image

Lorenzo, Ducati, dan Jejak Buruknya

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 3 January 2019

SPORTKU.COM

MotoGP 2018 menjadi balapan yang penuh dengan drama tersendiri bagi Jorge Lorenzo.

Debut Lorenzo dengan Ducati di MotoGP 2017 pasca hengkang dari Yamaha memang belum mampu membuahkan hasil maksimal. Lorenzo belum bisa meraih satupun kemenangan dengan tim setan merah tersebut. Sepanjang 18 seri balapan, Lorenzo hanya menyumbangkan 3 poium untuk Ducati -2 kali podium 3 dan 1 kali runner up.

Kritikan untuk Lorenzo mengalir deras. Dengan predikat sebagai pebalap bergaji tertinggi, Lorenzo nyatanya malah tak bisa membuat Ducati unggul. Ya, saat itu Lorenzo kabarnya punya gaji USD7 juta atau setara dengan Rp93 milyar per musim.

Tak mau mengulang musim buruknya, MotoGP 2018 menjadi era bangkitnya Lorenzo dari keterpurukannya. Meski sulit. Karena pada balapan pembuka di Sirkuit Losail, Qatar, Lorenzo gagal finish. Balapan perdana di awal musim yang buruk baginya.

Mimpi buruk Lorenzo masih terus berlanjut. MotoGP Argentina dan Amerika, pada masing-masing balapan tersebut Lorenzo hanya finish di urutan 15 dan 11. Balapan terburuk dalam karier Lorenzo kembali dilakukan olehnya. Pada seri Spanyol yang menjadi balapan kandangnya, Lorenzo justru gagal finish.

Saat balapan berlangsung, Pedrosa alami insiden dan menabrak Lorenzo. Sialnya, Dovizioso yang tengah memimpin balapan terkena imbasnya. Dovizioso diseruduk oleh Lorenzo. Atas kejadian ini, Dovizioso bukan hanya menyalahkan Pedrosa, namun juga Lorenzo. Atas peristiwa ini, Lorenzo mengaku menyesal.

Penampilan Lorenzo baru mulai menunjukkan tren positif pada laga Prancis. Balapan di Sirkuit Le Mans, Lorenzo untuk kali pertama masuk posisi 10 besar di musim 2018. Lorenzo mengakhiri balapan di posisi ke-6. Hasil yang membuatnya tersenyum.

Penantian panjang Lorenzo untuk kemenangannya bersama Ducati akhirnya tiba. Memulai balapan dari grid ke-2, Lorenzo tampil memukau di Sirkuit Mugello, Italia. Sejak balapan dimulai, pebalap Spanyol itu terus memimpin jalannya perlombaan. Lorenzo tak terkejar oleh para pesaingnya hingga lap penutup. Finish terdepan, Lorenzo kemas waktu terbaik dengan catatan waktu 41menit 43.230detik.

MotoGP Italia kali ini memang menyempurnakan tim Ducati. Di posisi runner up, ada Andrea Dovizioso. Meski memulai balapan dari grid ke-7, namun penampilan Dovizioso terus menekan ke depan. Sementara Valentino Rossi harus puas finish ke-3.

Atas kemenangannya tersebut, Rossi bahkan memberikan pujiannya kepada Lorenzo yang tak lain mantan rekan setim sekaligus seterunya saat masih di Yamaha.

"Sulit untuk mengatakan Anda tidak berharap Jorge menang karena dia adalah salah satu pebalap papan atas. Prosedur untuk menang dengan Ducati itu sulit dan Anda butuh waktu karena ini adalah motor yang sangat berbeda dibandingkan dengan motor lain," ungkap Rossi mengakui kehebatan Lorenzo.

Kemenangan perdana Lorenzo di MotoGP Italia menjadi penyemangat untuk seri-seri berikutnya. Terbukti jika Lorenzo memang bukan pebalap yang mudah menyerah. Kemenangan kembali didapatkan oleh Lorenzo pada seri berikutnya di Catalunya. Kemenangan lain Lorenzo bersama Ducati di MotoGP 2018 saat tampil di Austria.

Baca Juga
5 Sindiran Tengil Rival untuk Rossi

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 3 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Indoclub Kembali ke Gery Mang

Indoclub Kembali ke Gery Mang

ROAD RACE
Daytona Fokus di Indoclub Championship

Daytona Fokus di Indoclub Championship

ROAD RACE
Busi Brisk Konsisten Dukung Indoclub

Busi Brisk Konsisten Dukung Indoclub

ROAD RACE
Dovizioso Juara MotoGP Qatar

Dovizioso Juara MotoGP Qatar

MOTOGP

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company