image

Usaha Red Bull Mempertahankan Daniel Ricciardo

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 29 December 2018

SPORTKU.COM

Red Bull mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan semua cara agar Daniel Ricciardo tidak berpaling ke Renault di musim depan.

Sepuluh tahun mengarungi biduk balap bersama Red Bull, tentu bukan suatu keputusan yang mudah bagi Daniel Ricciardo mengambil langkah mundur dan mencoba tantangan baru bersama tim Renault.

"Ini mungkin salah satu keputusan tersulit sepanjang karier saya. Tapi, saya pikir ini saatnya mengambil tantangan baru dan segar," kata Ricciardo.

Memang, keputusan Ricciardo itu telah membuat banyak pihak terkejut. Terlebih bagi kepala tim, Christian Horner dan kepala pengembangan Dr Helmut Marko. Mereka mengatakan bahwa Red Bull sudah mencoba segala yang mereka bisa untuk menjaga Daniel Ricciardo di tim agar bertahan untuk musim depan. Tapi, pebalap Australia itu malah mengumumkan kepindahannya ke tim Renault F1 pada 2019.

"Kami melihatnya dan saya pikir kami sudah melakukan segala yang kami bisa untuk mempertahankannya," kata Horner kepada Autosport. "Sungguh disayangkan, dia benar-benar mengambil langkah ini, dia mengatakannya kepada kami. Tapi saya pikir tidak ada alasan selain daripada karena Daniel ingin mencoba tantangan baru."

Baca Juga :
Horner : Verstappen dan Ricciardo Adalah Pasangan Terbaik yang Pernah Dimiliki Red Bull

Selain itu, Horner menjelaskan bahwa ada kekhawatiran pada diri Ricciardo tentang perubahan skill rekan setimnya, Max Verstappen. Bahkan, ketidakpastian mesin Honda juga turut menyumbang kegalauan Ricciardo agar tetap bertahan di skuat minuman energi itu.

"Kami selalu punya rencana B, dia tahu akan hal itu. Tapi saya rasa dia memiliki pola pikir yang lain, dan itu adalah keputusan Daniel," tambahnya. Horner juga menampik adanya tudingan bahwa Red Bull lebih menyukai Max Verstappen sebagai pebalap nomor satu mereka. "Pebalap nomor satu di tim ini adalah pebalap yang unggul di jalurnya. Itu aturan sederhana."

"Dan tidak ada pilih kasih dalam cara kita mengoperasikan tim, dari satu pebalap ke pebalap lain. Daniel akan memberitahumu dengan sangat terbuka. Meksiko adalah pertama kalinya Daniel mengalahkan Max sejak Monako. Penampilan kualifikasi Max sangat besar, dan itu mungkin bagian dari pengambilan keputusan Daniel untuk masa depan," tutup Horner.


Baca Juga :
Kehilangan Ricciardo, Ini yang Dirasakan Horner

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 29 December 2018

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company