image Ahmad Fakhri Rusydi saat membuat laporan ke pihak kepolisian

Tak Terima Didiskualifikasi, Pebalap Keroyok Pebalap Hingga Memar

Text : Suhartono | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 11 December 2018

uploads/news/2018/12/pebalap-keroyok-pebalap-hingga-31417336d8fe2b2.jpg

Pebalap Keroyok Pebalap Hingga Memar

tak-terima-didiskualifikasi-pebalap-48883f49eb1688e
SPORTKU.COM

Aksi brutal pebalap dilakukan di luar sirkuit dengan melakukan pengeroyokan pada Minggu (9/12).

Insiden pengeroyokan menimpa Ahmad Fakhri Rusydi. Korban tersebut merupakan salah satu sahabat dari komunitas Cornering Tangerang dan YROI Tangerang. Pengeroyokan yang menimpa Ahmad sendiri dilakukan oleh Yustinus Maharestu Widithia yang dibantu oleh para rekan-rekannya.

Saat itu, Ahmad yang dalam perjalanan pulang setelah mengikuti event balap Bodisa Ganesha Road Race 2018 yang digelar oleh Bodisa di Kodiklat TNI Serpong, Tangerang Selatan, tiba-tiba dihadang oleh Yustinus dan teman-temannya yang berjumlah 10 orang.

Penghadangan terjadi ketika Ahmad akan keluar dari Markas Komando Kodiklat dengan mengendarai sepeda motor Yamaha R15, dirinya langsung dihadang oleh Yustinus dan rombongan. Sempat terjadi cekcok di antara mereka. Selanjutnya, Yustinus dengan rekan-rekannya langsung memukul Ahmad dengan tangan kosong ke arah muka sebanyak kurang lebih 4 kali.

Baca Juga
Fitriansyah Kete Catat Waktu Tercepat di Sirkuit Bung Tomo

Ahmad tidak hanya mengalami pengeroyokan. Namun motor Yamaha R15 yang dia tunggangi juga dirusak oleh Yustinus. Untuk Ahmad sendiri, dirinya mengalami luka memar di area kelopak mata dan rahang. Bahkan Ahmad juga sampai muntah darah. Atas insiden tersebut, Ahmad langsung melaporkan kejadian ke pihak kepolisian di Polsek Serpong.

Dari kabar yang diterima SPORTKU.com, pengeroyokan dipicu karena Yustinus tidak terima didiskualifikasi. Pasalnya, Yustinus yang merupakan pebalap profesional justru dengan sengaja mengikuti Kelas Sport 150 Komunitas Non Pebalap. Dan hasil akhirnya, Yustinus didiskualifikasi. Yustinus pun tidak terima dengan diskualifikasi tersebut.

Sementara itu, dari hasil kualifikasi, Yustinus yang turun dengan RC21 Maharani Racing Team menduduki posisi teratas dengan raihan waktu 1menit 01.760detik di trek sepanjang 1,1 kilometer tersebut. Di babak final, Yustinus, pebalap asal Jakarta itu masih unggul dan menempati posisi teratas dengan raihan waktu 6menit 9.533detik. Sayang, Yustinus didiskualifikasi dan podium teratas menjadi milik Bramanto yang sebelumnya finish runner up.

Surat laporan Ahmad Fakhri Rusydi atas penganiayaan oleh Yustinus Maharestu Widithia

tak-terima-didiskualifikasi-pebalap-65708868310f46c.jpg

Baca Juga
Regulasi Helm MotoGP 2019 Diperketat
Highlights Seri 4 Lenka MiniGP Cup Race 2018 (Video)

Text : Suhartono | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 11 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company