image

Energi Baru di Kejuaraan Formula 1 2019

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: | 1 January 2019

SPORTKU.COM

Pasca ditinggal Fernando Alonso, Ross Brawn senang dengan kemunculan generasi pebalap baru di kejuaraan Formula 1 2019.

Banyak kejadian seru dan menegangkan selama bergulirnya kompetisi balap Jet Darat di tahun 2018. Bahkan ada beberapa momen menyedihkan yang mau tidak mau harus dihadapi bersama oleh manajemen Formula 1, seperti kehilangan sosok pebalap senior yang sudah meraih juara dunia dua kali Fernando Alonso.

Pebalap Spanyol itu memang telah mencapai kesepakatan untuk menutup tirai kehidupan dari ajang balapan yang membesarkan namanya. Meski kabarnya dia tidak sepenuhnya akan meninggalkan F1 dan Tim McLaren, karena rumor di musim depan Alonso bakal menjadi salah satu pemegang saham di skuat yang berbasis di Woking tersebut.

Meratapi hilangnya bintang besar seperti Fernando Alonso, Direktur Olahraga Motorsport F1 Ross Brawn mengatakan, dibalik kesedihan dari keputusan Alonso itu dirinya merasa ada gelombang baru dari hadirnya pebalap-pebalap muda berbakat yang akan menjadi suntikan energi untuk dunia Formula 1 di babak selanjutnya.

Yang paling menonjol, Brawn merasa bahwa promosi cepat dari pebalap masa depan Scuderia Ferrari, Charles Leclerc, yang sebelumnya baru menjalani satu musim sebagai pebalap tes tim Sauber, merupakan bukti jika musim F1 berikutnya akan tetap menarik. "Leclerc sangat mengesankan," kata pria kelahiran Inggris 64 tahun silam itu.

Baca Juga :
Fernando Alonso Akan Jadi Pemegang Saham McLaren

"Berada di Ferrari memang membawa tekanan besar," tambahnya kepada Formula 1 minggu ini. "Dia harus bisa membuktikan bahwa dirinya mampu melawan rekan setim barunya Sebastian Vettel. Dia belum memiliki referensi yang sulit. Tapi hal itu akan segera datang pada 2019, karena Leclerc akan cepat menemukan tekanan balapan melawan juara dunia, bahkan juara multi dunia. Jadi dia akan memiliki tahun yang cukup menantang."

Kendati demikian, Brawn berharap pebalap Monako itu dapat melakukan pekerjaan yang sangat terhormat, yakni menjadi pebalap F1 di skuat kuda jingkrak.

Selain itu, Pierre Gasly juga mendapat promosi ke tim tiga besar, Red Bull, setelah melewati satu musim di tim junior, Toro Rosso. Sementara Antonio Giovinazzi memperoleh kesempatan untuk membuktikan dirinya di Sauber setelah melakoni dua kali penampilan di tahun 2017.

Formula 1 2019 juga bakal kedatangan tiga pebalap muda dari Formula 2 yang diharuskan bersiap naik ke panggung F1 ketika musim baru berlangsung di Melbourne. "Kami telah kehilangan Fernando Alonso, tetapi kami memiliki Leclerc yang dimasukkan ke Ferrari, Gasly di Red Bull, George Russell, Lando Norris dan Alexander Albon," terang Brawn. "Ada banyak hal menarik yang terjadi."

Brawn juga mengatakan di antara sederet pebalap rookie tersebut, Charlec Leclerc diyakini dapat lebih dulu bersinar dibanding pebalap lain yang seangkatan. Bahkan, Leclerc dijamin oleh Brawn akan lebih maju ketimbang Daniil Kvyat dan Robert Kubica yang dianggap sebagai pemain lama.


Baca Juga :
Kata Vettel Tentang Hubungannya dengan Charles Leclerc di Musim Depan

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: | 1 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company