image

Stephane Peterhansel Dihantui Masalah Elektrikal

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : BF Goodrich | 9 January 2019

SPORTKU.COM

Akibat masalah elektrikal, Stephane Peterhansel, harus pasrah berada di posisi 13 usai mengarungi stage kedua Dakar 2019.

Meskinya, jika permasalahan tersebut tidak terjadi di stage kedua ini, Peterhansel yakin bisa menembus catatan waktu tercepat. Namun sayang, di pertengahan balapan, ia mengalami hal yang kurang beruntung. Dilansir dari motorsport.com, Juara Dakar 13 kali ini harus tersungkur di tengah padang pasir dengan permasalahan elektrikal dari MINI Buggynya.

Beruntung ketika ia terjebak dalam gundukan pasir tersebut, rekan satu timnya, Cyril Despres, datang membantu mengeluarkannya dari gundukan pasir tersebut. Peterhansel pun bersyukur bahwa Cyril Despres bisa membantunya untuk kembali menaklukan rintangan padang pasir tersebut.

"Kami terperangkap dalam gundukan yang sangat dalam, dan saya pikir jika Cyril tidak datang untuk membantu kami, mungkin kami masih di sana. Kami sedikit terganggu dengan masalah listrik di helm, AC dan beberapa hal lain tidak berfungsi lagi di dalam mobil. Mungkin saya kurang sedikit konsentrasi pada mengemudi ketika mencoba untuk memperbaiki masalah ini, dan saya terperangkap dalam gundukan tersebut," ujar Peterhansel.

Baca Juga :
Stage 2 Dakar 2019 Bukti Ketangguhan Sebastien Loeb

 

Ia pun menyesali atas apa yang terjadi. Pasalnya, jika hal tersebut tidak terjadi, Peterhansel yakin bisa melewati Sebastien Loeb yang saat itu menjadi tercepat di stage kedua. Mengingat performa mobil, serta sasis yang digunakan MINI Buggy ini sangat baik, ia percaya bahwa akan kembali bangkit di stage berikutnya.

"Sebenarnya performa mobil itu bagus. Saya senang dengan mesin, sasis dan sayangnya kami terperangkap. Ketika kami memulai kembali, Sebastien sudah lima atau enam menit di depan kami, dan kami menangkapnya pada akhirnya, jadi kecepatan kami ada di sana. Ini memalukan karena ini adalah kesempatan yang baik. Kami mulai ketujuh pagi ini, kami berjalan dengan baik, tidak ada motor di sekitar kami," tambah Peterhansel.

Sementara itu, Cyril Despres, yang menjadi pahlawan bagi Peterhansel, tidak merasa dirugikan atas kehilangan waktu saat itu menolong rekan satu timnya tersebut. Tidak ada yang diragukan untuk membantu sesama rekan satu tim, baginya kinerja tim menjadi prioritas utama yang bisa ia lakukan ketika bisa membantunya.

"Kami berhenti beberapa menit untuk membantunya keluar dari pasir. Ini normal bagi saya, karena jika tim sudah bagus dalam beberapa tahun terakhir, itu karena ada semangat tim yang sangat, sangat baik," pungkas Cyril.

Baca Juga :
Antara MINI, Sebastien Loeb dan Nasser Al-Attiyah

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : BF Goodrich | 9 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company