image

Simon Yates: Pendakian yang Lebih Lama di Vuelta a Espana 2019 Cocok untuk Saya

Text : Adi Supriyatna | Media Source: Cyclingnews | 23 December 2018

SPORTKU.COM

Penyelenggara Vuelta a Espana 2019 secara resmi telah meluncurkan rute tour tersebut.

Vuelta 2019 akan mempertahankan pendakian brutal dan pendek yang brutal. Tetapi akan ada sejumlah ujian panjang yang menanjak, termasuk pendakian di Asturia, di Alto del Acebo dan La Cubilla.

Terkait dengan adanya jalur pendakian yang panjang di Vuelta tahun depan, juara bertahan Simon Yates mengaku suka denga hal itu. Yates menilai rute pendakian tersebut cocok untuknya.

Selain itu, Yates juga yakin bahwa dua kali time trial - tim dan individu - tidak akan membuktikan rintangan utama seperti dulu.

"Ada beberapa lokasi finish di puncak gunung yang spektakuler. Beberapa diantaranya saya sudah tahu dan itu terlihat sangat sulit. Saya pikir secara umum jalannya bagus, dengan team time trial pada bagian awal, kami memiliki pekerjaan yang sangat baik, dan etape ke Andorra, saya tahu jalan dengan sangat baik, yang kami lihat tahun ini,” ungkap Yates.

"Dengan individual time trial, saya perlahan-lahan meningkat dari tahun ke tahun dan saya pikir saya berada di level, dimana saya tidak takut dengan time trial. Untuk etape lainnya, ada banyak gunung dan ada banyak pendakian, yang bagus,” tambahnya.

"Beberapa tahun terakhir memiliki banyak iklim untuk 2019 yang saya pikir sebenarnya lebih cocok untuk saya. Tapi itu selalu terjadi,” ungkap Yates lagi.

Baca juga:
PIVOT HADIRKAN SEPEDA ENDURO RODA BESAR

Vuelta to Espana 2019 juga akan kembali ke Andorra, bidang yang sangat dikenal Yates. Yates, seperti beberapa rekan setimnya di Mitchelton-Scott, memang berbasis di Andorra. Menurut Yates, itu akan menjadi tantangan yang sangat berbeda di tengah begitu banyaknya tanjakan.

"Saya sudah sering menyusuri bagian off-road di Andorra. Itu sebenarnya jalan pintas untuk menuju etape di Andorra sangat sulit, "kata Yates.

"Tidak hanya etape Andorra yang terlihat keras, ada banyak etape dengan banyak pendakian yang terlihat sangat sulit. Ini adalah rute Vuelta yang sangat khas, ada cukup banyak etape yang saling berhadapan, sangat sulit. Saya harus melakukannya lagi untuk bisa lebih mengenal medan lebih detail, " lanjut pebalap asal Inggris itu.

Yates, yang tergabung dalam Mitchelton-Scott meraih gelar Grand Tour pertamanya di Vuelta 2018, setelah mengalahkan Enric Mas dan Miguel Angel Lopez.

Vuelta 2019 akan berlangsung pada 24 Agustus hingga 15 September 2019 mendatang. Tour ini akan menempuh rute yang terbagi menjadi 21 etape.

Baca juga:
SOLSKJAER SIAP GUNAKAN 'HAIRDRYER TREATMENT' ALA FERGUSON

Simon Yates finish di posisi kedua pada etape 19 Vuelta 2018 (Foto: La Vuelta)

simon-yates-perlebar-jarak-9426129c1a98db0.jpg

 

 

Text : Adi Supriyatna | Media Source : Cyclingnews | 23 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company