 dengan kemasan 151 poin. “Saya senang karena apa yang ditargetkan saya dan tim tercapai. Saya bisa berada di klasemen akhir ke-3 dan klasemen tim pada posisi runner-up," tutur Rafid Topan.

Sayangnya, torehan Rafid Topan tak bisa diikuti oleh Anggi Setiawan. Pebalap yang pernah berguru ke Italia di sekolah balap milik Valentino Rossi tersebut hanya bisa menduduki posisi 10 dengan 64 poin. Anggi Setiawan pada balapan penutup di ARRC Thailand 2018 juga gagal finish di Race 1 dan Race 2.

Kendati demikian, lagi-lagi hasil yang ditancapkan oleh tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery jauh melampaui YRI. Dua pebalap dari tim pabrik, M. Faerozi yang juga berstatus sebagai murid Rossi tak mampu berbuat banyak di penyelenggaraan ARRC 2018 ini. Faerozi yang di seri penutup absen hanya kemas 44 poin dan menduduki posisi 14.

Sedangkan nasib yang kurang menguntungkan juga didapati oleh Richard Taroreh. Sepanjang ARRC 2018, Richard Taroreh tercatat 4 kali gagal finish. Maka hasil akhir di tangga klasemen pun tak mampu memuatnya bahagia. Richard Taroreh membawa pulang hanya 40 poin di posisi 15. Sementara klasemen akhir tim konstruktor YRI berada di posisi ke-6.

Namun tentu saja keikutsertaan Richard Taroreh di tahun pertama dalam ajang ARRC akan memberikan banyak pelajaran dan pengalaman berharga sebagai modal penting di tahun berikutnya. “Balapan ini adalah tahun pertama saya, banyak pengalaman yang saya dapatkan bersama tim Yamaha Racing Indonesia. Ini merupakan modal bagi saya untuk tahun berikutnya," tutup Richard Taroreh.

Baca Juga
Valentino Rossi Tak Lagi Romantis dengan MotoGP

Text : Suhartono | Photo / Video : Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 5 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

MotoGP 2019 Mulai Bergejolak

MotoGP 2019 Mulai Bergejolak

TOPIC OF THE WEEK
Happy Birthday Emerson Fittipaldi!

Happy Birthday Emerson Fittipaldi!

TOPIC OF THE WEEK
Kisah Hidup Luka Modric

Kisah Hidup Luka Modric

TOPIC OF THE WEEK
Toyota Team Indonesia dalam Ancaman

Toyota Team Indonesia dalam Ancaman

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company