image

Pengalaman Antonio Giovinazzi Tidak Menjanjikan Kesiapan Menghadapi Musim Depan

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 7 December 2018

SPORTKU.COM

Kendati pernah menjadi pebalap tes untuk dua tim F1 Ferrari dan Sauber, Antonio Giovinazzi butuh waktu lebih lama untuk belajar.

Setelah sempat dikabarkan mempertahankan Marcus Ericsson sebagai pebalapnya, akhirnya tim yang dikepalai oleh Fred Vasseur, Sauber, memilih untuk merekrut pebalap muda Antonio Giovinazzi, sebagai rekan satu tim Kimi Raikkonen.

Dalam keterangan resminya, pebalap yang juga pernah menjadi bagian dari Team Jagonya Ayam, mengatakan ini adalah sebuah kebanggaan yang tak ternilai saat menjadi bagian dari sebuah tim Alfa Romeo Sauber.

"Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, dan ini adalah sebuah penghargaan yang luar biasa untuk dapat memiliki kesempatan bisa balapan untuk tim ini. Sebagai orang Italia, ini juga merupakan apresiasi yang begitu besar kepada saya," imbuh Giovinazzi.

Anak asuh Ferrari ini sebelumnya pernah menggantikan Pascal Wehrlein di Sauber dalam balapan perdananya di Australia. Ia juga ditunjuk tim Haas untuk melakukan sesi pengetesan di Grand Prix Hongaria musim lalu.

Tahun ini, Giovinazzi mendapat kesempatan yang langka, yakni melakukan dua kali tes dengan dua tim berbeda, Scuderia Ferrari dan Alfa Romeo Sauber. Kesempatan ini sekaligus menjadi sebuah pencapaian baik untuk mantan rekan Sean Gelael di ajang Formula 2.

Baca Juga :
Antonio Giovinazzi Dipinang Alfa Romeo Sauber F1 Team

Dengan segudang pengalamannya tersebut, pebalap 24 tahun ini ternyata meragukan kemahiran yang dimilikinya ketika ia akan kembali ke balapan jet darat di musim depan. "Sayangnya itu sudah lama sekali. Ini awal tahun lalu!" katanya.

"Saya berharap tahun depan akan jauh lebih mudah. Saya akan menjalani tes musim dingin di Barcelona dan saya akan jauh lebih siap ketika saya tiba di Melbourne Maret mendatang," tambah mantan pebalap GP2 Series ini.

"Jujur, saya sudah tidak sabar untuk memulai semuanya. Saat tes di Abu Dhabi kemarin, saya kehilangan banyak tekanan. Jadi saya tidak bisa menunggu sampai tahun depan untuk menghadapi lebih banyak tekanan dan balapan yang nyata."

Pebalap kelahiran 14 Desember 1993 itu juga mengakui, akan sangat sulit bertemu putaran pertama di Melbourne. Tapi, dengan ada Kimi Raikkonen disampingnya, yang dianggap sebagai sang juara dunia, Giovinazzi berjanji akan melakukan pekerjaannya dengan baik.

Antonio Giovinazzi (kiri) dan Kimi Raikkonen

malaysia-vs-thailand-71875ccea6ce5be.jpg

Baca Juga :
Demi Pebalap Muda, Kimi Raikkonen Rela Tinggalkan Ferrari

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 7 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Aldio Oekon Juara Nasional ETCC

Aldio Oekon Juara Nasional ETCC

ETCC
Prestasi Pangarang Slalom Team 2018

Prestasi Pangarang Slalom Team 2018

GYMKHANA
Bungkam Stigma Negatif Lewat Prestasi

Bungkam Stigma Negatif Lewat Prestasi

GYMKHANA
Bottas Jawab Rumor Orang Ketiga

Bottas Jawab Rumor Orang Ketiga

FORMULA 1

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company