image

Antara MINI, Sebastien Loeb dan Nasser Al-Attiyah

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Dakar | 6 January 2019

SPORTKU.COM

Dakar 2019 kembali mempertemukan empat pereli papan atas. Menarik untuk melihat pertarungan mereka, terlebih di antara mereka menggunakan pacuan baru.

Pertarungan di reli Dakar 2019 akan semakin menarik untuk disaksikan. Pasalnya, tahun ini mantan punggawa Team Peugeot seperti, Sebastien Loeb, Stephane Peterhansel, Carlos Sainz dan Cyril Despres harus berpecah kongsi untuk menjadi yang terbaik di atas gurun pasir Peru. Dari keempat nama tersebut, hanya Sebastien Loeb saja yang memilih untuk tidak ikut dalam rombongan Team X-Raid MINI.

Seperti telah diinformasikan sebelumnya, setelah Team Peugeot memutuskan untuk pamit dari Dakar, Sebastien Loeb masih dengan tekadnya untuk ikut dalam gelaran tersebut tapi tampil sebagai tim privateer. Berbeda dengan tiga rekannya, Carlos Sainz, Stephane Peterhansel dan Cyril Despres yang dipinang oleh Team X-Raid MINI. Dengan pecahnya kongsi tersebut, pertarungan tersebut akan semakin menarik untuk disimak.

Sebelum gelaran tersebut dimulai dalam hitungan jam ke depan, ada sebuah analisis yang akan kami paparkan. Pereli sekaligus offroader Tanah Air, Julian Johan, juga ikut memberikan komentarnya mengenai pertarungan yang terjadi.

Jika dilihat berdasarkan dukungan tim, memang Team X-Raid MINI dan Toyota Gazoo Racing yang menaungi Nasser Al-Attiyah, memiliki amunisi yang cukup kuat. Bukan hanya dari segi logistik, tetapi dari jumlah kru serta dukungan lainnya dijamin lebih mewah jika dibandingkan dengan pereli Dakar lainnya yang ikut serta. Jangan jauh-jauh, Sebastien Loeb, yang tahun ini tampil dengan mandiri, juga harus melakukan strategi yang baik untuk bisa tampil maksimal meskipun tanpa dukungan pabrikan.

Baca Juga :
Fakta Reli Dakar 2019

Team X-Raid MINI masih menjadi favorit sebagai juara. Tim yang diisi oleh para 'Orang Tua' memiliki keunggulan dari sisi kendaraan, bahkan dari sisi jam terbang pun mereka juga telah sangat matang untuk balapan di atas padang pasir. Terlebih bicara mengenai pacuan yang mereka gunakan, antara MINI Buggy dan Peugeot 3008DKR Maxi, memiliki karakter yang sama, yakni penggerak dua roda.

Padahal, jika berkaca pada tahun lalu, penampilan X-Raid MINI di ajang Dakar tidak begitu mengesankan. Salah satu pereli yang menjadi tumpuan, harus berhenti sebelum balapan usai dilangsungkan. Namun, semua itu berubah ketika melihat komposisi tim tersebut di tahun ini. Sebuah stigma negatif pun terbantahkan dengan senioritas serta kepiawaian ketiga pereli yang baru direkrut tersebut.

"Kalau menurut saya tahun ini akan lebih menarik. Karena Sebastien Loeb jatuhnya bukan di tim pabrikan. Secara support, timnya tidak sekuat tahun lalu, karena dia enggak disupport oleh Peugeot. Jadi kita tidak tahu seberapa jauh mobil itu bisa 'seger' terus selama balapan. Jika dibandingkan factory team kan pasti pol-polan. Kalau prediksi saya sih tetap MINI, melihat drivernya yang berpengalaman serta karakter MINI yang mereka gunakan ini adalah 2 wheel yang buggy, jadi sepertinya prediksi saya MINI," beber Julian Johan ketika ditanya mengenai prediksinya mengenai reli Dakar 2019.

Meski demikian, kepiawaian pereli asal Qatar, Nasser Al-Attiyah bersama Toyota Hilux, jangan dipandang sebelah mata. Nasser memiliki karakter petarung yang kuat. Melihat hasil yang ditorehkan tahun lalu, pereli yang didukung oleh Toyota Gazoo Racing ini, mengemas hasil yang memuaskan. Ia berada di posisi kedua di bawah sang juara, Carlos Sainz yang saat itu masih berseragam Team Peugeot.

Selain itu, feeling antara Nasser Al-Attiyah dan mobilnya juga menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai. Ketika empat pereli papan atas lainnya harus berganti mobil sedangkan Al-Attiyah tidak berganti mobil, ada sebuah kans besar bagi pereli yang juga sempat mengisi partisipan dalam Asian Games 2018 kemarin.

Baca Juga :
Pereli Dakar yang Juara di Mobil dan Motor

"Mungkin juga sih (Nasser Al-Attiyah unggul). Karena, gimana pun juga Al-Attiyah sudah lebih jauh menyatu dengan mobilnya ketimbang dengan 'orang-orang tua' yang pindah ke MINI. Jadi mestinya team worknya jauh lebih kuat, karena sudah saling kenal dan lebih solid. Kalau melihat perkembangan Toyota Hilux yang digunakan sepertinya tidak ada perubaha yang signifikan, paling penyempurnaan saja dan sekarang dia menggunakan Hilux yang generasi terakhir," tambahnya.

Dikutip dari keterangan resmi BMW Group, ketiga pereli ini semakin percaya diri lantaran background mereka sudah sangat menyatu seperti tahun lalu. Dikatakan oleh Peterhansel bahwa meskipun tim ini baru, namun mereka sudah memiliki karakter masing-masing untuk bisa menembus ganasnya pertarungan di Peru.

"Reaksi awal saya adalah memikirkan semangat tim yang sangat, sangat baik. Kami telah mengemudi bersama selama beberapa tahun dan sekarang kami selalu berbagi filosofi berjuang untuk tim. Saya tidak pernag mengalami semangat tim seperti ini. Fakta bahwa kita mengemudi melawan waktu dalam reli, bukan melawan satu sama lain, membuatnya lebih mudah untuk bekerja sama daripada dengan balapan di sirkuit," ujar Peterhansel.

Berbekal rute yang kini lebih ringkas, serta ditambah hanya di satu negara, pertarungan di antara mereka akan menjadi lebih menarik untuk disimak. Ada lima nama yang setidaknya akan mengisi posisi teratas, Sebastien Loeb, Stephane Peterhansel, Carlos Sainz, Cyril Despres dan Nasser Al-Attiyah.

Kalau menurut kamu, siapa yang akan unggul di reli Dakar 2019 ini?

Baca Juga :
Dakar 2019 Diikuti 334 Peserta

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Dakar | 6 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Ott Tanak Bawa Toyota Unggul

Ott Tanak Bawa Toyota Unggul

WRC
Thierry Neuville Kuasai SS1 Swedia

Thierry Neuville Kuasai SS1 Swedia

WRC
Sebastien Ogier Siap Taklukan Swedia

Sebastien Ogier Siap Taklukan Swedia

WRC
Rifat Uji Coba Mobil Reli

Rifat Uji Coba Mobil Reli

WRC

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company