image

Lewis Hamilton Diprediksikan Tidak Akan Pensiun dari Formula 1

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Red Bull | 24 December 2018

SPORTKU.COM

Pebalap tersukses Formula 1 2018, Lewis Hamilton menurut Tony Jardine, pakar motorsport, mengatakan Hamilton tidak akan pensiun setelah 2020.

Ada alasan kuat yang dipaparkan oleh Jardine terkait masa depan Juara Dunia F1 2018 tersebut. Meskipun Hamilton mengatakan ada sedikit dilema melihat masa depan Formula 1, namun bagi Jardine pernyataan tersebut masih terdengar bias. Terlebih melihat prestasi Hamilton yang sukses menjungkir balikkan Sebastian Vettel, pebalap andalan Ferrari di musim ini.

Bicara mengenai kontrak yang masih berlaku hingga 2020, Hamilton mengakui di sela-sela FIA Award beberapa waktu lalu, ia mengatakan bingung untuk memilih antara Formula 1, fashion atau keinginannya untuk terjun di dunia musik. Meski demikian, Jardine, yang kini bekerja dengan Goodyear, Brabham, McLaren dan Lotus di Formula 1, melihat loyalitas Hamilton terhadap F1 membuatnya tidak akan memutuskan untuk pensiun di masa kontraknya tersebut.

"Saya pribadi berpikir bahwa dia adalah salah satu dari orang-orang yang sukses ketika dia semakin tua, dia justru semakin baik. Saya hanya berpikir pada usia 35 tahun, itu masih sangat baik-baik saja. Ada harus melihat Damon Hill dan Nigel Mansell, mereka berusia 38, dan Mansell berusia 40 tahun. Itu sedikit melewatinya sekarang, dan bahkan, Michael Schumacher kembali ke Formula 1 pada usia 38 tahun," paparnya.

Baca Juga :
Disindir oleh Sebastian Vettel, Robert Kubica Tetap Santai

 

Selain prediksinya tersebut, Jardine juga melihat bahwa salah satu kutipannya yang sering dilontarkan oleh Hamilton. Ia ingat betul bahwa kata-kata yang dilontarkan Hamilton, cukup menggambarkan dirinya yang haus akan kemenangan dalam balapan. "Saya masih berpikir dia akan benar-benar berada di masa jayanya dan kutipannya untuk saya adalah, 'Saya dilahirkan untuk berlomba dan menang'. Itu yang dia lakukan," jelas Jardine.

Dengan begitu, Jardine percaya bahwa seberapa besarnya kecintaan Hamilton terhadap fashion dan musik, di masa depan, balapan akan menjadi bagian besar dalam hidupnya. "Tidak peduli seberapa besar dia mencintai fashion dan musiknya dan semua hal lainnya, saya pikir itu akan menjadi bagian besar dari hidupnya. Jadi, dalam dua tahun ini jika semuanya berjalan dengan baik, aku bisa melihatnya menandatangani dua tahun lalu setelah itu," ungkap Jardine seraya memprediksikan karir Hamilton.

Di lain sisi, Jardine pun melihat apa yang dilakukan Fernando Alonso untuk pensiun dan melanjutkan ke Indycar atau Le Mans, tidak akan terjadi pada Hamilton ketika dirinya memilih untuk pensiun. Masih menurutnya, Formula 1 merupakan puncak tertinggi ajang balap mobil, sehingga langkah yang diambil oleh Alonso tidak akan diikuti oleh pebalap kelahiran Inggris tersebut.

"Sangat mudah untuk mengatakan, tetapi mencoba untuk melihat ke dalam bola kristal tua yang besar dan menyelesaikannya, saya tidak bisa melihat dia pergi dan berhenti. Dan saya tentu tidak bsia melihatnya pergi, sebanyak dia mencintai Amerka, saya pasti tidak bisa melihatnya pergi dan melakukan IndyCar atau NASCAR atau hal-hal seperti itu karena mereka tidak berada pada level yang sama dengan Formula 1. Formula 1 adalah puncak motorsport di seluruh dunia," pungkas Jardine.

Baca Juga :
Mercedes Ada Kemungkinan Ganti Bottas Dengan Ocon di Pertengahan Musim

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Red Bull | 24 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

5 Fakta Baru di TTI

5 Fakta Baru di TTI

CIRCUIT
Safety Car McLaren British GT

Safety Car McLaren British GT

SPORTCAR
Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

CIRCUIT
Mobil Balap Baru Toyota

Mobil Balap Baru Toyota

SPORTCAR

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company