image

Mantan Bos Akademi Ferrari: Charles Leclerc Mirip Fernando Alonso

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Race Fans | Editor: Andi Wahyudi | 11 January 2019

SPORTKU.COM

Mantan kepala Akademi Driver Ferrari, Massimo Rivola yakin bahwa Charles Leclerc akan mendapat kesempatan yang adil untuk bisa menang.

Setelah melewati musim perdana yang mengesankan di F1 bersama tim Sauber, Charles Leclerc terpilih untuk menggantikan Kimi Raikkonen di Maranello dan balapan bersama Sebastian Vettel pada kejuaraan Formula 1 2019. Banyak yang melihat susunan pemain ini sebagai asosiasi yang patut dipertanggungjawabkan tetapi juga sumber gangguan potensial bagi Vettel mengingat banyak harapan tinggi di sekitar Leclerc.

Massimo Rivola yang pernah berada di pucuk pimpinan Akademi Pengemudi Ferrari pada tahun 2016 hingga akhir tahun lalu, juga ikut mengawasi perkembangan Leclerc dan kepindahannya ke kursi balap bersama Scuderia. "Saya percaya dan berharap Ferrari akan memberikan kedua peluang yang sama, dan yang terbaik akan menang," kata Rivola.

"Tidak ada keraguan bahwa 2019 dianggap sebagai momentum magang untuk Charles, tetapi Anda dapat yakin bahwa dia akan mencoba untuk bisa menang," lanjut pria yang sekarang ini bekerja sebagai CEO di Aprilia Racing.

Baca Juga :
Kata Vettel Tentang Hubungannya dengan Charles Leclerc di Musim Depan

Melihat bakat Leclerc sekarang ini, Rivola percaya bahwa pebalap Monaco itu mirip seperti Fernando Alonso kala masih muda, dibanding Sebastian Vettel. "Saya mendapat kesempatan untuk bekerja dengan Sebastian ketika dia debut di Toro Rosso, dan dengan Alonso di musim debutnya bersama Minardi," kata Rivola.

"Fernando dan Charles memiliki kemiripan dari segi amarah ketika berada di babak kualifikasi. Keduanya juga mempunyai kemampuan yang sama untuk selalu menunjukkan hasil yang luar biasa," pungkasnya.

Sementara Massimo Rivola tengah memuji gaya membalap Charles Leclerc, di satu sisi legenda motorsport Mario Andretti merasa tidak yakin apakah keputusan Ferrari memasukkan Leclerc ke dalam susunan pemainnya akan terbukti bermanfaat bagi tim kuda jingkrak pada kejuaraan F1 2019.

Karena, Andretti memiliki pendapat bahwa masih terlalu dini untuk mempekerjakan seorang Charles Leclerc, yang minim pengalaman di balik kemudi mobil Formula 1, ke tim papan atas seperti Scuderia Ferrari. Meski demikian, mantan pebalap kelahiran Kroasia ini tampak yakin Leclerc adalah pebalap yang baik dan memiliki masa depan cemerlang.

Baca Juga :
Alonso Akan Kembali ke F1 Jika Mercedes Atau Ferrari Membuka Lowongan

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Race Fans | Editor: Andi Wahyudi | 11 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company