image Momen haru saat pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas Sprinter Indonesia mengibarkan Merah Putih

Kebangkitan dan Warna-Warni Olahraga Indonesia di Tahun 2018

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Dok. Sportku | 26 December 2018

uploads/news/2018/12/kebangkitan-dan-ironi-olahraga-84961f2a13b927a.JPG

Kebangkitan dan Ironi Olahraga Indonesia

indonesia-ag-83123b069e57314
indonesia-ag-479340f94a6d939
SPORTKU.COM

Tahun 2018 bisa dikatakan sebagai momen indah olahraga Indonesia karena banyak hal yang berakhir manis untuk tanah air. 

Momen indah tersebut tercipta lewat banyak hal karena Indonesia di tahun 2018 berkesempatan menjadi tuan rumah event internasional. Ajang Asian Games 2018, Asian Para Games, tuan rumah Piala AFF U-16, Piala Asia U-19, dan tuan rumah Piala AFF sepak bola pantai. 

Dari sekian banyak turnamen, tentu Asian Games menjadi sorotan utama. Bagaimana tidak, Asian Games merupakan ajang multi event olahraga terbesar se-Asia. Dan boleh jadi kita mungkin hanya merasakannya sekali seumur hidup. 

Begitu pula dengan Asian Para Games, sebuah kompetisi terbesar untuk atlet difabel di Asia. Gaung dan semangat Asian Games pun tersebar luas di seluruh penjuru Indonesia, terutama sejak Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah. Seluruh fasilitas olahraga yang ada dibenahi dan dipercantik, salah satunya Komplek Olahraga Bung Karno, Senayan. 

Guyuran dana fantastis rela dikeluarkan pemerintah pusat untuk mensukseskan ajang empat tahunan ini. Dan hasilnya tidak mengecewakan, karena yang terjadi justru sebaliknya. Atlet Indonesia tampil sangat membanggakan setelah mengakhiri klasemen di urutan empat dengan raihan 31 medali emas, 24 perak, dan 70 perunggu.  

Yang lebih luar biasa tentu saja dari cabang olahraga pencak silat, karena Indonesia keluar sebagai juara umum setelah menyabet 14 medali emas dari 16 yang diperebutkan. 

Sebuah catatan terbaik sejak Asian Games 1962 ketika Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah. Kala itu, Indonesia finis di posisi runner up, hanya kalah dari Jepang yang keluar sebagai juara umum dengan raihan 161 medali. 

Baca Juga:
Transfer Gagal Mourinho di MU

Hal serupa berlanjut di Asian Para Games, di mana Indonesia finis di posisi lima yang membuat hal ini jadi pencapaian terbaik untuk Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Para Games. Sebagai tuan rumah, Indonesia mampu menghasilkan total 135 medali, rinciannya adalah 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu. 

Indonesia bangkit! Ya hal tersebut menggambarkan olahraga Indonesia pada tahun 2018 ini. Belum lagi, sebelum Asian Games digelar, pemuda Indonesia lewat timnas U-16 sukses menjadi raja Asia Tenggara usai mengalahkan Thailand di Piala AFF U-16 yang berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur. 

Ditambah prestasi gemilang sprinter muda, Lalu Muhammad Zohri yang menyabet emas pada nomor lari 100 meter putra Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 di Finlandia Juli 2018. Dan dari bulu tangkis ada ganda putra terbaik dunia, Markus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang mempertahankan gelar All England 2018 setelah mengalahkan pasangan Denmark. 

Namun, di balik kebangkitkan olahraga nasional, terdapat juga momen pilu yang terjadi sepanjang 2018. Tepat Minggu (23/9) salah satu suporter Persija Jakarta bernama Haringga Sirla meninggal dunia dengan cara mengenaskan. Ia meregang nyawa setelah dikeroyok oleh suporter Persib Bandung beberapa jam sebelum laga klasik Persib vs Persija digelar. 

Menyedihkan memang karena hal ini merupakan kejadian yang sudah kesekian kalinya menimpa sepak bola Indonesia yang sayangnya masih saja terjadi sampai saat ini. Akibat kejadian ini, liga sempat berhenti beberapa saat dan memberi hukuman terhadap Persib guna memberi efek jera.

Dan mendekati akhir tahun, sedikit demi sedikit permasalahan olahraga kian mengemuka. Diantaranya pengaturan skor yang terjadi di Liga 2, sampai kasus korupsi yang dilakukan staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan KONI terkait dana hibah yang dialokasikan per tahun. 

Momen parade defile kontingen Indonesia di Asian Games 2018

indonesia-ag-49984af52c1434e.JPG

Baca Juga:
Rindunya Milo Dengan Indonesia

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Dok. Sportku | 26 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company