image

Legenda F1 Emerson Fittipaldi Hari Ini Berulang Tahun ke-72

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Formula 1, Formula E | Editor: Andi Wahyudi | 12 December 2018

SPORTKU.COM

Dua musim sebelum mengakhiri perjalanan hidupnya di F1, Emerson Fittipaldi mengamini bahwa dirinya menyesal dan tidak bahagia.

Mantan pebalap Grand Prix yang melakoni debut di Inggris pada tahun 1970, Emerson Fittipaldi, hari ini, (12/12) memasuki usia ke-72 tahun. Dia adalah anak bungsu dari pasangan Wilson Fittipaldi dan Jozefa Wojciechowska. Ayahnya seorang wartawan olahraga dan penyiar radio terkemuka di Italia dan Brasil, sementara sang Ibu merupakan imigran keturunan Polandia dan Rusia.

Ralph Waldo Emerson merupakan penulis dan filsuf asal Amerika yang namanya dijadikan inspirasi oleh orangtua Emmo, sapaan karibnya. Ia pun lahir dari keluarga yang memang sudah mencintai dunia motorsport sejak lampau, karena Wilson adalah penggagas kejuaraan ketahanan mobil sport di Brasil bertitel Mil Milhas yang dihelat pada 1956.

Fittipaldi menapaki karir di dunia balap mulai dari karting pada usia 14 tahun. Ia kemudian berpindah-pindah jenis olahraga, mulai dari Formula Vees, Formula Ford, Formula 3, Formula 2, hingga Formula 1. Tapi sebelum menjadi pebalap resmi, Fittipaldi terlebih dahulu bekerja sebagai pebalap ketiga dari tim Lotus.

Fittipaldi lantas dipercaya menjadi pebalap nomor satu F1 menggantikan Jochen Rindt yang tewas usai balapan di GP Italia 1970. Dan selama berkarir di sana, ia sudah mengantongi kemenangan sebanyak 14 kali, podium 35 kali, dan pole position enam kali. Ia juga sukses menyabet dua kali gelar juara dunia pada tahun 1972 dan 1974, di mana kala itu usianya baru menginjak 25 tahun, dan Fittipaldi menjadi pebalap termuda yang meraih gelar bergengsi dalam sejarah F1 saat itu.

Fittipaldi selalu mendapat sambutan hangat dari para penggemarnya ketika ia sedang berkompetisi tidak hanya di tanah kelahirannya, Interlagos, melainkan juga di Monza, Meksiko, maupun Abu Dhabi. Mantan pebalap Lotus dan McLaren itu memang diakui banyak orang sebagai salah satu pebalap yang hebat.

Baca Juga :
Haas Rekrut Pietro Fittipaldi Jadi Pebalap Penguji

Fittipaldi saat menjajal mobil balap Formula E

Pada tahun 1980, Fittipaldi memutuskan untuk pensiun dari balapan Grand Prix dan melanjutkan karir balapnya ke kejuaraan Championship Auto Racing Teams (CART), serta sukses membukukan kemenangan di musim 1989, dan Indy 500 di tahun yang sama dan 1993.

Fittipaldi juga kerap  mengalami kecelakaan serius, bahkan hingga tak sadarkan diri. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk benar-benar pensiun balapan dan berkata bahwa "Tuhan sudah memberi saya petunjuk".

Kendati usia Fittipaldi sudah terbilang tua, namun ia tidak sepenuhnya meninggalkan dunia balap, terlebih Formula 1. Karena saat ini ia masih terlibat di dalamnya walaupun bukan sebagai pengemudi, melainkan menjabat komisioner lomba di badan otomotif tertinggi dunia, FIA, dan pernah meraih gelar duta GP Meksiko.

Selain itu, meski ia sudah tak lagi memacu adrenalin di lintasan balap, tapi darah sang juaranya tetap mengalir ke cucunya Emerson Pietro Fittipaldi, yang belum lama ini diresmikan sebagai pebalap tes untuk tim Haas, dan adik Pietro, Enzo Fittipaldi da Cruz yang merupakan juara Formula 4 Italia.

Fittipaldi mengakui bahwa selama ia berkarir di Formula 1, ia hanya ingin memenangkan dua kejuaraan Grand Prix, yakni balapan di kandangnya Brasil, dan di Monako. "Di Brasil saya menang pada tahun 1973 dan 1974. Tapi di Monte Carlo, kemenangan itu selalu lolos dari tangan saya. Bahkan hari ini, saya berkabung atas kemenangan yang hilang ini," katanya seperti yang ditulis Speedweek.

Bagi Fittipaldi, balapan di Monako memiliki tingkat mengemudi yang berbeda dari balapan lainnya. Karena, mengemudi di Monako harus memiliki gaya membalap yang tepat, tapi juga agresif. Meskipun keduanya sangat jarang bisa berjalan beriringan.

"Anda membutuhkan rem yang baik dan traksi yang sehat. Juga sentuhan yang bagus serta responsif. Tapi, saya menyesali keadaan yang sekarang, karena sampai tiba di mana saya mundur dari F1, tak satupun balapan di sana mampu saya taklukkan," imbuhnya.

Sekarang ini, untuk meraih kemenangan di Monako mungkin adalah hal yang mustahil bagi seorang Fittipaldi, terlebih karena usianya sudah tidak lagi mumpuni untuk ia terjun sebagai pebalap mobil. Akan tetapi, mimpinya tersebut suatu hari nanti bisa dicapai oleh cucu-cucunya yang notabene adalah seorang pebalap muda dan belia yang berbakat.

Happy birthday, Legend!

Data Diri

Nama Lengkap : Emerson Fittipaldi
Tempat dan Tanggal Lahir : Sao Paulo, Brasil, 12 Desember 1946 (72 tahun)
Debut : GP Inggris 1970
Pamungkas : GP Amerika 1980
Juara Dunia : 2 kali (1972, 1974)
Menang : 14 kali
Podium : 35 kali
Pole Position : 6 kali
Total Poin : 281 angka
Total Balapan : 144 kali
Tim Balap F1 : Lotus, McLaren, Copersucar, Fittipaldi Automotive

Emerson Fittipaldi di balapan Grand Prix Monako 1971

Baca Juga :
Kesan Fittipaldi Menjajal Mobil Balap Formula E

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Formula 1, Formula E | Editor: Andi Wahyudi | 12 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Terima Kasih Marek Hamsik

Terima Kasih Marek Hamsik

TOPIC OF THE WEEK
Carut Marut Persija Jakarta

Carut Marut Persija Jakarta

TOPIC OF THE WEEK
Mencari Bala Bantuan Untuk Spurs

Mencari Bala Bantuan Untuk Spurs

TOPIC OF THE WEEK
La Masia Tak Seindah Dulu

La Masia Tak Seindah Dulu

TOPIC OF THE WEEK

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company