image

Maurizio Sarri: Wasit di Inggris Belum Siap Pakai VAR

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Football London | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Soccerway | 12 January 2019

SPORTKU.COM

Maurizio Sarri mengatakan bahwa wasit di Inggris belum siap menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri mengatakan bahwa wasit di Inggris belum siap menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR). Hal tersebut dilontarkan oleh pelatih asal Italia tersebut setelah tim yang ditanganinya kalah dengan skor 0-1 dari Tottenham Hotspur di leg pertama babak semifinal Piala Liga Inggris, Selasa (8/1).

Sebelumnya dalam laga tersebut, wasit yang memanfaatkan teknologi VAR dianggap membantu Tottenham ketika mereka mendapatkan penalti saat kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga melanggar Harry Kane di kotak terlarang.

Kane yang menjadi eksekutor pun tak menyia-nyiakan kesempatan tendangan penalti dan kemudian mampu mencetak gol sekaligus mengantarkan Tottenham unggul dari rivalnya tersebut.

Sarri mengatakan bahwa sebelum Kane dilanggar, pemain berkebangsaan Inggris itu terlebih dahulu terjebak offiside. Lantaran itulah, pemain belakang Chelsea tidak ada yang mengganggu sehingga Kep pun berinisiatif melanggar.

Atas dasar itulah, Sarri mengatakan bahwa wasit di Inggris belum siap untuk menggunakan VAR karena dinilai tidak mampu mengoperasikan secara benar.

Baca juga
Mimpi Yoga Kecil yang Terwujud

"Masalahnya bukan wasit atau yang lain. Masalahnya adalah mereka tidak siap untuk menggunakan VAR," ungkap Sarri seperti dikutip dari Soccerway, Sabtu (12/1).

"Itu tidak mudah karena jika Anda melihat hakim garis ia menghentikan larinya dan untuk pemain dan ini adalah sinyal offside.

"Tapi itu normal. Mereka menggunakan sistem untuk pertama kalinya di Piala Liga dan jadi mereka hanya perlu membiasakan diri menggunakan sistem."

"Saya tidak suka VAR tetapi itu hanya pendapat saya karena kami berisiko untuk mengubah suasana di stadion. Skor Anda tetapi harus menunggu selama 30 detik untuk merayakannya."

“Saya terbiasa bermain dengan sistem karena di Italia kami menggunakannya mulai tiga tahun lalu. Saya tidak suka tetapi itu hanya pendapat saya. Saya lebih suka seperti sekarang di Inggris," sambungnya.

Data Fakta:

  • Maurizio Sarri merupakan manajer yang tak pernah mengeluh soal transfer pemain. Ketika masih di Napoli, ia pernah ditinggal oleh Gonzalo Higuain ke Juventus. Namun dirinya tak ambil pusing dan bahkan memecahkan masalah itu dengan memasang Dries Mertens sebagai penyerang. Alhasil pemain Belgia itu sukses mencetak 34 gol dalam semusim di semua ajang.

 

Baca juga
Rencana Ferrari Usai Pecat Arrivabene

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Football London | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Soccerway | 12 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Membela Persija, Tony Bersikap Profesional

Membela Persija, Tony Bersikap Profesional

FOOTBALL
Edy Mundur, Saatnya PSSI Berbenah

Edy Mundur, Saatnya PSSI Berbenah

FOOTBALL
Mundur, Edy Ingin Bertanggung Jawab

Mundur, Edy Ingin Bertanggung Jawab

FOOTBALL
Edy Mundur Dari Ketum PSSI

Edy Mundur Dari Ketum PSSI

FOOTBALL

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company