image Anthony “The Archangel” Engelen  (One Championship) Stefer Rahardian dan Robin Catalan (One Championship) Puja Tomar dan Priscilla Hertati Lumban Gaol (One Championship) Puja Tomar dan Priscilla Hertati Lumban Gaol (One Championship) Yosuke Saruta

Semangat Juang Petarung Indonesia di ONE Championship ETERNAL GLORY

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : One Championship | Editor: Andi Wahyudi | 23 January 2019

uploads/news/2019/01/semangat-juang-petarung-indonesia-95696f38d797820.jpg

Semangat Juang Petarung Indonesia

one-championship-eternal-glory-703489f3d818bd3
one-championship-eternal-glory-9309427a42b102c
one-championship-eternal-glory-18076ef7722a108
one-championship-eternal-glory-52621fe9ba04f07
one-championship-eternal-glory-269076d96f1ed78
SPORTKU.COM

Empat petarung MMA asal Indonesia harus menelan kekalahan namun tetap menunjukan penampilan yang gemilang di ajang ONE Championship.

Empat petarung seni bela diri campuran (MMA) terbaik Indonesia yang berlaga di ONE Championship bertajuk ETERNAL GLORY harus menelan pil pahit lantaran harus kalah dari petarung negara lain dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2019 lalu.

Pertarungan yang paling mendebarkan terjadi antara pertandingan antara juara wushu nasional Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol, melawan juara wushu asal India, Puja Tomar. Pertarungan yang cukup sengit itu harus berakhir dengan kekalahan yang didapat Priscilla melalui keputusan juri setelah tiga babak yang menegangkan.

Puja Tomar dan Priscilla Hertati Lumban Gaol (One Championship)
one-championship-eternal-glory-18076ef7722a108.jpg

Pertandingan yang mempertemukan dua petarung yang berada di divisi atomweight ini berjalan ketat dan seimbang, dimana keduanya memiliki beberapa momen penting yang seharusnya dapat mengakhiri pertandingan lebih awal. Puja sempat melancarkan serangan bertubi di pertarungan bawah di ronde pertama, dimana Priscilla Nampak kewalahan menahan pukulan-pukulannya.

Tetapi, Priscilla bangkit di ronde kedua dan melancarkan beberapa serangan atas dan sempat menjatuhkan Puja. Dalam ronde ketiga, “Thathie” menyarangkan sebuah rear-naked choke di saat-saat terakhir, namun tidak mampu menaklukkan pertahanan “The Cyclone”.

“Saya sudah berusaha melakukan yang terbaik, namun ternyata memang [kemenangan tersebut] lepas [dari tangan saya],” kata Priscilla setelah pertandingan berakhir.

“Puja adalah seorang striker yang tangguh, karena memang ia memiliki rekor kemenangan dalam wushu lebih banyak dari saya. Ia memiliki rekor 67 kali menang, sedangkan saya hanya 15 kali."

“Pertama saya mencoba game plan striking, tetapi saya gagal. Dalam ronde kedua dan ketiga, saya mencoba melakukan game plan B, untuk masuk ke ground, tetapi memang keberuntungan belum berpihak ke Indonesia,” sambungnya.

Meski kalah, Priscilla mengaku tetap optimis dan akan bangkit di pertandingan berikutinya.

“Setiap kali ada pertandingan, saya akan mengikuti. Saya tidak terlalu berpikir untuk target berikutnya, karena seluruhnya bergantung pada ONE Championship. Ketika mereka memanggil saya, saya akan selalu siap,” tegasnya.

Selain Priscilla, petarung MMA andalan Indonesia lainnya, Stefer Rahardian juga harus kalah dari Robin Catalan. Robis sendiri merupakan murid sekaligus saudara dari Rene Catalan—seorang petarung yang tahun lalu menghentikan kemenangan berturut-turut milik Stefer di Manila, Filipina.

Stefer Rahardian dan Robin Catalan (One Championship)
one-championship-eternal-glory-9309427a42b102c.jpg

 

Baca juga
Gabung Barcelona, Boateng Jadi 'Penjilat'

Saat tiga ronde pertandingan berakhir, ribuan penonton tuan rumah terdiam ketika Robin didaulat sebagai pemenang lewat sebuah keputusan mutlak. Sebab, banyak dari mereka yang berharap bahwa Stefer akan kembali memasuki jalur kemenangan, setelah ia mengalami dua kali kekalahan secara beruntun sebelumnya.

Robin berhasil menjatuhkan Stefer dua kali, dalam ronde kedua dan ketiga, sebelum akhirnya kedua petarung dapat berdiri tegak untuk menerima keputusan juri.

“Saya memuji penampilan Stefer dan ini merupakan pertandingan yang sangat ketat. Stefer nampak kelelahan,” kata Robin setelah pertandingan.

Kekalahan ini merupakan yang ketiga bagi Stefer, yang saat ini memiliki rekor sembilan kali menang.

“Saya banyak belajar dari Rene dan bertanya tentang strategi apa yang harus saya lakukan. Semua taktik yang saya terapkan malam ini datang dari Rene,” ujar Robin, yang terkesan dengan antusiasme penonton di Jakarta.

Anthony “The Archangel” Engelen (One Championship)
one-championship-eternal-glory-703489f3d818bd3.jpg

Dua petarung senior Indonesia lainnya, Anthony “The Archangel” Engelen dan Sunoto, secara mengejutkan harus mengakui kekalahan cepat di ronde pertama melawan Kwon Won Il dan Niu Kang Kang.

Won Il, petarung muda asal Korea Selatan, mengalahkan Anthony melalui TKO hanya dalam satu menit, sementara Sunoto harus menerima tendangan telak pada detik ke-30 yang membuat wasit segera menghentikan pertandingan dan memberikan kemenangan KO pada Niu Kang Kang dari Tiongkok.

Kekalahan empat atlet andalan Indonesia ini berbanding terbalik dengan perhelatan ONE: WARRIORS DREAM bulan November lalu di Jakarta. Saat itu, empat atlet andalan Indonesia, termasuk Priscilla dan Engelen, berhasil meraih kemenangan atas lawan mereka dari negara lain.

Yosuke Saruta (One Championship)
one-championship-eternal-glory-269076d96f1ed78.jpg

Di luar itu, petarung asal Jepang, Yosuke Saruta berhasil merebut gelar juara dunia ONE Strawweight dari tangan Joshua Pacio. Petarungan keduanya menjadi salah satu petarungan yang paling menarik karena mampu menampilkan laga yang mendebarkan dengan berakhir melalui keputusan split decision dari para juri.

Baca juga
Yayasan Marco Simoncelli Resmi Dibuka

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : One Championship | Editor: Andi Wahyudi | 23 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company