image Gerry Salim

Kisah Gerry Salim Yang Tanpa Prestasi

Text : Suhartono | Photo / Video : AHRT, Pariyono | 1 January 2019

uploads/news/2019/01/kisah-gerry-yang-tanpa-92609e183ebeb8f.jpg

Kisah Gerry Yang Tanpa Prestasi

gerry-salim-529667f606a968c
SPORTKU.COM

Pada tahun 2018, Gerry Salim menghadapi tantangan baru dalam karier balapnya. Gerry Salim pun menetap di Eropa.

Selama musim balap 2018, Gerry Salim turun di dua balapan bergengsi di kawasan Eropa. Dia menjadi satu-satunya pebalap Indonesia di grid FIM CEV International Championship 2018 pada Kelas Moto3 Junior World Championship. Selain itu, Gerry Salim juga merupakan satu-satunya pebalap Indonesia di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2018.

Memang bukan hal mudah untuk bisa langsung bersaing di grup depan dalam setiap seri balapan yang Gerry Salim ikuti. Meski begitu, berbagai pengalaman berharga didapatkan oleh pebalap asal Surabaya, Jawa Timur tersebut. Mulai dari pengenalan karekter motor, gaya dan sikap pebalap hingga yang paling penting mengetahui karakter sirkuit Eropa.

"Yang lebih kompetitif sebenarnya di CEV, karena kalau di Red Bull Rookies Cup menurut saya karena motornya sama semua -KTM- dan saya juga baru pertama kali balapan pakai KTM. Bagi saya motor KTM beda banget sama Honda. Terutama dari handling, kita harus benar-benar bisa dapetin settingan yang bagus untuk bisa ngendaliin motor KTM," buka Gerry Salim.

"Kalau buat top speed KTM memang kencang, tapi kalau buat handling susah. Ini karena sasis bukan karena karakter mesin. Jadi menurut saya lebih baik dari NSF250R, shifter NSF juga lebih halus. Kalau punya KTM sama saja kayak kita pakai kopling tangan ngopernya, kasar banget jadi motor selalu saja goyang."

Akan tetapi, pengalaman yang tak kalah penting bagi Gerry Salim adalah dirinya bisa mengetahui karakter para pebalap dari CEV Moto3 dan Red Bull Rookies Cup. Menurutnya, karakter pebalap Asia dan Eropa sama sekali jauh berbeda.

"Yang berbeda terutama dari karakter rider. Karena selama balapan di Asia, beberapa lap awal pebalap Asia tidak ada yang nge-push. Tapi kalau di Red Bull MotoGP Rookies Cup dan CEV, dari start sampai finish kalau dia mau ninggalin rombongan ya dari awal.

Baca Juga
Kiyonari, Penerus Kejayaan Pebalap Jepang di WSBK

Gerry Salim memang tak bisa menyelesaikan satu musimnya di CEV Moto3 dengan prestasi. Selama satu musim, dirinya hanya bisa kemas 1 poin dan menduduki posisi 36 di klasemen akhir. Raihan 1 poin Gerry Salim didapatkan saat balapan di Sirkuit Albacete, Spanyol.

"Kendala saya selama satu musim di CEV Moto3, saya belum merasa nyaman dengan motor Moto3. Karena motornya menurut saya terlalu kecil dan posisi riding saya belum bisa nyocokin. Karena dari beberapa seri saya ganti settingan tapi tetap felling saya dengan motor belum dapat. Saya selalu nyoba settingan terus di setiap serinya."

Kontrak Gerry Salim dengan Astra Honda Racing Team (AHRT) memang masih berlanjut hingga musim balap 2019 mendatang. Gerry Salim pun sudah dipastikan tak akan lagi balapan di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2018. Namun untuk kelanjutan kariernya di CEV Moto3, adik dari pebalap Tomy Salim ini mengaku masih belum mendapatkan sinyal dari AHRT.

"Kalau misal balap lagi di CEV Moto3, untuk tahun kedua InsyaAllah bisa. Karena saya juga sudah mulai tahu semua sirkuit di Eropa. Kejadian ini seperti tahun 2014 waktu saya pertama kali ikut All Japan Championship, cuma satu kali masuk posisi 15 besar. Tapi di balpaan lainnya gak ada poin karena jatuh dan finish di belakang. Tapi di tahun kedua saya bisa posisi 5 besar," jelas Gerry Salim.

Di CEV Moto3 2018, Gerry Salim memang tak bisa mencapai target yang diinginkan AHRT untuk bisa finish di posisi 10 besar klasemen akhir. Target tersebut jauh melenceng dari harapan. "Saya juga sebenarnya takut mengecewakan tim, karena target tim di posisi 10 besar dan saya malah gak bisa sampai 10 besar."

Wajar jika ada rasa ketakutan dari Gerry Salim atas apa yang dia hasilkan di musim 2018 ini. Bukan hanya rasa takut menghantui dirinya yang tak bisa mencapai target 10 besar dari AHRT. Namun yang lebih ditakutkan, dirinya tak akan lagi balapan di Eropa.

"Saya juga takut gak bisa lanjut lagi balapan di Eropa. Karena target saya selalu bisa mempertahankan prestasi dan bisa naik step. Tapi di tahun ini saya sama sekali tidak ada prestasi. Saya hanya takut AHRT kecewa dengan saya karena sudah memberangkatkan saya ke Eropa. Tapi saya belum ada hasil sama sekali," pungkasnya.

Sementara itu, di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2018, Gerry Salim tampil lebih baik dengan menduduki posiis 18 klasemen akhir. Di mana dia kemas 23 poin.

Gerry Salim

gerry-salim-529667f606a968c.JPG

Baca Juga
Video Kaleidoskop Drag Bike 2018, Moge Ikut Tampil
Rossi Sulit Berdamai dengan Marquez

Text : Suhartono | Photo / Video : AHRT, Pariyono | 1 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Indoclub Kembali ke Gery Mang

Indoclub Kembali ke Gery Mang

ROAD RACE
Daytona Fokus di Indoclub Championship

Daytona Fokus di Indoclub Championship

ROAD RACE
Busi Brisk Konsisten Dukung Indoclub

Busi Brisk Konsisten Dukung Indoclub

ROAD RACE
Dovizioso Juara MotoGP Qatar

Dovizioso Juara MotoGP Qatar

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company