image Timnas Israel (Scotland Epistles) Carlos Alberto Parreira (Wikipedia) Ali Daei (From the Tofu Bowl) Timnas Irak dan SBY (HubPages) Bambang Pamungkas (Tarungnews)

Lima Fakta Unik Piala Asia

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Berbagai Sumber | Editor: Andi Wahyudi | 8 January 2019

uploads/news/2019/01/lima-fakta-unik-piala-335290424b54ff7.jpg

Lima Fakta Unik Piala Asia

lima-fakta-unik-piala-38827d98206e35b
lima-fakta-unik-piala-36800fe46db4d03
lima-fakta-unik-piala-72867b4cadaad98
lima-fakta-unik-piala-15911dbf4470b00
lima-fakta-unik-piala-3489240dd588961
SPORTKU.COM

Inilah lima fakta unik terkait dengan turnamen Piala Asia yang tidak banyak diketahui orang-orang.

Turnamen sepakbola terbesar di kawasan Asia, yakni Piala Asia kembali bergulir. Di edisi 2019 kali ini, turnamen empat tahunan tersebut digelar di jazirah arab, yakni di Uni Emirat Arab yang dimulai sejak 5 Januari dan akan berakhir pada 5 Februari 2019 mendatang.

Di ajang yang menjadikan Jepang sebagai negara yang paling banyak menjuarai turnamen ini dengan raihan empat trofi nyatanya menyimpan banyak fakta unik yang mungkin tidak diketahui oleh banyak pihak.

Berikuti ini adalah lima fakta unik terkait dengan turnamen Piala Asia yang tidak banyak diketahui orang:

Keterlibatan Israel

Timnas Israel (Scotland Epistles)
lima-fakta-unik-piala-38827d98206e35b.jpg

Piala Asia sendiri digelar pertama kali pada tahun pada tahun 1956 di Hong Kong. Di turnamen tersebut, hanya empat negara yang tercatat sebagai peserta. Meski demikian, selain tuan rumah, semua peserta adalah pemenang masing-masing regional, termasuk juga negara Israel.

Iya, Israel menjadi peserta perdana menemani tuan rumah Hong Kong, Vietnam Selatan, dan Korea Selatan. Bahkan, prestasi negara yang kini ikut dalam Zona UEFA itu mampu keluar sebagai runner up dan Nahum Stelmach, penyerang andalan mereka meraih gelar top skor dengan raihan empat gol.

Israel sendiri tercatat pernah memenangkan gelar Piala Asia, tepatnya di Piala Asia 1964 saat mereka menjadi tuan rumah. Saat itu, format turnamen masih sama dengan edisi pertama yakni hanya diikuti oleh empat negara yang berada dalam satu grup dengan format round robin di mana Israel keluar sebagai juara setelah tak terkalahkan dalam tiga pertandingan.

Namun, Israel harus meninggalkan Asia setelah apda tahun 1974 muncul petisi untuk mengeluarkan Israel dari AFC. Sempat mengikuti zona Oceania, mereka akhirnya memilih bergabung bersama otoritas sepak bola Eropa (UEFA) pada tahun 1992. Namun sejak saat itu, prestasi Isrel mandek alias tak pernah meraih satu gelar prestise apapun di ajang internasional.

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Berbagai Sumber | Editor: Andi Wahyudi | 8 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company