image

Nestapa Griezmann!

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | 9 December 2018

SPORTKU.COM

Jika ada satu pesepakbola yang kurang beruntung ia adalah Antoine Griezmann.

Nama Griezmann selalu menjadi perbincangan dalam tiga tahun terakhir karena kemampuannya di lapangan hijau. Dirinya juga kerap kali disandingkan dengan dua ‘alien’ sepak bola, Lionel Messid dan Cristiano Ronaldo. Mungkin hanya satu yang membuat dia punya jarak dengan Messi dan Ronaldo, yaitu soal keberuntungan. 

Ya, Griezmann sangat tidak beruntung. Boleh saja orang mengatakan dia sudah memenangi trofi Liga Europa, Piala Super Eropa, dan satu trofi yang semua pesepakbola ingin mendapatkannya, Piala Dunia. Sesuatu yang bahkan tidak bisa diraih oleh Messi dan Ronaldo meski dalam 10 tahun terakhir selalu mendominasi berbagai penghargaan individu. 

Tepat pada 3 Desember lalu, majalah France Football menggelar malam penganugerahan Ballon d’Or 2018. Sebuah penghargaan kepada pemain terbaik yang dipilih berdasarkan suara dari jurnalis sepak bola, kapten, dan pelatih tim nasional. 

Tapi apa daya, Griezmann yang sudah meraih beberapa gelar bersama klub dan timnas Prancis justru gagal. Dia hanya menempati urutan ketiga di bawah Luka Modric (pemenang) dan Cristiano Ronaldo di tempat kedua. Aneh memang, pasalnya Griezmann merupakan orang yang dua kali mengalahkan Modric. 

Yang pertama terjadi di final Piala Dunia Juli lalu kala Prancis menghadapi Kroasia di final. Secara perkasa Les Bleus sukses menundukkan Kroasia dengan skor meyakinkan 4-2. Kemudian, satu bulan berselang bersama klub, Griezmann juga sukses mempecundangi Modric di Piala Super Eropa. Kala itu, Griezmann dan Atletico Madrid menang dengan skor yang identik seperti final Piala Dunia. 

Kekecewaan besar jelas diterima mantan pemain Real Sociedad itu. Ia seolah tidak percaya dengan pencapaiannya selama ini seolah tidak juga diakui dunia. 

Baca Juga:
Kandidat Pemain Terbaik Liga 1

“Saya memenangi Liga Europa, Piala Dunia, apa lagi yang harus saya lakukan? Saya juga tidak tahu jawabannya,” ungkap Griezmann dalam malam penghargaan Ballon d’or 2018. 

Padahal, namanya menjadi salah satu yang favorit begitu publik melihat bocoran nama yang muncul tidak ada nama Messi. Hal yang sama diakui komptriotnya di timnas Prancis, Lucas Hernandez. 

“Dia (Griezmann) pantas mendapatkannya. Ia pemain kunci di semua kompetisi yang diikuti tahun ini. Dia sudah memenangi hampir semuanya dan berkontribusi besar. Dia juga mampu konsisten selama tiga musim terakhir,” jelas Lucas.

Apa yang baru saja dialami oleh Griezmann sepertinya memang tak adil. Setelah apa yang diraihnya di level klub dan timnas, dia seperti belum layak untuk mendapatkan predikat pesepakbola terbaik. 

Penyelenggaraan Ballon d’Or sebenarnya tidak lepas dari kontroversi karena hal seperti ini bukan yang pertama. Masih ingat saat penghargaan Ballon d’Or 2010 silam?. Kala itu Messi memenangi penghargaan tersebut meski banyak yang menilai Andres Iniesta atau Wesley Sneijder yang lebih layak mendapatkannya. 

Indikatornya jelas, Sneijder sukses menyabet tiga gelar bersama Inter Milan dan mengantarkan timnas Belanda ke final Piala Dunia meski pada akhirnya takluk dari Spanyol. Sedangkan Iniesta, dia menjadi aktor penting kesuksesan La Furia Roja mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya. 

Satu-satunya gol yang dicetak Iniesta membuat Belanda harus bertekuk lutut 1-0 di partai puncak. Untuk itu, penghargaan pemain terbaik sebenarnya dinilai masih bersifat objektif. 

Apa yang menimpa Griezmann bisa dikatakan sebagai sesuatu tidak adil. Namun, Griezmann tentu saja tidak perlu khawatir karena meski tidak mendapat gelar sebagai yang terbaik, namanya tentu akan diingat oleh dunia sepak bola yang sudah sukses mengantarkan Prancis ke puncak tertinggi dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Sebuah trofi yang belum tentu didapat oleh pemain berpredikat terbaik. 

Griezmann saat memenangi Piala Super Eropa 2018

griezmann-22319941304f58d.jpg

Baca Juga :
Menanti Pesta Juara Persija Jakarta

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | 9 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company