image

Strategi Tim World Tour Hadapi Musim 2019

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Berbagai Sumber | Editor: Andi Wahyudi | 26 December 2018

Bora Hansgrohe
Untuk bersaing di musim 2019, tim asal Jerman ini masih akan mengandalkan pebalap top dunia, Peter Sagan. Peter akan difokuskan kembali untuk mengikuti race Klsik musim semi di Eropa dan race pembuka di Australia.

Selain itu, mantan juara dunia road itu juga akan tampil di race Amstel dan Liège, race di Argentina dan tentunya Tour de France.

Di Giro d’Italia, Bora akan mengandalkan Pascal Ackermann dan Emanuel Emanuel Buchmann akan memimpin reka-rekannya di Tour de France 2019. Rider Bora lainnya, Maximilian Schachmann akan diturunkan di Ardennes Classics.

Bahrain Merida
Tim asal Timur Tengah yang didukung raksasa sepeda asal Taiwan ini, sekali lagi akan mengandalkan rider Italia, Vincenzo Nibali. Nibali sendiri telah mengungkapkan bahwa di musim 2019, dia ingin meraih gelar juara ganda di ajang Grand Tour.

Sementara Dylan Teuns, pebalap baru di tim, juga termotivasi untuk memenangkan salah satu ajang balapan Klasik. Juara Dunia Time Trial (TT) 2018, Rohan Dennis bertekad untuk melanjutkan ritme kemenangannya di nomor TT, sekaligus membantu Vincenzo di ajang Grand Tour.

Astana
Untuk menghadapi musim 2019 yang berat, tim asal Kazakhstan ini telah melakukan sejumlah perbaikan. Salah satunya dengan mendatang pebalap baru.

9 pebalap yang dihadirkan Astana adalah Yuriy Natarov (Kazakhstan), Ion Izagirre (Spanyol), Gorka Izagirre (Spanyol), Davide Ballerini (Italia), Manuele Boaro (Italia), Merhawi Kudus (Eritrea), Jonas Wilsly (Denmark), Rodrigo Contreras (Kolombia) dan Hernando Bohorquez (Kolombia).

Target Astana di musim 2019 sendiri memang tidak terlalu ambisius di mana mereka ingin setidaknya sama suksesnya dengan tahun lalu dan mencoba untuk melampaui hasil tersebut. Mereka juga bertekad untuk mampu bersaing di ajang Grand tour dan perlombaan etape lainnya.

Di sepanjang tahun 2018, Astana berhasil memenangkan 33 balapan dan meraih 62 podium.

Team Sunweb
Tim asal Jerman lainnya, Team Sunweb telah membentuk 3 tim, yaitu tim putra, putri dan pengembangan. Tim putra memiliki 25 pebalap, tim putri 11 pebalap dan tim pengembangan 14 rider.

Sunweb masih akan mengandalkan Tom Dumoulin untuk bersaing di ajang Grand Tour seperti kesuksesan yang telah diraih pada musim-musim sebelumnya.

Team Dimension Data
Sempat muncul rumor bahwa tim ini akan ditinggalkan oleh pebalap unggulannya, Mark Cavendish, namun rumor itu kini telah menghilang. Pebalap asal Inggris Mark Cavendish telah dipastikan akan tetap bertahan di tim Afrika ini untuk musim 2019.

Target Cavendish di musim depan adalah untuk melanjutkan ambisinya, yaitu menambah rekor kemenangannya di Tour de France, yang telah mencapai 30 kali.

CCC Team
Tim yang sebelumnya bernama BMC Racing ini memiliki 5 target besar besar pada musim 2019.

Dalam debutan pertamanya ini, tim asal Polandia ini akan berusaha mampu bersaing di ajang Klasik Musim Semi (Spring Classics), dengan adanya pebalap Belgia Greg Van Avermaet. Berikutnya adalah race WorldTour selama satu minggu, yang dimulai dari Tour Down Under pada bulan Januari mendatang serta mempertahankan posisinya dalam Time Trial (TT).

CCC team juga berambisi untuk tampil kuat di tiga Grand Tours dan terakhir, memburu setidaknya 20 kemenangan pada 2019.

Deceuninck – Quick-Step
Seperti CCC, tim yang sebelumnya bernama Quick-Step Floors ini juga akan menyandang nama baru di musim 2019.

Pada musim 2018, tim ini mampu berhasil memenangkan 73 balapan. Hanya saja pada musim 2019, mereka kehilangan sejumlah pebalap utama, termasuk sprinter Fernando Gaviria.

Katusha-Alpecin
Berada di papan bawah pada musim 2018, tim Katusha tidak memiliki target yang ambisius, dimana mereka hanya berusaha untuk menaikkan peringkat mereka di klasemen tim pada musim 2019.

Marcel Kittel masih menjadi andalan Katusha, dan Ilnur Zakarin juga masih akan berjuang untuk mencapai ambisinya, setelah hanya mampu finish di posisi 9 di Tour de France dan ke-20 di Vuelta a Espana 2018.

UAE Team Emirates
Pada musim 2019, UAE Team Emirates telah menjalankan serangkaian perubahan di tubuh tim, diantaranya merekrut sprinter kuat Fernando Gaviria, yang sebelumnya tergabung di Quick-Step dan melepas Ben Swift – kemudian bergabung ke Team Sky.

Tim dari Timur Tengah ini sekarang memiliki 3 pebalap andalan, yaitu Dan Martin, sprinter Alexander Kristoff dan Fabio Aru.

Baca juga:
5 TRANSFER GAGAL MAN. UNITED DI ERA MOURINHO


Para pebalap yang berlomba di Tour de France (Foto: Teamsky)
skuad-team-sky-di-245177fffb66312.jpg

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Berbagai Sumber | Editor: Andi Wahyudi | 26 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company