image

Ducati Bawa Teknologi MotoGP ke WSBK. Siap Jegal Kawasaki

Text : Suhartono | Photo / Video : Ducati | Editor: Andi Wahyudi | 20 December 2018

SPORTKU.COM

Ducati bersiap untuk menghentikan dominasi Kawasaki di World Superbike (WSBK) 2019.

Kejuaraan Dunia WSBk 2019 akan menjadi tantangan berat bagi Ducati. Sejak digelar pertama kali pada tahun 1988 silam, Ducati memang menjadi pabrikan dengan jumlah kemenangan terbanyak. Hingga kini, pabrikan asal Italia itu sudah mengoleksi 17 kemenangan.

Namun kemenangan Ducati terakhir kali diperoleh tahun 2011 silam. Saat itu, pebalap asal Spanyol Carlos Checa mampu membawa Ducati 1098R menjadi Juara Dunia WSBK 2011. Akan tetapi, sampai saat ini, tim 'setan merah' tersebut belum kembali mampu menduduki posisi puncak.

Untuk bisa menghadapi tingkat persaingan yang semakin sengit, Ducati yang kini mengandalkan Panigale R bakal punya motor baru Paniagle V4 R. WSBK 2019 akan menjadi upaya Ducati untuk mulai menghentikan dominasi Kawasaki yang sudah menjadi Juara Dunia WSBK 4 kali beruntun.

CEO Ducati, Claudio Domenicali mengklaim jika Paniagle V4 R menawarkan mesin paling kuat dalam sejarah Ducati dengan asupan tenaga mencapai 221 hp. Selain itu, Paniagle V4 R juga dibekali teknologi yang semuanya serba baru untuk bertarung di jalurnya. Dengan rangka yang diperkuat, menjadikannya 38mm lebih lebar di setiap sisi. Panigalie V4 R juga akan menawarkan sayap karbon hasil penelitian selama bertahun-tahun di MotoGP.

Baca Juga
Trial Games Asphalt 2018 Berakhir Menegangkan

"Ducati telah mencapai tingkat kematangan yang mencolok. Ini adalah pembawa bendera global dari beberapa aspek terbaik dari keunggulan Made in Italy. Berdasarkan nilai-nilai Gaya, Kecanggihan dan Kinerja, perusahaan kami sekarang menawarkan jangkauan yang luas. Panigale V4 R, pada kenyataannya adalah sepeda motor paling kuat yang pernah dibangun oleh Ducati," ungkap Domenicali.

Sementara itu, Ducati di WSBK 2019 mendatang masih tetap mempertahankan kontraknya dengan Chaz Davies. Hanya saja, Ducati tak memperpanjang kontrak Marco Melandri. Melandri justru akan digantikan oleh Alvaro Bautista yang musim 2018 ini membalap di MotoGP.

“Saya senang dan sangat bersemangat untuk memulai musim baru dengan motor baru. Ini akan menjadi petualangan baru dengan V4. Tak perlu dikatakan bahwa setelah melihat motor MotoGP di sirkuit, kami memiliki potensi besar dan saya akan mengambil keuntungan besar dari motor ini. Dengan V4, saya akan siap untuk mencapai target utama saya," yakin Davies.

Di WSBK 2018 sendiri, Ducati hanya bisa bertengger di peringkat runner up klasemen akhir. Davies yang menjadi andalan utama Ducati hanya kemas 356 poin. Tertinggal jauh dari Jonathan Rea, pebalap Kawasaki yang kantongi 545 poin. Sedangkan Melandri menduduki posisi 5 dengan 297 poin.

Ducati all new V4 R Panigale untuk balap WSBK 2019

ducati-bawa-teknologi-motogp-703310445283567.jpg

Baca Juga
Mario Aji Turun Penuh di CEV Moto3
5 Atlet Menjadi Mualaf di Indonesia

Text : Suhartono | Photo / Video : Ducati | Editor: Andi Wahyudi | 20 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company