image Suporter River Plate Kericuhan terjadi di tahun 2010

Sebrutal Itukah Laga Superclasico?

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 5 December 2018

uploads/news/2018/12/sebrutal-itukah-laga-superclasico--299124ada4e6968.jpg

Sebrutal Itukah Laga Superclasico?

boca-vs-river-5083479688806ca
boca-vs-river-68741892fb1ca13
SPORTKU.COM

Laga Superclasico sering disebut sebagai pertandingan paling brutal di dunia, benarkah demikian?

Seluruh orang di dunia mungkin akan lebih familiar dengan laga El Clasico yang mempertemukan Real Madrid kontra Barcelona di tanah Matador.  Kemudian, derbi dua tim Kota Milan antara Inter Milan dan AC Milan.

Akan tetapi, di Argentina, terdapat derbi sangat panas antara rival sekota Boca Juniors vs River Plate dengan julukan Superclasico. Rivalitas keduanya bahkan mendapat pengakuan dari dunia karena masuk ke dalam daftar 50 hal yang wajib ditonton sebelum Anda meninggal dunia versi media Inggris. 

Hal tersebut tidak lepas dari fanatisme penggemar kedua tim yang mampu menciptakan atmosfer paling intimidatif di dalam stadion. Dilatarbelakangi perbedaan kasta ekonomi, rivalitas ini seolah sudah mendarah daging bagi warga Buenos Aires.

Seperti diketahui, River Plate merupakan kasta tertinggi publik Buenos Aires, sedangkan Boca didukung kelas pekerja yang rata-rata berstatus imigran dari Genoa, Italia. Ditambah, kedua kesebelasan ini punya basis penggemar sepak bola yang hampir menguasai seluruh wilayah Argentina. 

Hal ini disebut membuat suasana Argentina sangat mencekam saat kedua tim bertanding. Aktivitas masyarakat langsung terganggu akibat mayoritas penduduk langsung tertuju pada pertandingan ini. Petugas keamanan terpaksa kerja lembur guna menjaga keamanan dan ketertiban, mereka siaga penuh.

Baca Juga :
Mengenal Barra Brava, Mafia Yang Kuasai Sepak Bola Amerika Selatan

Kekerasan seringkali menjadi hal yang wajib dilakukan jika keduanya bertanding. Salah satunya yang paling diingat adalah tragedi di tahun 1968 saat 71 suporter Boca tewas dan 150 lainnya luka-luka akibat kerusuhan di dalam stadion El Monumental. 

Tidak ada satupun orang yang bertanggung jawab akan hal ini. Akibat tragedi mengerikan ini, gerbang pintu 12 stadion dikenang sebagai ‘Puerta 12’ atau gerbang 12. Dan sampai 50 tahun berselang, aura kebencian dari kedua tim tidak pernah padam. Bahkan, semakin menjadi-jadi.

Kian menyedihkan, rivalitas ini tidak memandang gender ataupun usia. Seperti yang terjadi pada 2014 silam kala salah satu wanita penggemar River Plate hendak menyaksikan langsung ke stadion tim kesayangannya berlaga. 

Wanita bernama Lorena Sabio ini datang bersama anaknya yang masih berusia delapan tahun. Akan tetapi, belum sampai ke stadion, dirinya dihadang oleh suporter Boca Juniors yang membabi buta memukulnya tanpa henti hingga hidung dan mulut Lorena bersimbah darah.

Sangat ironis tentunya, melihat suporter sebuah tim berlaku demikian terhadap seorang wanita. “Penyebabnya sepele, mereka tidak suka melihatku mengenakan jersey River Plate, dan terus memukuli saya hingga saya nyaris kehilangan kesadaran,” jelas Lorena dikutip Mirror. 

“Putriku sangat takut akibat insiden ini. Ia sangat takut jika ada pertandingan kedua tim," ungkapnya.

Dan kejadian yang baru saja terjadi, yaitu tertundanya leg kedua final Copa Libertadores yang seharusnya digelar pada Minggu (25/11). Laga tersebut dibatalkan setelah penggemar River Plate menyerang bus pemain Boca yang menyebabkan tiga pemain mengalami luka-luka.

Akhirnya, demi keamanan, Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) sampai memindahkan pertandingan ke Eropa, tepatnya di Santiago Bernabeu, markas Real Madrid. Sesuatu yang sebenarnya tidak lazim dalam sejarah Copa Libertadores.

Masih banyak hal mengerikan lainnya yang terjadi dari rivalitas dua klub ini. Rasanya, jika melihat segala kejadian yang ada, memang pantas Superclassico disebut sebagai salah satu pertandingan paling brutal di dunia. 

Kericuhan yang terjadi pada 2010 lalu

boca-vs-river-68741892fb1ca13.jpg

Baca Juga:
Aksi 'Gila' Suporter Sepak Bola

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 5 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Akhir Penantian Panjang Persija

Akhir Penantian Panjang Persija

TOPIC OF THE WEEK
MotoGP 2019 Mulai Bergejolak

MotoGP 2019 Mulai Bergejolak

TOPIC OF THE WEEK
Happy Birthday Emerson Fittipaldi!

Happy Birthday Emerson Fittipaldi!

TOPIC OF THE WEEK
Kisah Hidup Luka Modric

Kisah Hidup Luka Modric

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company