image

Hutang Budi Alexander Albon Kepada Nissan

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 2 January 2019

SPORTKU.COM

Albon mengaku jika secara tidak langsung DAMS telah membantu langkahnya menuju kejuaraan Formula 1 musim depan bersama Toro Rosso.

Alexander Albon pernah meniti karier balap di kejuaraan GP3 2016. Saat itu, ia berhasil menjadi runner up setelah disingkirkan oleh rekan setimnya Charles Leclerc. Atas prestasi cemerlangnya, Albon mengaku bisa dengan mudah melaju ke kejuaraan Formula 2 pada musim 2017 bersama tim ART Grand Prix. Hanya satu tahun berada di tim, Albon akhirnya menghubungi Direktur Pengelola DAMS, Francois Sicard untuk meminta kursi kosong di tahun berikutnya.

"Saya ingat pada bulan Januari atau Februari, kami (Albon dan François Sicard) berbicara di telepon. Saya secara gamblang meminta kepada Francois untuk memberi kursi di tahun ini, tapi dengan kondisi tidak punya cukup uang," kata Albon mengakui.

Prospek balap Albon untuk satu tahun ke belakang memang terbilang cukup suram. Pasalnya, pebalap Thailand itu mengamini bahwa ia mengalami kendala finansial untuk melanjutkan karier adu cepat di tahun 2018. Akhirnya, Sicard memberi Albon kursi di tahun 2018. Kesepakatan itu disetujui pada putaran ketiga kejuaraan FIA Formula 2.

"Sejak saat itu, saya selalu ingin membuktikan kepada semua orang bahwa saya bisa meraih juara dan mendapatkan poin. Ini adalah perubahan yang besar," lanjut Albon. Kendati ia hanya mampu finish di peringkat ketiga, setelah dikalahkan oleh George Russell dan Lando Norris, tapi DAMS tidak kapok memberikan kerjaan kepada pebalapnya itu.

Baca Juga :
Albon : Jadi Pebalap F1 Adalah Impian Sejak Kecil

Maka, tim pun menawarkan Albon untuk menekuni Formula E musim kelima bersama Nissan e.dams. Setelah kontrak ditanda tangan, di pertengahan jalan tiba-tiba pebalap 22 tahun itu tergoda dengan tawaran Toro Rosso untuk melanjutkan karier balapnya di Formula 1 2019. Maka, kesepakatan pun batal.

"Sebenarnya saya kecewa karena hanya mampu finish di peringkat ketiga, karena seharusnya saya bisa mendapatkan runner up. Tapi saya senang dengan tahun ini, kesepakatan yang pernah saya buat dengan DAMS telah memacu diri saya untuk berlomba agar bisa selalu menang," ujarnya.

Mungkin Albon senang, tapi tidak dengan bos tim Nissan e.dams, Jean-Paul Driot. "DAMS dan Nissan e.dams pastinya sangat frustasi dengan adanya kabar yang menyatakan bahwa Red Bull melakukan pendekatan kepada Alexander. Kami telah melakukan banyak hal untuk membantu Alexander Albon secara finansial. Kami memberinya mobil yang bagus, karena di tahun sebelumnya saat dia bersama ART Grand Prix, dia tidak benar-benar tampil maksimal di lintasan," kata Jean-Paul Driot.

"Bersama kami, Alexander telah menunjukkan bahwa dia sangat cepat. Dia tidak pernah membuat saya ragu. Lalu, dengan kariernya yang saat ini sedang bersinar tiba-tiba saja Toro Rosso datang dan mengatakan bahwa dia ingin memiliki Albon untuk kursi F1 tahun depan."

Nissan pun harus memilah lagi pebalap mana yang akan menggantikan posisi Albon di timnya untuk kejuaraan mobil listrik musim kelima. Alhasil, tim memilih Oliver Rowland yang mengisi bangku kosong tersebut.

Baca Juga :
Nissan Beberkan Kronologi Pembajakan Alexander Albon ke Toro Rosso

 

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 2 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company