image

Antonio Giovinazzi Enggan Disamakan dengan Charles Leclerc

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Sauber F1 | 16 January 2019

SPORTKU.COM

Kesuksesan yang diraih oleh Charles Leclerc di musim pertamanya bersama Sauber, setidaknya menjadi beban untuk pebalap baru Sauber, Antonio Giovinazzi.

Bukan apa-apa, pasalnya keberhasilan yang dilakukan pebalap yang menyabet gelar Rookie of The Year 2018 tersebut, sukses membawa semangat baru untuk Alfa Romeo Sauber. Beberapa kali, Charles Leclerc, berhasil memberikan poin sepanjang musim 2018, dan hasil tersebutpun seolah menjadi sebuah patokan bahwa Sauber telah bangkit, bukan seperti dulu lagi. Rupanya hal tersebut menjadi fokus Antonio Giovinazzi, pebalap yang menggantikan Charles Leclerc untuk musim 2019.

Bagi Antonio Giovinazzi, ia tidak bisa dibandingkan dengan Charles Leclerc sekalipun. Bahwasanya mereka sama-sama muda jelas, akan tetapi, hal siapa yang menjadi rekan satu tim untuk 'dikalahkan' jelas sangat berbeda. Saat itu, Leclerc berpasangan dengan Marcus Ericsson, sedangkan Antonio Giovinazzi, kini berpasangan dengan juara dunia F1 2007 silam, Kimi Raikkonen.

Baca Juga :
Ini Dampak Dari Perubahan Aturan F1 Musim 2019

 

"Saya tidak berbicara banyak dengannya tentang lompatan ini, saya ingin fokus pada diri saya sendiri. Saya tidak ingin mengulangi hasil Charles Leclerc tahun ini, atau meningkatkan hasilnya, target saya adalah melakukan yang terbaik yang saya bisa. Saya memiliki rekan setim yang berbeda dari Charles (yang bermitra dengan Marcus Ericsson)," ujar pebalap yang pernah bernaung di bawah Team Jagonya Ayam.

Sementara itu, dari sudut pandang Giovinazzi, prestasi yang ditorehkan oleh Charles Leclerc, itu merupakan sebuah pekerjaan yang fantastis. Terlebih, dengan hal tersebut ia mampu membawa Alfa Romeo Sauber menjadi lebih baik dibandingkan tim papan bawah lainnya. Bahkan, Williams dan Toro Rosso pun terkalahkan oleh Alfa Romeo Sauber di tahun 2018 lalu.

"Sudah banyak pebalap yang menunjukan mereka cukup cepat untuk berada di tim teratas, seperti Verstappen, dan tahun ini ada Pierre Gasly di Red Bull, kemudian ada Charles Leclerc di Ferrari. Senang melihat pebalap muda yang dapat melakukan pekerjaan yang fantastis di tim papan atas. Target saya adalah untuk meningkatkan. Ini bukan menjadi tahun pertama saja di F1. Target saya adalah meningkatkan diri saya sendiri," pungkas Antonio Giovinazzi.

Baca Juga :
Virgin Racing Raih Double Podium di E-Prix Marrakesh

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Sauber F1 | 16 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company