image

Natal Kelabu Bagi Manchester City

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 27 December 2018

SPORTKU.COM

Suasana Natal 2018 sepertinya menjadi momen suram bagi juara bertahan Premier League, Manchester City, ada apa?

Natal seharusnya menjadi hari yang indah bagi seluruh tim di Premier League, salah satunya City yang jadi jawara musim lalu. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya, aura negatif menimpa mereka yang sudah selayaknya ingin dilupakan. 

Berstatus juara bertahan, langkah Man. City musim ini sebenarnya sangat baik pada awal musim sampai pekan ke-15. Skuat asuhan Pep Guardiola menjadi salah satu tim bersama Liverpool yang tidak tersentuh kekalahan saat itu. 

Namun, memasuki pekan ke-16 laju The Citizen mulai terhenti kala melawat ke markas Chelsea. Di laga tersebut mereka takluk dengan skor 0-2. Dijamu Chelsea di Stamford Bridge, gawang Ederson Moraes dibobol oleh N’Golo Kante dan David Luiz yang pada akhirnya mematahkan catatan tanpa kekalahan mereka di Premier League. 

Memang setelahnya mereka masih bisa bangkit saat menang atas Everton sepekan berselang. Akan tetapi, derita mereka kemudian berlanjut ketika menjamu Crystal Palace di Etihad. Sergio Aguero dkk. lagi-lagi menelan pil pahit karena harus menelan kekalahan untuk kedua kalinya musim ini.

Kala itu, Pep Guardiola sebagai pelatih masih merasa tenang karena meski telah menelan dua kekalahan, pria berkepala plontos tersebut masih mengatakan timnya jauh meningkat dibanding musim lalu. 

“Sekarang kami memiliki banyak alternatif untuk bertahan dan menyerang, kami lebih solid sekarang. Proses kami bermain, intensitas yang dimainkan, jika dilihat lebih detail, kami lebih baik daripada musim lalu,” ungkap Pep dikutip Sky Sports. 

Sayangnya, hasil minor nampaknya belum lepas dari City. Terbukti, dalam laga terbaru melawan Leicester City mereka kalah dengan skor tipis 1-2, Kamis (27/12) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu melalui Bernardo Silva, mereka akhirnya justru kalah setelah Marc Albrighton dan Ricardo Pereira membalikkan keadaan pada babak kedua. 

Baca Juga :
5 Transfer Gagal Man. United di Era Mourinho

Melihat tim asuhannya kembali menuai kekalahan, Pep tak lagi bisa mengelak. Dirinya dengan tegas mengakui bahwa ada tim lain yang lebih baik dari mereka.

“Pada kenyataannya ada dua atau tiga tim yang sekarang lebih baik dari kami. Tidak ada gunanya berbicara kekuatan lawan karena kami harus fokus ke laga berikutnya,” papar Pep. 

Ya, kedigdayaan City yang terjadi musim lalu seolah luntur saat musim ini baru memasuki paruh musim. Padahal, di musim lalu, bisa dilihat catatan luar biasa rival sekota Manchester United tersebut. Memasuki paruh musim, sebuah rekor tercipta kala mereka mencatatkan 18 kemenangan beruntun. 

Bahkan catatan kekalahan mereka lebih banyak dibanding musim lalu yang hanya berjumlah dua kekalahan sepanjang musim. Seperti diketahui, kala mereka menjadi juara, berbagai rekor tercipta diantaranya menjadi tim paling tajam di liga dengan raihan 106 gol. Kemudian tim dengan jumlah poin terbanyak karena menyentuh 100 angka.

Yang lebih parah, catatan kebobolan mereka di empat laga terakhir berjumlah delapan, lebih banyak dibanding catatan Liverpool yang sejauh ini baru kemasukan tujuh gol saja. Tentunya menjadi hal ironi, melihat City di awal musim tampak akan mengulang kesuksesan musim lalu namun justru kehilangan sentuhan saat pertarungan tengah memanas. 

Beberapa faktor sempat diutarakan Pep Guardiola seperti hilangnya sosok Fernandinho di lini tengah akibat cedera. “Ya Fernandinho, saya sedang mencari solusinya sekarang, kita semua tahu dia sedang cedera dan di sana ada Gundogan yang bermain bagus di tengah".

Dalam tiga tahun menangani City, peran Fernandinho di lini tengah memang tidak tergantikan. Distribusi bola dan kekuatan dalam menahan serangan lawan menjadi kekuatan utama Fernandinho, seolah pemain asal Brasil tersebut mampu menjadi penerjemah isi kepala Pep di dalam lapangan. Dan absennya Fernandinho terbukti membuat City kalah dua kali beruntun.

Belum lagi masalah cedera yang juga menghampiri Kevin De Bruyne dan Sergio Aguero sehingga keduanya harus absen di beberapa pertandingan. Namun, terlepas dari cederanya beberapa pilar kunci, seharusnya Pep dengan cepat memutar otak mencari solusi.

Karena di sisi lain, dua kuda pacu lainnya, Liverpool dan Tottenham Hotspur terus melaju kencang untuk memperebutkan titel di akhir musim. Bahkan, Liverpool menampilkan performa begitu garang serta konsisten karena menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan dan mengokohkan diri sebagai pemuncak klasemen dengan selisih tujuh angka dengan City. 

Sebaliknya, Spurs pun demikian, anak asuh Mauricio Pochettino saat ini sudah menggeser posisi City di posisi kedua klasemen sementara dengan keunggulan satu poin dari City.

Jika tidak segera berbenah, bukan tak mungkin, jarak tujuh poin dari Liverpool kian melebar dan peluang mempertahankan gelar menjadi angan-angan yang menguap begitu saja. Memang Natal 2017 dan 2018 menjadi momen berbeda untuk City. Jika tahun lalu mereka begitu perkasa tanpa ada yang bisa menghentikan, kini hal tersebut berbalik menjadi hari kelabu bagi skuat The Sky Blues.

Data & Fakta: 

  • City sudah mengalami tiga kekalahan musim ini, padahal sepanjang musim lalu mereka hanya kalah dua kali.
  • Gawang City sudah kemasukan 8 gol dari 4 pertandingan terakhir, lebih banyak dibanding jumlah kemasukan Liverpool (7) dari 19 pertandingan.
  • Untuk pertama kalinya City gagal menang di dua pertandingan tandang Premier League sejak Januari 2017.
  • Sebelum kekalahan dari Leicester, City hanya kalah sekali di laga tandang Premier League.

Ekspresi kecewa para pemain City setelah dibekuk The Foxes

city-kalah-486562a4956162a.jpgBaca Juga :
Kebangkitan dan Warna-Warni Olahraga Indonesia di Tahun 2018

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 27 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company