image Jacques Barron dan Lucas Barron

Penderita Down Syndrome Bikin Sejarah di Rally Dakar 2019

Text : Suhartono | Photo / Video : Marca, The Japan Times | 7 January 2019

uploads/news/2019/01/penderita-down-syndrome-ikutan-24816d796af33e1.jpg

Penderita Down Syndrome Ikutan Dakar

penderita-down-syndrome-bikin-844034b8a08aa06

 

Awalnya hanya proyek uji coba
Sebagai penderita down syndrome, Lucas harus membantu tugas penting ayahnya untuk menyelesaikan tahapan demi tahapan menuju garis finish sepanjang lebih dari 5 ribu kilometer. "Saya harus mengikuti jejak, mengontrol instrumen, dan melihat di mana mobil-mobil lain berada," sebut Lucas.

Bahkan, Jacques sendiri yang selain mengemudi dan mengelola peta jalan -seperti ketika dia balapan di kelas sepeda motor- mengaku jika posisi Lucas di sini tetap memiliki peran penting untuk membantunya di kala kodisi fisiknya mulai menurun.

"Setelah Dakar 2013, saya mengalami kecelakaan sepeda motor yang menghancurkan bahu saya dan saya harus berhenti bersaing, "jelas Jacques. "Saya cacat di bahu. Lucas, hampir secara harfiah menjadi tangan kanan saya. Jika kita mogok, dia tidak punya masalah dalam mendorong mobil. Seperti yang saya katakan dengan bercanda, dia adalah tenaga kerja dan saya adalah direktur teknis dari tim," sebut Jacques.

"Orang-orang mendatanginya di jalan dan berkata, 'Anda adalah pahlawan!'. Dan dia sudah senang dengan ini tanpa berpartisipasi dalam lomba. Kami memiliki rumah di Paracas, di tengah padang pasir, tempat saya selalu berlatih, Lucas menemani saya, baik untuk pelatihan atau balap," sambung Jacques.

Sebagai seorang ayah yang sangat mengagumi balapan garapan Amaury Sport Organisation (ASO), Jacques selalu ingin Lucas tampil di balapan Rally Dakar. Untuk tampil di Rally Dakar 2019, Jacques juga menyebutnya sudah menyiapkan mesin balapnya sejak tahun 2017 silam.

"Kami melihat kendaraan berdampingan, beberapa kendaraan murah dan mudah dirawat, saya berbicara dengan Lucas dan kami mencoba menjalankannya bersama di -kompetisi- Baja Inca. Saya mendapat izin dari Lucia, ibunya," jelas Jacques.

Debutnya tersebut membawa Jacques dan Lucas menyelesaikan balapan sejauh 1.000 kilometer tanpa masalah. "Kemudian kami mengulangi dalam Inca Challenge, uji coba untuk seri Dakar, dan kami juga akhirnya melewati beberapa mobil. Dan dari sana kami ke Dakar. Awalnya itu hanya rencana antara Lucas dan saya, tetapi gerakan besar telah dihasilkan, saya tidak berpikir itu bisa berdampak seperti itu."

Baca Juga
Eksistensi Kejurnas IRS Dipertaruhkan

Text : Suhartono | Photo / Video : Marca, The Japan Times | 7 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company