image

Strategi Madura FC Juarai Liga 1 Musim 2019

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 28 December 2018

SPORTKU.COM

Inilah serangkaian strategi yang dilakukan oleh Madura United untuk bisa menjadi jawara di Liga 1 musim 2019 mendatang.

Madura United (MU) menjadi tim yang paling aktif memburu pemain pada bursa transfer kali ini. Tercatat, tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab itu sukses mendatangkan dua pemain berlabel timnas, yakni Andik Vermansah dan Muhammad Ridho Djazulie serta satu pemain asing yakni Dane Milovanovic.

MU berhasil membujuk Andik yang sejak Desember 2013 lalu memilih bermain di luar negeri bersama Selangor sampai tahun 2017 dan dilanjutkan dengan merumput di Kedah FA selama semusim sebelum dilepas kontrak pada November 2018 mendatang.

Sebelumnya, untuk mendapatkan Andik, tim yang bermarkas di Gelora Ratu Pamelingan Stadium itu harus bersaing dengan Persebaya Surabaya. Namun, manajemen tim asal Madura itu mampu meyakinkan pemain yang mendapatkan julukan Lionel Messi-nya Indonesia itu untuk berseragam merah-putih yang menjadi warna kebesaran klub.

Sementara Muhammad Ridho merupakan salah satu kiper potensial yang dimiliki oleh Indonesia saat ini. Berdasarkan statistik di website resmi Liga 1, Muhammad Ridho membuat 104 kali saves, jauh melampaui rekor kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa yang pada musim lalu hanya mencatatkan angka 92 kali saves.

Setelah melakoni debut bersama Timnas Indonesia saat melawan Hong Kong pada Oktober 2018 lalu, nama Muhammad Ridho semakin bersinar, terbukti dirinya pun masuk dalam skuat Garuda pada Piala AFF 2018 silam.

Sementara Dane Milovanovic bukanlah pemain asing bagi MU. Pemain asal Australia itu merupakan pemain yang sebelumnya bermain untuk Madura United pada musim 2016 dan 2017. Nampaknya kedatangan dirinya kali ini sebagai pemain asing Asia atau negara yang terdaftar dalam AFC.

Bahkan, kabarnya Madura United akan meneruskan tradisi mereka untuk mengontrak pelatih asing. Adapaun nama yang gencar disebut sebagai pelatih tim yang didirikan pada tahun 2016 lalu itu akan dilatih oleh Dejan Antonic.

Dejan bukanlah pelatih sembarangan. Ia pernah sukses menukangi kesebelasan Kitchee di Liga Hong Kong dengan memenangkan gelar liga dan piala liga. Bahkan di tahun 2006, pria asal Yugolavia berpaspor Hong Kong itu mampu meraih gelar individu berupa pelatih terbaik di tahun 2006.

Dejan yang saat aktif masih menjadi pemain sempat membela Persebaya ini juga dikenal sebagai pelatih dengan reputasi yang cukup baik di Indonesia dengan melatih tim besar macam Arema, Pelita Bandung Raya, Persib, dan Borneo FC.

Baca juga
Sepuluh Pebalap Jepang yang Pernah Tampil di Formula 1

Zah Rahan Krangar (Kabar Madura)
madura-united-media-indonesia--83596d17599d4d6.jpg

Dan nampaknya Madura United pun belum berhenti untuk mendatangkan pemain baru. Mereka dikabarkan masih ingin mendatangkan tiga pemain baru lain.

Meski tengah melakukan perombakan serius, namun Madura United pun tetap mempertahankan pemain andalan mereka di musim lalu.

Duet Greg Nwokolo dan Zah Rahan Krangar tetap dipertahankan. Diharapkan keduanya bisa membuat lini serang MU tetap solid di musim depan. Tak hanya itu, gelandang bertahan Asep Berlian juga masih tetap setia di MU. Dengan demikian, pemain asal Bogor itu menjadi salah satu pemain yang paling lama bertahan sejak klub didirikan.

Manajemen MU juga memperpanjang kontrak dua pemain jebolan tim nasional (timnas) U-19 Indonesia untuk kompetisi musim depan yaitu Irsan Lestaluhu dan Rifad Marasabessy.

Tak hanya itu, meski MU telah mendatangkan Muhammad Ridho, mereka tetap mempertahankan Satria Tama. Juga dua bek andalan di musim lalu, Fabiano Da Rosa Beltrame dan Fachrudin Aryanto juga dipertahankan, catatan untuk Fabiano, statusnya kemungkinan besar akan menjad WNI di musim 2019 sehingga ia tak dihitung sebagai pemain asing.

Masalah Konsistensi

Setiap musimnya, Madura United memang selalu masuk dalam daftar calon juara Liga Indonesia. Tak heran, setiap musimnya klub kebanggaan warga Madura ini memang memiliki materi pemain yang memiliki reputasi sebagai pemain bintang.

Di musim lalu contohnya, MU menjadi favorit juara setelah mereka sukses menjadi juara Suramadu Super Cup dan mereka pun sukses mendatangkan nama-nama tenar macam Nuriddin Davronov, Zah Rahan Krangar, O.K Jhon, Raphael Maitimo. Kemudian, Thiago Furtuoso, Beto de Paula, Mamadou Samassa, dan Milad Zanaeyedpour. Juga pemain lokal ada Cristian Gonzales dan Greg Nwokolo.

Namun saat menjalani musim yang panjang, penampilan Madura tidak stabil. Sempat menjalani start yang luar biasa, namun akhirnya mereka melempem di akhir musim.

Banyak faktor yang terjadi seperti tidak maksimalnya kontribusi pemain asing—yang membuat tim kerap mengobrak-abrik struktur pemain asing di bursa transfer—sampai pergantian pelatih mulai dari Gomes de Olivera yang diganti oleh Milomir Seslija sampai akhirnya manajemen klub kembali menunjuk Gomes sampai akhir musim.

Alhasil Madura pun hanya menempati posisi kedelapan di klasemen akhir Liga 1 Indonesia dengan raihan 48 poin sekaligus menjadi finis terburuk sejak mereka mengikut Liga Indonesia pada tahun 2016 silam.

Tentunya, hal ini patut diperhitungkan, jangan sampai hal tersebut terulang. Namun, rasanya penggemar MU bisa sedikit positif di musim ini mengingat keseriusan mereka dalam mendatangkan pemain baru serta mempertahankan pemain bintang mereka meski jadwal Liga 1 musm 2019 belum jelas.

Data Fakta: 

  • Madura United didirikan pada 10 Januari 2016 dengan membeli lisensi Persipasi Bandung Raya (PBR).
  • Pada musim 2017 Madura United pernah mendatangkan Peter Odemwingie sebagai marquee player. Pemain berkebangsaan Nigeria itu sukses mencetak 15 gol dari delapan asisst.

Baca juga
Deretan Pebalap Mobil yang Bersinar di 2018

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 28 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company