image Oscar Yaqut 2019 (One Championship) Egi Rotzen 2019 (One Championship) Egi Rozten 10 tahun lalu (One Championship) Oscar Yaqut 10 tahun lalu (One Championship)

Egi Rozten dan Oscar Yaqut Meriahkan #10YearChallenge

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : One Championship | Editor: Andi Wahyudi | 25 January 2019

uploads/news/2019/01/egi-dan-oscar-meriahkan-66139a78b894aea.jpg

Egi dan Oscar Meriahkan #10YearChallenge

egi-rozten-dan-oscar-73632fe1a4b2eaa
egi-rozten-dan-oscar-52095601e86e84f
egi-rozten-dan-oscar-8905236ed3cc647
egi-rozten-dan-oscar-7232249499a8f9a
SPORTKU.COM

Dua petarung MMA Indonesia, Oscar Yaqut dan Egi Rozten turut memeriahkan #10YearChallenge di akun sosial media mereka.

Media sosial belakangan ini tengah diramaikan dengan tagar #10YearChallenge yang mana untuk merefleksikan pencapaian mereka selama 10 tahun terakhir.

Populernya tagar #10YearChallenge di sosial media pun membuat dua atlet ONE Championship turut berpartisipasi, yakni Egi Rozten dan Oscar Yaqut.

Egi yang akan bertanding di ONE: HERO’S ASCENT di Manila pada hari Jumat, 25 Januari 2019, membagikan perbedaan dan pencapaian yang mereka alami dalam satu dekade terakhir.

Tampil sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang seni bela diri campuran (MMA) tingkat dunia, Egi mengatakan bahwa hal ini telah ia impikan sejak lama dan menjadi penyemangatnya dalam berjuang meraih impiannya.

Egi yang tercatat berhasil memenangkan dua pertandingan secara beruntun sejak memulai debut di ajang ONE Championship itu mengaku ingin mengincar kemenangan ketiga alias hattrick saat menghadapi atlet asal India, Himanshu Kaushik.

“Ini adalah suatu impian yang menjadi nyata. Saya selalu ingin tampil di event besar dan sekarang saya mewakili Indonesia di ajang beladiri terbesar di Asia,” kata Egi

“Saya akan terfokus dengan apa yang saya tekuni saat ini,” sambungnya.

Pengalaman bertanding yang Egi jalani telah memberikan banyak pengalaman baru. Dia pun kini menjadi pelatih tinju dan Muay Thai untuk berbagai kalangan, termasuk artis dan politisi, sesuatu yang tidak pernah terbesit dibenaknya 10 tahun lalu.

“Sepuluh tahun saya baru memulai karir di dunia tinju amatir,” jelas pria berumur 30 tahun ini.

“Saya belajar tinju sejak masih SMA dan mulai terjun ke dunia tinju tahun 2006. Dari situ saya mulai serius menekuni beladiri,” sambungnya.

Awalnya, Egi harus menyisihkan uang saku untuk berlatih tinju, karena kondisi keuangan keluarganya yang tidak begitu baik. Orang tua Egi berpisah sejak dia masih bayi.

“Saat ini, saya ingin meraih prestasi sebanyak-banyaknya di ONE Championship, sehingga sepuluh tahun yang akan datang saya dapat memberikan warisan bagi generasi muda yang teriinspirasi untuk terjun ke dunia beladiri profesional,” tutupnya.

Baca juga
Tom Coronel: Dakar 2019 di Peru Merupakan yang Paling Sulit!

Sementara itu, Oscar yang merupakan seorang anggota TNI Angkatan Laut asal Kediri, Jawa Timur itu mengaku bahwa masuk ONE Championship dan memenangkan pertandingan di laga debutnya bukanlah hal yang pernah terbesit dalam pikirannya 10 tahun lalu.

Dalam jangka waktu satu dekade, Oscar dapat mewujudkan mimpinya menjadi anggota TNI AL sekaligus membangun karir di dunia profesional MMA. Ia mengaku bangga dapat tampil di ONE, di depan jutaan orang di seluruh dunia.

“Tepat delapan tahun lalu saya diterima sebagai anggota TNI AL. Salah satu poin tambahan mengapa saya diterima adalah prestasi saya di bidang wushu. Itu adalah mimpi saya yang menjadi nyata,” tutur Oscar.

“Mimpi lain yang terwujud adalah untuk tampil dalam ajang sebesar ONE Championship. Memang saya sudah terbiasa tampil di depan umum dan mewakili Indonesia di berbagai ajang, tapi untuk tampil di salah satu ajang terbesar di dunia rasanya seperti… wow!” sambungnya.

Oscar pun mengenang masa lalunya ketika dirinya pertama tampil dalam ajang wushu internasional di Thailand pada tahun 2009. Satu tahun sebelumnya ia terlebih dahulu mewakili Indonesia dalam kejuaraan Asian Martial Arts Junior.

“Saat itu saya hanya masuk 8 besar,” kenangnya.

Setelah tampil apik di laga debut ONE akhir pekan lalu, Oscar kini berharap bisa meraih kemenangan sebanyak-banyaknya agar bisa membanggakan tanah kelahiranya, sekaligus menginspirasi generasi muda. Ia juga ingin mengembangkan Pencak Dor, seni beladiri tradisional yang berkembang di Kediri.

“Saya ingin membuat beladiri semakin maju di kota Kediri dan sekitarnya. Masih banyak yang memiliki mindset bahwa beladiri bukanlah profesi dan berpikir bahwa menjadi atlet itu tidak menjanjikan. Itu salah besar," tutupnya.

  • DATA & FAKTA :
  • Egi Rozten memulai debut di ONE Championship pada Januari 2018 lalu dengan kalah atas Riski Umar, namun di pertandingan selanjutnya ia menang dua kali beruntung mengalahkan Riski Umar dan Eddey Kalai.
  • Oscar Yaqut sehari-hari bekerja sebagai TNI Angkatan Laut berpangkat Sertu Pom. Bahkan saat bertanding di Jakarta, ia didampingi oleh Komandan Pusat Polisi Militer TNI AL Laksma TNI Nazali Lempo dan Danpom Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono.

Baca juga
Evolusi Safety Car BMW MotoGP

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : One Championship | Editor: Andi Wahyudi | 25 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Harapan Petarung ONEFC Terkait Pemilu

Harapan Petarung ONEFC Terkait Pemilu

ONE CHAMPIONSHIP
Bela Diri yang Dipelajari Priscilla

Bela Diri yang Dipelajari Priscilla

ONE CHAMPIONSHIP
Atlet ONEFC Kampanyekan Kebersihan Lingkungan

Atlet ONEFC Kampanyekan Kebersihan Lingkungan

ONE CHAMPIONSHIP
Mengenal The Golden Boy

Mengenal The Golden Boy

ONE CHAMPIONSHIP

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company