image

Andy Murray Pastikan Pensiun di Akhir Tahun 2019

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Berbagai Sumber | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: The Guardian | 11 January 2019

SPORTKU.COM

Andy Murray mengatakan bahwa dirinya akan pensiun usai grand slam Wimbledon di tahun 2019 kali ini.

Petenis andalan Inggris Raya, Andy Murray mengatakan bahwa dirinya akan pensiun di tahun 2019 kali ini. Dilansir dari The Guardian, Jumat (11/1), adapun yang menyebabkan dirinya memilih untuk gantung raket lantaran cedera pinggul yang dideritanya dalam dua tahun terakhir.

Cedera tersebut membuat Murray harus menjalani serangkaian operasi yang membuat dirinya tak tampil maksimal di sepanjang tahun 2018—sekaligus membuat rangkingnya jeblok ke urutan 230 dunia.

Murray sendiri dijadwalkan akan mengikuti grand slam Australia Terbuka dan akan berhadapan dengan Roberto Bautista di babak pertama. Di turnamen ini kemungkinan besar ia akan mengakhiri karir.

Meski demikian, mantan petenis nomor satu dunia di tahun 2016 itu ingin agar dirinya bisa tampil hingga grand slam Wimbledon yang akan bergulir pada pertengahan tahun 2019.

"Jelas saya sudah berjuang lama dan saya sudah kesakitan selama sekitar dua puluh bulan. Saya sudah cukup banyak melakukan semua yang saya bisa untuk mencoba dan membuat pinggul saya merasa lebih baik dan itu tidak membantu banyak. Saya berada di tempat yang lebih baik daripada saya enam bulan yang lalu tetapi masih banyak kesakitan. Sudah sulit melakukan segalanya," ungkap Murray.

Baca juga
Sunoto Pastikan Tampil di Jakarta

"Aku akan bermain di sini [Australia Terbuka]. Saya masih bisa bermain ke level tertentu, bukan level yang saya sukai. Bukan hanya itu. Rasa sakitnya terlalu banyak, aku tidak ingin terus bermain seperti itu."

“Saya sudah mencoba hampir semua yang bisa saya lakukan tetapi tidak berhasil. Di tengah Desember saya berbicara dengan tim saya dan mengatakan kepada mereka saya tidak bisa terus melakukan ini. Saya pikir saya harus memiliki titik akhir, karena saya bermain tanpa tahu kapan rasa sakit akan berhenti."

"Saya mengatakan kepada mereka mungkin saya bisa melewati ini sampai Wimbledon, di situlah saya ingin berhenti bermain tetapi saya juga tidak yakin saya bisa melakukan itu,” sambungnya.

Mundurnya Murray dari dunia tenis seolah menjadi sinyal bahaya bagi Inggris di mana negara tersebut kini tak lagi memiliki petenis hebat. Kyle Edmund masih jauh untuk menjadi seorang juara dunia. Sementara, dari petenis wanita seperti Johanna Konta juga penampilannya bak roller coaster.

Data Fakta:

  • Andy Murray belum pernah menjadi juara di Australia Terbuka. Prestasi terbaiknya adalah menjadi runner-up sebanyak lima kali, yakni pada tahun 2010, 2011, 2013, 2015, dan 2016.
  • Andy Murray pernah memenangkan dua medali emas di ajang Olimpiade. (Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016).

Baca juga
DIMITROV-EDMUND BUKA KEMENANGAN PIALA LAVER

Andy Murray (The Independent)

andy-murray-uudis--47991683053676e.jpg

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Berbagai Sumber | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : The Guardian | 11 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company