image Teknologi SSG pertama kali dikembangkan oleh Honda di tahun 2008 silam

Mengenal Teknologi SSG pada MotoGP

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | 13 December 2018

uploads/news/2018/12/mengenal-teknologi-ssg-pada-2570491ff60b70f.jpg

Mengenal Teknologi SSG pada MotoGP

mengenal-teknologi-ssg-pada-14299c6862398c9
SPORTKU.COM

Banyak teknologi mutakhir yang digunakan pada ajang balap MotoGP.

Setiap sepeda motor MotoGP sudah dipastikan menggunakan teknologi paling mutakhir dari setiap pabrikan yang terliabat. Sepeda motor MotoGP juga memiliki 30 hingga 40 sensor yang mengumpulkan data, seperti kinerja suspensi, temperatur rem dan knalpot dan sudut kemudi (steering angle).

Akan tetapi, masih banyak hal dari dunia MotoGP yang bisa membuat kita penasaran dan berdecak kagum. Salah satunya tentang bagaimana pebalap MotoGP mengoperasikan motornya. Terutama saat mereka melakukan oper gigi. Aktivitas oper gigi merupakan salah satu yang harus dilakukan oleh para pebalap.

Pola pergeseran untuk oper gigi pada motor MotoGP adalah kebalikan dari pola pergeseran sepeda motor pada umumnya. Biasanya pada sepeda motor yang dipakai untuk harian -motor sport- gigi pertama turun dan sisanya naik. Tapi hal tersebut berbeda dengan motor MotoGP yang memiliki gigi pertama dan seterusnya turun.

Sekadar info, para pebalap MotoGP bisa melakukan lebih dari 500 kali oper gigi di tiap aksinya. Oper gigi pada motor MotoGP yang memiliki gigi pertama dan seterusnya turun juga bertujuan agar pebalap tidak mudah lelah dan lebih efisien.

Baca Juga
5 Musuh Bebuyutan Valentino Rossi

Dihimpun dari berbagai sumber, perseneling pada motor MotoGP juga tidak memiliki gigi netral. Ada tombol khusus di stang berwarna biru. Itu adalah tombol launch mode yang akan digunakan ketika pebalap melakukan start. Ketika start posisi gear netral, pebalap MotoGP tidak perlu memindahkan gigi dengan tuas, cukup menekan tombol berwarna biru tersebut untuk mulai melaju.

Selain itu, saat mengoper gigi para pebalap MotoGP juga tidak usah repot-repot memakai kopling. Para pebalap akan langsung injak tuas perseneling saja. Dalam dunia MotoGP, hal ini lebih dikenal sebagai GP shifter, race shifter, atau reverse shifter.

Pada motor MotoGP juga memiliki sistem transmisi yang lebih halus, yang memungkinkan perpindahan gigi berjalan mulus. Sehingga membuat pebalap tidak mudah lelah, terutama pada kaki yang digunakan untuk oper gigi selama balapan.

Sedangkan untuk memungkinkan perpindahan gigi pada motor MotoGP menjadi halus, terdapat satu teknologi bernama Seamless Shift Gearbox (SSG). Dengan teknologi SSG, motor balap MotoGP tidak tidak akan loyo pada saat pebalap melakukan perpindahan transmisi atau oper gigi. Teknologi SSG juga akan mempercepat perpindahan gigi. Di mana teknologi SSG pertama kali dikembangkan oleh Honda di tahun 2008 silam.

Teknologi SSG pertama kali dikembangkan oleh Honda di tahun 2008 silam

mengenal-teknologi-ssg-pada-14299c6862398c9.jpg

Baca Juga
Hindari Kecelakaan Tragis, Regulasi Helm MotoGP 2019 Diperketat
Ketika Jarvis Harus Memuji Marquez Ketimbang Rossi

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | 13 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Tips Olahraga Lari Untuk Pemula

Tips Olahraga Lari Untuk Pemula

DID U KNOW
Tips Mengenali Kerusakan Kopling Mobil

Tips Mengenali Kerusakan Kopling Mobil

DID U KNOW
Trik Mudah Menambah Kecepatan

Trik Mudah Menambah Kecepatan

DID U KNOW
Trik Mudah Menambah Kecepatan

Trik Mudah Menambah Kecepatan

DID U KNOW

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company