image BMW E36 milik Gerry Nasution di STC 3.600 Gerry Nasution turun di ETCC 3000 kelas Master

Gerry Nasution: Unexpected Seasons!

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi, Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 21 December 2018

uploads/news/2018/12/gerry-nasution-unexpected-seasons--66465574ae02ac8.JPG

Gerry Nasution: Unexpected Seasons!

issom-seri-2-2018-225359c1e2fe7ea
issom-2018-seri-1--3007571c586b1e0
SPORTKU.COM

Menjalani satu musim penuh dengan tujuh rangkaian seri, BMW Team Astra sukses memecahkan rekornya sendiri dengan banyak torehan.

Selain pencapaian tersebut, di musim ini pula pebalap BMW Team Astra, Gerry Nasution, sukses menjalani lima balapan sekaligus di setiap akhir pekan. Jumlah balapan tersebut memang meningkat satu slot dari tahun sebelumnya yang bermain sebanyak empat balapan. Meski demikian, letihnya perjuangan terbayar tuntas lewat hasil yang ia capai di akhir musim beberapa waktu lalu.

Ketika wawancara bersama SPORTKU, Gerry Nasution, mengungkapkan bahwa tahun ini penuh dengan pengalaman baru yang begitu berharga. Menurutnya, di tahun ini pula timnya mulai belajar untuk bisa mengatur ritme yang pas dalam menjalani hari yang penuh dengan balapan.

"Pengalaman baru ya, menarik. Banyak sekali hal yang menakjubkan. Kita dari awal musim kita belum tahu, kita biasa apa tidak? Perkaranya kan itu, balapan satu hari lima kali. Karena kalau kita melihat, biasa balap pakai dua mobil dan balapannya juga maksimal empat slot balapan," ujar Gerry.

"Tapi kalau tahun ini sebenarnya BTA balapannya agak-agak sedikit gila-gilaan banget. Mikirinnya jadi tim ini jadi konsentrasinya terpecah sana sini. Dan ini jadi pelajaran buat kita, karena selama ini belum pernah memanage sampai segitu banyak balapan. Jadi kita ada pengalaman buat mecah tim, dan mengatur skala prioritas yang harus dikerjakan yang mana dulu. Dan itu baru ketemu ritmenya di seri kelima dan keenam kemarin," sambung pebalap senior ini.

Baca Juga :
Kisah yang Paling Menegangkan Bagi Gerry Nasution di Tahun Ini

Setelah menjalani secara penuh musim ini, Gerry, punya penilaian khusus untuk menggambarkan perjuangannya tahun ini. Sejatinya, apa yang menjadi harapan di awal musim, memang berubah dari apa yang diharapkan. Namun tetap endingnya, ia bersama BMW Team Astra bisa membawa pulang kisah menarik yang bisa mereka simpan di lemari kerja mereka.

"Musim ini adalah exciting, karena ekspektasi kita dari awal musim sampai akhir musim berubah total. Planningnya dari awal musim sampai akhir musim, berubah karena banyak sekali yang harus kita adjust di tengah-tengah perjalanan selama balap. Hasilnya sangat menggembirakan, kita bisa bilang bahwa tahun ini kalau ditotal ada sekitar 45 dari 4 mobil. Belum ditambah dengan Om Boni, kalau digabungkan semuanya ada total 53 piala. Jadi BTA tahun ini ada 53 piala," beber Gerry dengan penuh semangat.

Prestasi lain yang membuat tahun ini semakin spesial adalah dengan berhasilnya meraih titel Juara Umum di Kejuaraan ETCC 3000 Master. Ini merupakan penantian panjang tim tersebut setelah menunggu sekitar empat tahun lamanya. Seperti biasa, jalannya balapan memang tidak bisa ditebak seperti apa, dan Gerry pun mengakui hal tersebut. Baru di tahun ini konsistensi Gerry Nasution pun membuahkan hasil yang begitu cemerlang.

Baca Juga :
Pemecahan Masalah ala Gerry Nasution

"Kita tidak pernah Juara Umum di ETCC 3000 Master. Kalau kata tim, ini adalah penantian 4 tahun. Karena biasanya selalu ada saja dramanya, seperti tidak finish dan segala macam. Ini penantian panjang juga di ETCC 3000 Master, akhirnya di tahun ini kita bisa bawa pulang Juara Umum di 3000 Master. Dan Alhamdulillah di ETCC 2000 Master tetap runner up, ditambah ETCC 3000 Master berhasil Juara Umum," lanjut Gerry.

Satu hal yang begitu membuat musim ini berkesan adalah perolehan podium yang bisa dibawa pulang. Jika bicara hasil perorangan, Gerry Nasution, menjadi penyumbang paling banyak piala untuk BMW Team Astra. Ia sukses mendobrak rekor pribadinya. Bahkan, perolehan ini menjadi saksi sejarah baru dalam perjalanan karir balap BMW Team Astra.

"Terbayar banget! Kalau kita bicara, dari mobil yang saya pakai saja ada 38 piala, ditambah Ikhsan tujuh piala dan Boni sumbang delapan, jadi total ada 53 piala. Tahun ini, kalau kita bicara sejarah BTA, enggak di tambahain Ikhsan dan om Boni saja, udah yang paling banyak di tahun ini, satu tahun 38 piala," pungkas pebalap yang juga jago diving ini.

Baca Juga :
Pebalap Indonesia yang Berkarir di Asia

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi, Pariyono | Editor: Andi Wahyudi | 21 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company